Tidak Komitmen, Kadis Pendidikan Batam Diganti

Rabu, 09-05-2007 15:43:34
Tidak Komitmen, Kadis Pendidikan Batam DigantiOleh : Lintong C M

BATAM – Karena dinilai tidak komitmen, Walikota Batam Ahmad akhirnya menganti Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Makmur, yang baru 80 hari menduduki jabatannya. Posisinya digantikan oleh Muslim Bidin, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas PMK dan UKM Batam.

Walikota yang diusung Partai Golkar ini dalam kata sambutannya mengatakan, dimasa kepemimpinannya ini, komitmen seorang kepala dinas sangat dibutuhkan dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Komitmen adalah modal utama bagi saya untuk menjalankan roda pemerintahan, jadi saya sangat membutuhkan orang-orang yang komitmen dalam menjalankan roda pemerintahan ini,” tegasnya.

Menurut Dahlan, pergantian Kepala Dinas Pendidikan kali ini didasari atas penilaian bahwa Makmur dalam 80 hari masa jabatannya dinilai tidak komitmen dan mendapatkan nilai yang tidak memuaskan di mata walikota.

“Penilaian saya, kepala dinas pendidikan yang lama adalah kurangnya komitmen dan rendahnya kualitas kinerja, sehingga dalam hal ini saya harus melakukan pergantian,” terangnya.

Senada dengan Ahmad Dahlan, Wakil Walikota Batam Ria Saptarika juga mengatakan, pergantian kepala dinas ini didasari sikap tegas Pemko Batam untuk pendidikan. Menurut Ria, dibutuhkan “orang gila” dalam dunia pendidikan Batam.

“Dunia pendidikan Batam membutuhkan orang gila, sehingga segala terobosan dalam pendidikan ini bisa dalam waktu yang singkat menciptakan dunia pendidikan yang bermutu,” katanya.

Ditanya apakah pengganti Makmur adalah “orang gila” seperti yang diinginkannya, dengan senyum tipis mantan anggota DPRD Kepri dari PKS ini mengatakan, Muslim telah melewati berbagai penilaian darinya.

“Sebelum kita lantik, Muslim Bidin telah melewati beberapa persyaratan seperti yang kita inginkan,” terangnya.

Menurut sumber Batam Today di lingkungan Pemko Batam, pergantian kepala dinas kali ini lebih karena ketidakcocokan antara Wakil Walikota dengan Makmur, kepentingan dua partai politik pengusung menjadi pemicu terjadi pergantian kepala dinas.

Dalam pelantikan kali ini tidak satu pun anggota DPRD Batam yang hadir, acara yang tertunda selama dua jam ini sempat dikabarkan akan ditunda karena para politikus Batam menilai perubahan ini sarat dengan kepentingan.

12 thoughts on “Tidak Komitmen, Kadis Pendidikan Batam Diganti

  1. assalamualaikum wr.wb
    bapak ria yang terhormat saya adalah seorang rt di wilayah batam kota saya punya masalah tentang sekolah paud yang didirikan oleh swasta dan mereka adalah salah satu warga saya,saya sangat senang akan tetapi timbul masalah paud dibuka didalam perumahan dlm status sewa,dan sarana menunjang yg dipergunakanakan adalah fasum warga hal ini menjadi pro dan kontra apakah dinas tidak melihat imbas yang timbul jika paud didirikan oleh swasta yang tidak mempunyai sarana dan prasarana.paud ini berada di seberang jalan dari fasum warga saya harap kepala dinas meninjau kembali ijin dan lokasi dan sarana yang di sediakan paud tersebut baru mengeluarkan ijin.dengan alasan mempunyai ijin pihak pemilik paud berhak mengunakan fasum warga..saya tidak paham dengan ketentuan ini katanya dinas mengijinkan pengunaan fasum untuk kegiatan paud..kenapa dinas berani mengeluarkan kebijakan yg membuat warga kami jadi tidak harmonis..mohon petunjuk bapak,semoga bapak selalu dilindungi oleh Allah dalam menjalankan tugas…amin wassalamuallaikum wr.wb
    ——–
    Hi Pak Ronni, Assalammu ‘alaikum wrwb.
    Terimkasih atas kunjungan dan masukannya.
    PAk Ronni, saya kira PAUD yang dimaksud itu merupakan PAUD informal, didirikan oleh masyarakat setempat & di kelola bersama-sama para orang tua murid dan para ibu rumah tangga yg memiliki waktu luang dan berkeinginan menyumbangkan waktunya untuk mengajar disana.
    Untuk PAUD seperti ini biasanya justru merupakan kesepakatan dan kebutuhan masyarakat sekitar dan keberadaannya justru untuk menjawab jauhnya sekolah-sekolah yg ada dari tempat tinggal mereka.

    Jadi untuk kondisi ini sebaikknya anda berkoordinasi dengan RT/RW setempat dan dimusyawarahkan dengan baik, karena boleh jadi ini justru merupakan keinginan masyarakat setempat.

