Benarkah Tahun 2013, PNS/ASN Yang Pensiun Akan Diberi Pesangon tanpa Uang Pensiun ?

Dibawah ini adalah artikel menarik tentang kebenaran informasi Pengantian Uang Pensiun bulan menjadi Pesangon sekali terima di awal pensiun mulai tahun 2013.

Ini saya dapatkan dari Blogwalking ke Kompasiana.com.

Pensiunan PNS Akan Menjadi Kaya Raya

Seorang teman memperlihatkan sebuah SMS yang masuk ke dalam HPnya pada tanggal 5 Oktober 2012. Di SMS itu terbaca bahwa RUU ASN telah disahkan menjadi Undang-Undang pada tanggal 3 Oktober 2012, sebagai pengganti Undang Undang No.43 Tahun 1999 Tentang Pokok-Pokok Kepegawaian. Isinya antara lain, sebutan PNS diganti menjadi ASN atau Aparatur Sipil Negara. Aparatur Sipil Negara terdiri dari PNS dan Pegawai Tidak tetap. Usia pensiun naik dari 56 menjadi 58 tahun.

Tapi yang menyentak adalah bahwa PNS yang pensiun terhitung Januari 2013 tidak akan menerima uang pensiun yang dibayarkan setiap bulan seperti yang berlaku sekarang melainkan langsung dibayar tunai pada saat pensiun, besaran jumlahnya adalah:

Gololongan II akan memperoleh Rp. 500 .000.000,-

Golongan III memperoleh Rp.1.000.000.000,-

Sementara Golongan IV akan mengantongi Rp.1.500.000.000,-

Luar biasa! Itulah kalimat yang tercetus dari mulut setelah membaca SMS tersebut. Kalau itu benar, pasti banyak PNS yang akan menjadi jutawan setelah pensiun dan tidak itu saja, pekerjaan sebagai PNS pasti akan menjadi rebutan setiap pencari kerja.

Saya penasaran dan berusaha mencari tahu atas kebenaran SMS tersebut, setelah mencari kesana kemari akhirnya bertemu di situs BKN, disitu, melalui running teksnya terbaca bahwa RUU ASN belum disahkan!

Rupanya SMS yang diterima teman itu tidak benar dan mungkin punya maksud-maksud tertentu sebab sebelum itu banyak SMS masuk yang mengaku dikirim dari BKN yang menyatakan bahwa ada kelebihan uang pensiun yang administrasinya harus di urus di BKN dan diminta menghubungi sesorang. Ini jelas penipuan yang ujung-ujungnya meminta sejumlah uang agar urusannya lancar.Masalah pensiun atau kelebihan uang pensiun tak ada hubungan dengan BKN, melainkan dengan TASPEN.

Kembali ke RUU ASN. Pada tanggal 11 Oktober ada berita tentang ASN disebuah TV swasta. Menyangkut pesangon pensiun dengan jumlah seperti tersebut di atas masih menuai pro dan kontra. Emir Moeis sendiri dari Komisi II, menyatakan bahwa lebih baik PNS itu dapat pensiun seperti biasa. Beberapa PNS yang diwawancara juga berpendapat apabila uang pensiun dibayar tunai, bagi yang sudah biasa bebisnis mungkin dengan uang sebesar ini bisnisnya akan semakin berkibar, tapi yang tidak biasa berbisnis mungkin akan menjadi konsumtif, lalu uangnya habis begitu saja.

Tapi tampaknya, rencana pemerintah memberi pesangon dengan jumlah sebagaimana tersebut di atas sepertinya mustahil dilaksanakan, sebab akan memerlukan biaya yang sangat besar. Bayangkan, ada sekitar 130.000 PNS yang akan pensiun tiap tahun. Dengan jumlah sebanyak itu, pemerintah harus mengeluarkan uang sebesar 130 T tiap tahun kalau dihitung rata-rata setian PNS mendapat 1M/orang. Selain itu, pemerintah juga harus tetap membayar para pensiunan yang sudah ada sebesar 67 T untuk anggaran 2012 (naik sekitar 7 T tiap tahun ). Kalau ditotal, pemerintah akan mengeluarkan uang sebesar 197 T. Ini tentu bertentangan dengan rencana pemerintah menghemat pengeluaran Negara dari pembayaran pensiun.

