Tinggal 6 Hari, Pendataan Penduduk Belum Kelar

Jumat, 26 Oktober 2007
BATAM (BP) – Meski tersisa enam hari lagi dari jadwal yang ditentukan, namun masih banyak kepala keluarga (KK) yang belum mengisi formulir kependudukan dalam rangka pendataan penduduk.
Selain karena belum menerima formulir dari rukun tetangga (RT) masing-masing, warga yang belum mengisi ini juga mengeluhkan rumitnya pengisian. Akibatnya pendataan ini diperkirakan tidak akan selesai sampai batas waktunya, 31 Oktober mendatang.
Nurleli, warga Baloi Satpam, Kecamatan Batam Kota, mengatakan hingga kemarin belum mendapat formulir biodata kependudukan yang terdiri dari dua lembar itu. Ia menduga RT setempat belum menyerahkan karena rumahnya sering ditinggal untuk bekerja. Rosi warga Green Land, Batam Centre, dan Danu, warga Pelita, Kecamatan Lubukbaja, juga mengaku belum mendapatkan formulir.

“Kami belum dapatkan formulir itu dari ketua RT,” ujar kedua pemuda yang masing-masing tinggal di rumah kos ini, kemarin.
Menjawab ini Kepala Bidang Administrasi dan Pengendalian Kependudukan Dinas Kependudukan, Catatan Sipil, dan Keluarga Berencana Kota Batam, Ruslan, warga yang belum mendapatkan formulir tersebut dimungkinkan karena rata-rata kecamatan masih kekurangan blanko formulir itu.
Kekurangan tersebut, lanjut dia, bervariasi. Kecamatan Batam Kota misalnya kekurangan sekitar tujuh ribu blanko formulir. “Di kedua kecamatan itu, Batam Kota dan Lubukbaja memang masih kekurangan. Tapi kita sudah drop lagi setelah kecamatan meminta,” jelas Ruslan saat ditemui di Kantor Disduk, kemarin.
Ia mengungkapkan formulir yang disediakan sebenarnya sudah sesuai permintaan dan jumlah KK dari masing-masing kecamatan. Formulir tersebut kemudian didrop ke kecamatan. Namun pada akhirnya tetap saja masing kurang. “Kita menyerahkan formulir sesuai permintaan. Sesuai jumlah KK yang ada di tiap kecamatan,” ungkapnya.
Karena masih banyaknya warga yang belum mengisi formulir tersebut, Ruslan membenarkan jika tenggat waktu yang tersisa tidak cukup. Sehingga kemungkinan masa pengisian formulir tersebut akan diperpanjang.

Rumit
Selain masalah kekurangan formulir, masalah lainnya yang muncul adalah pengisian formulir yang terbilang rumit. Isian formulir yang terdiri dari dua lembar itu sangat mendetail dan banyak. Ada 82 item. Mulai dari data pribadi keluarga, seperti nama, tanggal lahir dan pekerjaan, hingga kebutuhan sehari-sehari, seperti jumlah kebutuhan sayur dan minyak goreng.
“Isiannya itu sangat rumit. Banyak yang harus diisi. Sampai kebutuhan sayur segala harus diisi,” kata Viktor, warga Batuaji.
Ario, warga Tiban juga mengungkapkan pengisian formulir yang rumit itu. Namun pria ini mengaku masih bisa mengisi dengan baik karena mengikuti petunjuk pengisian formulir itu. (uma)

Sumber:Batampos

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s