Pengunjung Jebol Pagar Asrama Haji

Jumat, 28 Desember 2007
Ria dan Nur Pulang ke Tanah Air
BATAM CENTRE – Saking rindunya menanti kedatangan sanak famili, pengunjung Asrama Haji Batam Centre, Kamis (27/12) kemarin nekad menjebol pagar dan masuk ke kawasan asrama. Namun aksi itu tidak berlangsung lama karena bisa dihentikan oleh petugas. Sementara itu, ratusan pengunjung terpaksa terhenti di luar pagar pembatas asrama. Mereka yang tidak mampu menahan hasrat bertemu, ada yang teriak-teriak sambil melambai tangan memanggil sanak famili mereka yang tampak turun dari bus.Aksi itu tidak berlangsung lama. Karena rombongan yang datang segera bisa bertemu keluarga yang berada di luar pagar. Mereka berpelukan, melepas rasa rindu selama ditinggal oleh keluarga ke tanah suci.

Kemarin itu adalah kedatangan kloter kedua yang sebagian besar berasal dari jamaah haji asal Batam dan Tanjungpinang. Ikut dalam kloter kedua itu adalah Wakil Walikota Batam Ria Saptarika.

Kepada wartawan, Amirul Haj Embarksi Batam, Ria saptarika pun menepias anggapan kalau jamaah haji (JH) kloter kedua Embarkasi Batam mendapat perlakuan khusus.

Ria menuturkan, secara umum kinerja panitia haji Indonesia yang ada di tanah suci tahun ini sangat baik. Sehingga para JH asal Indonesia termasuk Batam secara umum juga terlayani dengan baik. Fasilitas pemondokan yang sangat baik, kesiapan tim kesehatan yang baik, dan juga makanan yang sangat cukup, umumnya didapati seluruh JH asal Indonesia.

“Kalau tahun lalu sering kita dengar keluhan dari JH Indonesia terkait fasilitas dan layanan panitia haji yang kurang maksimal selama di tanah suci, tahun ini saya yakin tidak ada lagi, apalagi yang mau dikeluhkan, semuanya sudah sangat baik,” ujarnya didampingi sang istri saat baru tiba dari tanah suci di asrama asrama haji Batam.

Jadi secara umum JH asal Indonesia dan juga Batam sudah mendapat layanan yang baik. “Bukan JH kloter kedua saja,” cetusnya.

Diakui Ria, untuk fasilitas-fasilitas tertentu kloter kedua memang lebih unggul dibandingkan dengan kloter lainnya, seperti pemondokan yang lebih mewah. Namun hal tersebut diperoleh bukan karena unsur kesengajaan apalagi karena pada kloter kedua banyak terdapat pejabat-pejabat daerah Provinsi Kepri dan kota Batam.

“Mekanisme penentuan pemondokan tersebut adalah dengan sistem qur’ah (undian), jadi kalau kloter kedua mendapat fasilitas pemondokan yang lebih unggul, bukan karena di dalamnya ada Wakil Walikota Batam atau Ketua DPRD Provinsi Kepri,” terangnya.

Sementara Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Batam, Razali Jaya melaporkan, bahwa JH yang di berhasil dipulangkan kembali ke debarkasi Batam kali ini adalah JH kloter ke-dua asal kota Tanjung Pinang dan Kota Batam.

Jumlah keseluruhan JH yang berhasil dipulangkan adalah sama dengan jumlah Jamaah Calon Haji (JVH) kloter ke-dua yang telah diberangkatkan beberapa waktu lalu, yaitu 449 JH. selain memberangkatkan ke 449 JH tersebut, pesawat saudi Arabia Airlines yang membawa ke 449 JH tersebut juga membawa satu JH kloter 76 asal Bekasi.

“Alhamdulillah, jumlah JH kloter kedua yang dipulangkan sama dengan jumlah JCH kloter kedua yang telah diberangkatkan beberapa waktu lalu,” pungkasnya. (sm/11)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s