Kalau pemerintah serius ingin mengurang beban Negara dalam membayar pensiun, sebagai langkah awal sebaiknya jumlah penerima pensiun yang sudah ada saja dikurangi terlebih dulu, dengan cara; setiap tahun pemerintah menawarkan pembayaran pensiun sekaligus, tentu saja dengan cara perhitungan tertentu yang tidak merugikan. Seorang PNS yang baru 2 tahun pensiun akan menerima lebih banyak dibanding dengan PNS yang sudah 15 tahun pensiun, dalam golongan yang sama. Dengan cara demikian lambat laun pensiun akan habis, habis secara alamiah (meninggal) atau “dihabiskan”(dengan cara pembayaran sekaligus). Sementara PNS yang akan pensiun tahun 2013 juga ditawarkan pembayaran langsung tapi tentu tidak sebesar jumlah yang sudah diwacanakan sekarang.

Sumber: http://ekonomi.kompasiana.com/moneter/2012/10/15/pensiunan-pns-akan-menjadi-kaya-raya/501280/

About these ads

10 thoughts on “Benarkah Tahun 2013, PNS/ASN Yang Pensiun Akan Diberi Pesangon tanpa Uang Pensiun ?

      • benar/tidak banyak orang berpikir begitu, karena pemerintah biasanya banyak/gede omong. tapi aku pribadi kalau pesangon itu ada benarnya dilaksanakan dari pada uang negara hanya ditilep pejabat2 tertentu apalagi hukum negeri ini amburandul.jangan2 nanti rakyat negeri demo wah berabe pns yg jujur nasib tak sebaik yg korup siapa peduli iiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii

  1. Membaca,.menyimak dan memperhatikan wacana tersebut diatas,.sebaiknya pemerintah merespon dan mempertimbangkan hal tsb,.ada benar dan baiknya begitu,.dalam rangka usaha pemerintah untuk mengurangi beban APBN dalam pos pembayaran pensiunan dari tahun ke tahun akan berkurang dan hilang sendirinya,.disamping sebagai jasa pengabdian puluhan tahun untuk modal Wirausaha ybs, lebih jauh akan ada nilai positif peredaran uang ke daerah karena pengembangan usaha baru para pensiunan,.dan akan terciptanya lapangan pekerjaan dari pengusaha2 para pensiunan,.amin.

  2. SEBENAR NYA KLO ITU TERJADI ITU LEBIH BAIK UNTUK KEMAJUAN NEGARA DI MASA YANG AKAN DATANG (KEBAYAKAN PINDAH PENSIUN AKIBAT PERKAWINAN TUA). TAPI KAPAN PESANGON ITU BISA KELUAR YAH……????????

  3. semoga pensiunsn dapat pesangon aja lebih bs d nikmati , mayoritas menghendaki pesangon, yang gk mau pesangon y di layani seperti biasa…

  4. Semua org tentu pingin bahagia hidup enak tercukupi kebutuhannya kalau bisa malah lebihlah, tapi jgn bebani negara yg akhirnya akan semakin menumpuk hutang luar negri kita. Pemerintah harus komitmen menghidupkan dunia infestasi agar seluruh komponen bangsa bisa hidup lebih layak. Bicara rakyat adalah semua warga negara baik yg PNS maupun swasta. Pemerintah harus adil jgn hanya mikirkan PNS saja lupa mikirkan swasta.

    Wacana pensiun dibayar sekaligus dgn angka yg spektakuler mencapai 1,5 milyard adalah sebuah pemborosan keuangan negara yg luar biasa. Efeknya akan menimbulkan kecemburuan sosial antara rakyat yg berprofesi sebagai PNS dan rakyat yg bukAN pns atau swasta. Kecemburuan soial yg sdh mengakar pasti akan muncul maslah baru yg lebih serius.

    Pakai cara lama dgn menerima pensiun setiap bulan selama ini tidak ada maslah kenapa harus dirubah dgn cara yg memberatkan negara yg akhirnya juga memberatkan rakyat secara keseluruhan hanya untuk mengurus PNS.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s