Launching Internet Hotspot Ditunda

Senin, 17 Desember 2007
BATAM CENTRE- Rencana launching pengadaan fasilitas internet hotspot kerjasama antara Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan PT Telkom di Dataran Engku Putri Batam Centre, ditunda dari jadwal semula, yakni pada akhir Desember 2007 ini. Diperkirakan launching akan dilaksanakan pada Januari 2008 mendatang. Kepala Bagian (Kabag) Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Gintoyono mengatakan, penundaan launching fasilitas internet hotspot ini bukannya tidak beralasan. Tetapi dikarenakan terkendala pembuatan saung-saung (gubug) yang hingga saat ini belum selesai 100 persen.Dimana disebutkan Gintoyono, dua unit saung saat ini sedang dalam proses penyelesaian yang berada di bawah pengerjaan PT Telkom. Sedangkan empat unit saung lainnya, sudah ditawarkan ke pihak swasta untuk membantu pemerintah.

“Penundaan ini dikarenakan sarana yang memang belum selesai. Tetap akan kita launching nantinya, dengan tujuan masyarakat bisa mengetahui fasilitas umum yang kita luncurkan ini. Kita perkirakan Januari 2008 sudah terlaksana,” ujarnya kepada Sijori Mandiri di Kantor Walikota Batam, Minggu (16/12).

Pembuatan saung (gubug) sebagai fasilitas bagi masyarakat Kota Batam untuk mengakses internet dengan menggunakan listrik nantinya, memang tidak dilakukan oleh Pemko Batam. Melainkan oleh pihak swasta dengan adanya pemberian kompensasi, berupa pemasangan barner iklan di saung yang telah dibangun oleh swasta bersangkutan.

Disamping itu, biaya pembuatan saung juga tidak terlalu mahal sehingga tidak akan memberatkan pihak swasta. Diperkirakan hanya sekitar Rp13 juta per satu unit. Pembangunan saung juga yang tidak akan sampai merubah kondisi dan kecantikan Dataran Engku Putri Batam Centre saat ini. Sebab, keberadaan saung sengaja dibuat non permanen. Dengan begitu, keberadaannya akan mudah dipindah dan digeser kemana saja.

“Tujuan fasilitas internet hotspot untuk publik ini tak lain agar masyarakat dapat mengenal teknologi. Lebih dekat dengan IT. Pemerintah berusaha untuk mewujudkannya, dengan tidak membebankan APBD. Tetapi kita buat kerjasama dengan PT Telkom,” ungkap Gintoyono.

Seperti diketahui, pengadaan fasilitas internet hotspot ini merupakan terobosan yang ingin diwujudkan Wakil Walikota Batam Ria Saptarika bagi masyarakat Kota Batam di dunia IT. Dengan begitu, masyarakat tidak akan lagi mengalami kesulitan untuk melakukan aktivitas yang berhubungan dengan tekhnologi.

Meskipun di tempat terbuka seperti Dataran Engku Putri Batam Centre, masyarakat tetap akan dapat mengakses internet. Dan ke depannya, Pemko Batam berusaha agar di lokasi-lokasi terbuka lainnya seperti kawasan Boulevard Jodoh, Taman Aspirasi dan Taman Kolam, juga bisa dilengkapi dengan fasilitas internet hotspot tersebut.

“Tujuan internet hotspot di publik area ini untuk membudayakan IT di tengah-tengah masyarakat. Dunia semakin maju, dan masyarakat juga berdampak untuk dapat mengikuti perubahan zaman. Salah satunya dengan informasi IT. Pemerintah akan memudahkan akses masyarakat untuk itu,” ungkap Ria beberapa waktu lalu. (sm/ra)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s