Pendatang Capai 58 Ribu, Pencaker Hanya 131 Orang

Rabu, 24 Oktober 2007
Selama Arus Balik
BATAM (BP) – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam mencatat, jumlah warga yang datang selama arus balik Lebaran sebanyak 58.834 orang.Kedatangan ini melalui empat pintu masuk di Kota Batam, yakni Pelabuhan Domestik Sekupang, Pelabuhan Beton Sekupang, Pelabuhan Telaga Punggur, dan Bandara Hang Nadim.
“Ini jumlah yang datang selama arus balik dari H+1 sampai H+7,” ujar Kepala Bidang Administrasi dan Pengendalian Penduduk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam, Ruslan di Sekupang, kemarin.
Dari jumlah tersebut sebagian besar melalui tiga pintu pelabuhan laut. Sementara melalui bandara, petugas Perdaduk hanya mencatat pendatang yang tidak memiliki kartu tanda penduduk Batam, yakni sebanyak 317 orang. Sedangkan warga pemilik KTP Batam tidak tercatat. Secara rinci warga yang datang melalui tiga pelabuhan laut yakni sebanyak 23.440 melalui Pelabuhan Domestik Sekupang. Kemudian sebanyak 3.691 melalui Pelabuhan Beton Sekupang. Sebanyak 31.386 datang melalui Telagapunggur.

Warga yang datang melalui pelabuhan itu didominasi warga yang memiliki KTP Batam. Jumlahnya 49.616 orang. Sedangkan yang non-KTP Batam (termasuk yang melalui bandara) sebanyak 9.218.
Pendatang non-KTP Batam ini masuk dengan memberikan dua jenis jaminan yakni jaminan uang dan jaminan KTP keluarga di Batam. Dari sembilan ribuan orang itu, hanya 690 yang dijamin.
Sementara dari tujuan kedatangan, pendatang non-KTP Batam rata-rata bermaksud mencari kerja dan kunjungan keluarga. Pendatang yang tujuannya kunjungan keluarga sebanyak 1.065 orang.
Sedangkan yang memang tujuannya langsung mencari kerja hanya 131 orang. Sisanya transit, wisatawan, dan lai-lain. “Memang biasanya pendatang itu hanya bertujuan kunjungan keluarga, jalan-jalan. Setelah beberapa bulan tinggal, melihat situasi dan ada kesempatan, baru mencari kerja,” jelas Ruslan.

November Validasi Data Penduduk Selesai
Terkait data penduduk, saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Batam sedang melakukan validasi data terbaru tentang kependudukan. Diperkirakan proses pendataan ini siap November mendatang.
Kepala Bagian Humas Pemko Batam Yusfa Hendri kepada Batam Pos, kemarin mengatakan, masa validasi data itu, awalnya dijadwalkan harus siap sampai Oktober 2007. Namun karena waktu libur Lebaran kemarin sangat panjang, membuat proses pendataan penduduk juga menjadi molor sampai November.
“Mudah-mudahan November ini data terbaru mengenai jumlah penduduk Batam bisa diketahui jumlahnya,” kata Yusfa.
Menurutnya, untuk menyukseskan program itu, Pemko Batam telah gencar melakukan sosialisasi kepada masyarkat. Media yang digunakan untuk sosialiasasi itu pun bermacam-macam. Mulai dari spanduk, baleho, sampai iklan di media elektronik.
“Dengan gencarnya sosialiasasi, diharapakan masyarakat bisa sadar akan pentingnya untuk mengisi data terbaru kependudukan itu,” katanya.
Dengan mengetahui jumlah penduduk, jelas Yusfa, program pembangunan yang dibuat oleh pemerintah pun jadi tepat sasaran. Bukan hanya itu, data ini juga digunakan untuk pemilihan presiden pada pemilu 2009. “Jadi, data yang akurat sangat dibutuhkan,” ujar Yusfa.
Bagus, salah satu warga yang tinggal di Perumahan Green Land, Batam Centre mengaku, proses pengisian data dengan menggunakan form itu membutuhkan waktu. “Jika tak teliti, kita bisa salah isi. Sehingga membuat saya jadi malas untuk mengisi,” imbuhnya.
Hal yang sama juga dikatakan Titok, yang tinggal di Greenland. “Saya malas mengisi karena terlalu banyak pertanyaan yang harus dijawab. Tapi form itu akan tetap diisi,” tuturnya. (uma/cr9)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s