    Demikian semoga dapat diselesaikan secara musyawarah.
    Wassalam
    Ria

  2. Bapak Ria yang terhormat, Kami sebagai pengurus komite ingin menghadap bapak untuk mempertanyakan status penggunaan uang BOS dan BOP serta seluruh bantuan dari pemerintah tidak sesuai dengan kenyataan, dan masih besarnya pungutan uang sekolah yang dibebankan kepada wali murid tanpa sepengetahuan komite kami akan membawa bukti-bukti kepada bapak Ria, jika diberkenankan kami mau menghadap langsung sebab jika kami menghadap dinas akan percuma nampaknya disan telah terjadi konspirasi.
    ——–
    Hi Pak Irsyad,
    Silahkan saja datang kekantor, sebelumnya silahkan hubungi staf saya di +62 778 461 224
    Demikian & Wassalam
    Ria

  3. Asalamualikum pak Ria,

    Pak to-de-point saja, saya seorang PNS di lingkungan kota Batam. Yang ingin saya tanyakan adalah mengenai tunjangan kinerja dan tugas belajar. Apakah seorang PNS di lingkungan kota Batam akan hilang tunjangan kinejanya (PK dan KK) apabila mendapat tugas belajar (S-2 misalnya) dari dinas pendidikan provinsi? thanks. Looking forward to your reply.

    wasalam,
    Ade
    ———-
    Hi Ade, Assalammu ‘alaikum wrwb.
    Terimakasih atas pertanyaan & tdp.
    Selama ini prakteknya adalah setiap yg mendapatkan tugas belajar baik (Beasiswa Pemko, Bea Sendiri & lainnya) memang tidak mendapatkan lagi tunjangan2 dimaksud…

    … Secara logika memang saat seorang itu tugas belajar kan sudah tidak bertanggung jawab lagi dengan tugas pekerjaannya… maka tentu tunjangan2 tsb, itu yg dipraktekkan selam ini.

    Sedangkan aturan hukum yg terkait dengannya saya sendiri secara detil tidak mengetahuinnya… sebaiknya anda tanyakan aturan ini ke BKD (boleh tertulis dan cc ke saya).

    Demikian smoga bermanfaat.
    Wassalam
    Ria

  4. Asalamualikum wr.wb

    Pak Ria terimakasih atas tanggapan bapak atas pertanyaan saya mengenai tunjangan kinerja bagi PNS di lingkungan kota batam yang mendapat tugas belajar.

    Sebagai informasi tambahan, bahwa setiap tahun selalu ada tawaran beasiswa bagi PNS khususnya guru Kepri dari pemprov untuk ikut seleksi program master (S2). Dulu program yang ditawarkan adalah S2 di UPI bandung (sudah 3 angkatan) dan tahun ini beasiswa di UTM Johor Baru, Malaysia (angkatan pertama).
    Dari daerah-daerah yang ada di Kepri, guru-guru dari Batam paling sedikit yang ikut program ini, jumlahnya kalah dari daerah lain yang seperti Karimun, Lingga dan Bintan yang nota bene daerahnya relatif masih tertinggal di Banding Batam. Kenapa guru-guru dari daerah tersebut lebih bersemangat unutk ikut program beasiswa pemprov kepri? salah satu jawabannya adalah adanya dukungan dari pemerintah daerah/kota terhadap program tersebut. Pemda Karimun dan Lingga tidak menghilangkan tunjangan kinerja bagi mereka yang mendapat tugas belajar, bahkan mereka memberi dana tambahan diluar tunjangan kinerja bagi keberhasilan guru-guru mereka dalam menjalankan tugas belajarnya tersebut. Mereka sadar betul bahwa pembangunan SDM merupakan investasi yang harus diprioritaskan dan keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari pembangunan SDM yang handal.

    Semoga apa yang dilakukan pemerintah daerah lain, bisa menjadi masukan bagi pemko Batam, jangan sampai dalam beberapa tahun kedepan pendidikan Batam akan tertinggal dari daerah lain di Kepri. Terima kasih.

  5. liat lah sekarang ini dinas pendidikan, pegawai nya org baru semua, coba di teliti sapa meraka2 itu ? dan coba di liat lagi, keliatan nya disdik kalau di liat dari luar solid tp coba tanya pegawai nya 1 per 1 dan bicara dari hati ke hati, bkn institusi

  6. wahai para guru dan peg. dusdik kota batam, coba banding kan Pak Muslim dan Pak Maaz, Sapa yang paling enak memimpin ? dan sapa yang low fropfil ?

  7. Yth. Pak Ria S.

    Kami org tua murid ingin sekolah anak kami dekat dengan rumah dan tidak pakai ongkos ke sekolah, apakah dengan sistem rangking nilai seprti saat ini bisa kami sekolah dekat dgn rumah ? apakah anak yg kurang pinter tak bisa sekolah ? padahal sekolah nya di dekat rumah ? apakah begitu cara bapak memandang UUD 45 ? yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa ? saat ini udah ada kouta 20% untuk anak2 di lingkungan sekolah, apakah bapak yakin bs di laksanakan ?
    sy mencurigai hal ini untuk kroni2 ka dan guru2 sklh tersebut saja, jadi mohon lah kebijakan tentang ini di tinjau ulang, alangkah baik nya pakai sistem rayon saja,
    demikian, mohon tanggapan

  8. Assalamu’alaikum Pak Ria…smoga kabar bapak baek dan senantiasa dilindungi Alloh SWT
    Pak mau nanya, karena kebetulan orang rumah pengajar tk di batam ini, ada yg mau saya tanyakan :
    Menjelang lebaran 1430 H ini, Dinas Pendidikan Kota batam memungut dana dari tiap TK ( bahkan SD, dst ) sebesar 85.000 rupiah, kemudian dana itu dibelikan minuman kaleng lalu diserahkan ke DIKNAS, kok diknas gitu ya, apa masih kurang gaji ke 13? mohon penjelasan, Wassalam
    .-= abiehakim´s last blog ..Jangan Bangga Dulu Dengan Negeri Yang Kaya =-.

  9. Assalamu’alaikum Pak Ria
    setelah saya input comment ke bapak, selang sehari “kebijakan” mungut dana tsb sudah ditarik oleh pihak diknas batam, ntah karena sudah bapak konfirmasi atau belum, tapi makasih banget, smoga dinas pendidikan akan lebih bersih kedepannya.
    Wassalam
    .-= abiehakim´s last blog ..KPK yang sedang diujung Tanduk =-.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.