Blanko Asli Bocor di Pusat

Jumat, 23 Mei 2008
Pemalsuan akte kelahiran dan KTP SIAK Batam berhasil dibongkar Polda Kepri. Tersangkanya, HR, pria 35 tahun yang tinggal di Perumahan Puri Legenda Blok A 15 A, Batam Centre. Kapolda Kepri Brigjen Sutarman menduga oknum pemerintahan terlibat dalam kasus ini. Sementara Wakil Wali Kota Batam, Ria Saptarika tak yakin oknum pemerintahan di Batam yang bermain.Ria memastikan, pemalsuan blanko KTP SIAK yang ditemukan di Puri Legenda tidak berasal dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk dan Capil) Kota Batam. Dirinya sangat yakin, kebocoran itu terjadi di pusat. Pasalnya, Disduk memiliki nomor seri blanko yang diketahui ke kecamatan mana diberikan.

Dirinya mensinyalir banyak oknum yang mencetak blanko untuk kemudian membocorkannya. Apalagi pemerintah pusat mempercayakan pencetakan blanko KTP di beberapa percetakan. “Saya sangat-sangat yakin (blanko yang ditemukan berasal, red) dari pusat,” katanya.

Sebelumnya, Ria juga sudah menerima laporan dari beberapa orang terkait hal ini. Dari pemeriksaan terhadap blanko itu, ia yakin blanko asli. “Yang palsu itu, proses pembuatannya,” ujar Ria yakin.

Selain itu, pengecekan untuk menguji sebuah KTP SIAK asli atau palsu, bisa dilakukan dengan mudah. “Yang palsu, pasti datanya tidak ada di komputer (server). Kita juga punya NIK (nomor induk kependudukan, red),” sambung Ria yang masih berada di Natuna, menghadiri MTQ tingkat provinsi.

Soal temuan akte kelahiran yang juga diduga palsu, Ria mengatakan itu berada dalam kewenangan Perum Peruri. Pasalnya, perusahaan inilah yang mencetak blanko akte kelahiran.

Urus KTP Gampang, Pemalsuan Hilang
Ketua Komisi I Ruslan Kasbulatov menambahkan, kejadian ini merupakan akibat dari sistem yang dibangun pemerintah sendiri. Jika pemerintah mewajibkan warganya ber-KTP, mestinya diiringi dengan kemudahan-kemudahan. “Misalnya soal surat pindah yang hingga kini banyak dipersoalkan warga pendatang,” katanya ditemui di ruang Fraksi PDIP, kemarin.

Jika semua urusan KTP mudah, tidak bakal ada calo atau pengurusan ilegal serta pemalsuan. Selain memberi acungan jempol pada kinerja Pold Kepri, dirinya juga menyayangkan hal ini sampai terjadi. Sementara sebagian besar warga bersusah payah dan repot menanti KTP selesai, katanya, oknum malah enak-enakan memanfaatkan situasi.

Ruslan mencoba memberi saran agar Perdaduk segera direvisi, supaya tidak menjadi ajang pungli. “KTP SIAK, bagusnya digratiskan dan pengurusannya dipermudah, jadi orang tidak melirik jalur yang tidak benar,” tukasnya.

Oknum Jual Blanko
Sementara itu, catatan Batam Pos ketika anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Batam Muhammad Nardi dan Said Hasyim Alatas melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil beberapa waktu lalu, sebenarnya terungkap kalau ada oknum pemerintahan yang menjual blanko KTP SIAK dan KTP kuning.

Bahkan, saat itu Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sadri Khairuddin blak-blakan soal KTP SIAK, termasuk kenapa lambat. Ia mengungkapkan, penyebabnya data tidak lengkap. Kesalahan itu terjadi mulai dari kelurahan dan beberapa di kecamatan juga lolos begitu saja.

Saat itu, Sadri juga membuka, kalau ada sejumlah oknum di kecamatan yang bermain. Termasuk menjual blanko KTP. “Silahkan cek ke Bawasko,” katanya saat itu pada Nardi dan sejumlah wartawan yang ikut sidak, di ruang kerja Sadri.

Lalu apakah ada korelasi temuan blanko KTP SIAK ini dengan kasus di Puri Legenda? Tentu masih harus ditelusuri.

HR Tak Sendirian
Kapolda Kepri Brigjen Sutarman mengatakan, ia sudah memerintahkan anggotanya menelusuri asal muasal dokumen dan blanko tersebut. “Kita telusuri mulai dari RT, RW hingga ke camat, tidak menutup kemungkinan melibatkan oknum pemerintahan,” kata Sutarman kepada Batam Pos di Mapolda Kepri, Kamis (22/5).

Ia menduga, kasus pemalsuan dokumen ini tak hanya dimainkan oleh HR. Melainkan ada oknum pegawai pemerintahan yang terlibat. Jenderal bintang satu ini tak menapik kasus ini bakal menyeret oknum-oknum di sejumlah instansi. Jumlah tersangka pun diyakini bakal bertambah. “Bisa, tentu bisa bertambah. Dia (HR) tak mungkin sendirian,” tukasnya.

HR diamankan jajaran Reksrim Polda Kepri di kediamannya, Perum Puri Legenda, Rabu (21/5) lalu, sekitar pukul 22.00 WIB. Dari rumah tersangka, polisi menemukan ratusan blanko KTP SIAK, kartu keluarga, stempel ijazah, surat nikah, komputer, printer dan scaner.

Direktur Reserse Kriminal Polda Kepri Kombes M Jupri melalui Kasat III Reskrim AKBP Bambang Pristiwanto mengatakan, dokumen-dokumen itu digunakan tersangka untuk melancarkan pembuatan paspor para tenaga kerja Indonesia (TKI) di Kantor Imigrasi Belakangpadang.

“Mau buat paspor asli gampang karena dia punya syarat-syaratnya. Nah, syarat-syaratnya ini yang dia palsukan. KTP SIAK dia punya, KK ada, ijazah lulusan sekolah mana saja tinggal bikin dan dicap, semua peralatannya lengkap,” katanya.

Yang menarik, HR memiliki stempel hampir semua SMA di Indonesia. Selain itu, ditemukan juga ratusan blanko kartu keluarga kosong yang diduga asli. Selain melibatkan oknum di sejumlah instansi, HR juga diduga memiliki kaki tangan alias calo. Calo inilah yang memberikan order kepada HR. Satu paspor asli berikut KTP SIAK, ijazah, KK, surat nikah maupun surat cerai, dihargai Rp500 ribu. (nur)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s