Hamil, Satu CJH Batal Berangkat

Senin, 19 November 2007
BATAM CENTRE- Jumlah calon jamaah haji (CJH) kloter II asal Batam yang akan berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah tahun ini kembali berkurang satu orang. Penyebabnya, CJH bersangkutan ternyata sedang hamil. Sedangkan peraturan penyelenggaraan ibadah haji saat ini tidak membolehkan ada jamaah hamil yang berangkat. “Sesuai hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan beberapa waktu lalu, ternyata ada satu orang calon jamaah haji yang positif hamil. Karena itu, keberangkatan calon jamaah haji itu terpaksa harus ditunda dulu,” terang Ketua panitia penyelenggara ibadah haji, RazaliRazali menjelaskan, karena satu orang CJH ditunda keberangkatannya, maka total CJH kloter II yang seharusnya berangkat 140 berkurang menjadi 139 orang.

Dikatakan Razali, terdapat beberapa keistimewaan pada pemberangkatan JCH kloter ke dua ini. Diantaranya adalah seluruh JCH merupakan JCH asal kota Batam. Selain itu, pada kloter kedua ini terdapat beberapa tokoh pimpinan baik ditingkat Provinsi Kepri maupun Kota Batam.

“Terdapat beberapa tokoh pimpinan yang berangkat pada kloter kedua ini, yaitu Ketua DPRD Provinsi Kepri Nur Syafriadi, Wakil Wali Kota Batam, Ria Saptarika, dan Sekretaris DPRD kota Batam, Guntur Sakti,” terangnya.

Dari hasil pantauan dilapangan, tidak ada kendala yang berarti selama prosesikeberangkatan JCH kloter ke-2 ini berjalan. Walaupun salah satu JCH ada yang mengalamikelelahan, namun hal tersebut teratasi dengan baik, dan JCH tersebut tetap diberangkatkan.

Sama halnya dengan pelepasan pemberangkatan JCH kloter pertama, pelepasan pemberangkatan JCH kloter kedua juga dihadiri oleh Wali KOta Batam dan unsur muspida. Hanya saja, jika pada kloter pertama pemberangkatan JCH dilepas oleh Gubernur Provinsi Kepri, Ismeth Abdullah, pemberangkata JCH kloter kedua dilepas oleh Wakil Gubernur Provinsi Kepri, Muhammad Sani.

JCH kloter kedua berangkat dari Asrama Haji Batam menuju Bandara Hang Nadim Batam sekitar pukul 08.00 WIB.

Kabid Haji dan Umroh Kanwil Depag Provinsi Kepri, Erizal Abdullah, mengatakan para JCH tersebut akan diberangkatkan menuju tanah suci sekitar pukul 11.30 WIB menggunakan Saudi Arabian Airlines.

Wawako Amirul Hajj
=================
Wakil Wali Kota (Wawako) Batam, Ria Saptarika, dipercaya menjadi pemimpin rombongan (Ammirul Hajj) jemaah calon haji (JCH) kloter kedua embarkasi Batam yang berangkat dari asrama haji Batam menuju tanah suci,Minggu (18/11).

“Alhamdulillah, saya diberi amanah menjadi ammirul hajj, semoga saya dapat menjalankan amanah tersebut dengan baik,” ujar Ria kepada sejumah wartawan di Asrama Haji Batam Centre, Minggu (18/11).

Ria menjelaskan, dengan dipercayakan menjadi amirul hajj, dirinya bertugas layakya seorang penasihat yang memberikan arahan dan bimbingan kepada para JCH kloter kedua tersebut. Sehingga para ketua rombongan (Karom) JCH pada kloter kedua yang menemui kendala dalam memimpin rombogannya, dapat berdiskusi dengannya untuk mencari solusi dari kendala tersebut.

“Sebagai amirul hajj saya tidak menangani masalah-masalah teknis, para Karomlah yang menanganinya, saya hanya memberi arahan kepada para karom,” ujarnya didampingi sang istri yang juga berangkat menunaikan ibadah haji bersamanya.

Keluarga CHJ
============
Anjungan pengatar yang sebelumnya tidak pernah dioperasionalkan oleh pengelola bandar udara (bandara) Hang Nadim Batam, menjadi tempat favorit bagi para keluarga calon jamaah haji (CJH) embarkasi Batam.

Pasalnya, para keluarga yang merasa kurang puas untuk melepaskan CJH yang berangkat ke tanah suci untuk menjalankan rukun islam yang ke lima tersebut hanya dari asrama haji. Namun para CJH yang diberangkat ke tanah suci tersebut sudah di sterilkan begitu dilepaskan dari asrama haji, maka keluarga tidak bisa melakukan kontak fisik dengan CJH.

Mengingat tingginya, keluarga yang mengantarkan para CJH ini hingga ke bandara, maka pengelola bandara Hang Nadim Batam membuka pintu menuju ke anjungan pengantar. Dan, para keluarga yang ingin menyaksikan keberangkatan pesawat menuju Madina yang mengangkut CHJ dibebaskan untuk masuk.

Anjungan pengantar yang berada di lantai tiga di Bandara Hang Nadim tersebut, hanya mempunyai dua pintu masuk. Dan untuk menuju ke lantai tiga tersebut, tidak ada jalan lain selain menggunakan tangga saja.

Dari ruangan yang memanjang dengan panjang sekitar 50 meter dan lebar sekitar 15 meter tersebut, para keluarga dapat dengan bebas menyakasikan pesawat yang melintas dengan kecepatan tinggi di run a way.

“Kita hanya memberikan fasilitas untuk para keluarga yang ingin menyaksikan pesawatnya berangkat. Karena para CJH yang menuju ke bandara dari Asrama haji telah disterilkan. Dengan menggunakan bus, para jamaah haji menuju ke ruang tunggu khusus untuk para jamaah haji,” ujar Humas Bandara, Hendra.

Dia menjelaskan, CJH yang dilepas dari asrama haji sudah tidak bisa keluar lagi. Seluruh jamaah haji, langsung masuk ke ruang khusus untuk CJH tanpa melalui pintu keberangkatan. “Semua keperluan jamaah haji sudah ada yang menguruskan. Dan karyawan bandara ada yang ditempatkan di asrama haji,” ujarnya.

Dari informasi yang diperoleh Sijori Mandiri dilapangan, pesawat Saudi Arabia Airline boing 747 seri 300 mendarat ke bandara Hang Nadim Batam pukul 10.30 WIB. Dan sekitar pukul 12.30 WIB, pesawat berangkat langsung menuju ke Madina. (sm//11/ed)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s