Ria Ikut Lesehan dengan Pekerja

Rabu, 02 Januari 2008
BATAM (BP) – Meskipun sudah menjadi Wakil Wali Kota (Wawako) Batam, tidak membuat Ir Ria Saptarika gengsi duduk lesehan bersama ribuan penonton, menyaksikan acara pergantian tahun yang digelar Partai Keadilan Sosial (PKS) di lapangan parkir Panbil Mall, Senin (31/12) malam.Malam itu, PKS bekerja sama dengan komunitas pekerja seni, pemusik jalanan dan berbagai kelompok teater membuat Pagelaran Kawula Seni (PKS) Kolaborasi Gurindam 12.
Pagelaran dimulai 21.30 WIB tersebut, dibuka dengan pembacaan puisi berjudul “Di Bawah Garis 00” karya Anton Permana. Eko Kimung yang membacakan puisi tersebut, tampil dengan gaya inspiratif teaterikal serta diiringi musik.
Bahkan, pertunjukan kedua Eko Kimung membawakan kolaborasi puisi dengan aksi teaterikal.
Puisi kedua Eko Kimung tersebut, berkisah tentang “Hai Orang yang Berselimut” dengan sumber inspiratif dari kisah Rasulullah SAW menerima wahyu dari Allah SWT, untuk menyampaikan kebenaran kepada umat manusia.
Pesan-pesan moral dan korektif terhadap kekeliruan manusia yang hanyut dibawa godaan hawa nafsu, juga terselip dari kolaborasi yang ditampilkan Eko Kimung tersebut. Akibat kealpaan manusia yang memperturutkan godaan hawa nafsu tersebut, sehingga menimbulkan bencana demi bencana.
Untuk itu, Eko Kimung lewat kolaborasi puisinya itu, mengajak manusia untuk bertobat dan bertafakur seiring dengan harapan 2008 untuk mencapai hidup yang lebih baik.
Usai penampilan Eko Kimung hampir satu jam tersebut, dilanjutkan dengan pidato Wakil Wali Kota Batam Ir Ria Saptarikan yang juga kader PKS. Ria menyebut pagelaran tersebut patut diacungi jempol untuk mengangkat akar budaya bangsa Indonesia khususnya kearifan budaya lokal yakni Melayu yang identik dengan Islam.
“Pertunjukan kolaborasi seni ini, untuk memenuhi kebutuhan ruhaniah dan moralitas generasi bangsa. Jika ini dianggap bagus, saya akan usulkan agar pagelaran ini dilaksanakan kontinyu di dataran Engku Putri,” sambut Ria.
Untuk meyakinkan dirinya bahwa pagelaran tersebut bisa diterima masyarakat atau tidak, Ria meminta respon langsung dari penonton saat itu juga. Agus Suwarno, salah seorang dari penonton yang tampil di hadapan Ria untuk memberikan komentar, menyatakan, kolaborasi seni yang dibawakan Eko Kimung memberi efek penyadaran kepada manusia untuk bertobat.
“Saya salut dan bangga. Ternyata, harusnya kajian-kajian yang mendalam dalam keagamaan bisa ditampilkan dalam karya seni. Apalagi, negara kita sedang diuji dengan bencana di mana-mana, mudah-mudahan tahlilan yang dibawakan dalam karya seni ini kiranya mengingatkan kita terhadap Sang Pencipta,” ujarnya.
Dalam Pagelaran Kawula Seni (PKS) tersebut, dihadiri pengurus PKS seperti Sekretaris DPW PKS Provinsi Kepri Hari Cahyono, Ketua DPD PKS Batam Ir Riky Indrakary, pengurus DPC PKS se-Kota Batam, serta pengurus lainnya.
Malam tersebut, Ketua DPD PKS Batam Ir Riky Indrakary juga tampil membawakan Gurindam 12 dari pasal kedelapan. Menurut Riky, bangsa-bangsa besar seperti Jepang, China, Amerika bahkan negara-negara Eropa kuat karena didukung akar budayanya. Sementara Indonesia, perhatian terhadap akar budaya sangat kurang.
“Kita ingin membentengi generasi bangsa ini, agar tidak tergerus dari akar budayanya. Acara yang digelar ini, ingin ingin menggali nilai-nilai luhur budaya. Dengan nilai-nilai luhur budaya itulah, kita mencoba membentuk karakter bangsa. Dengan nilai-nilai luhur bangsa, terbukti dulu kita bangsa yang kuat.

Contoh, zaman Soekarno dan Soerharto kuat karena mengangkat nilai luhur gotong royong,” sebutnya.
Pada pukul 23.00 WIB, Ria meninggalkan pagelaran tersebut dan beranjak ke dataran Engku Putri untuk acara pesta kembang api. “Pak Ria bukan hanya milik PKS, tetapi dia juga milik masyarakat. Untuk itu, izinkan dia meninggalkan kita,” ujar Riky, melepas kepergian Ria.

Diramaikan Baca Puisi dan Lomba Karaoke
Pergantian tahun dirayakan warga Batam, mulai dari keluarga, intansi pemerintah hingga perusahaan swasta. Batam Pos Grup juga merayakan malam pergantian tahun tersebut di pelataran parkir gedung Graha Pena, Batam Centre. Acara menyambut tahun baru 2008 itu diramaikan pembacaan puisi dan lomba karaoke.
Karyawan Batam Pos Grup, seperti Batam TV, Batam News, menghadiri acara yang dimulai pukul 22.00 WIB. Petinggi-petinggi Batam Pos Grup hadir semua, termasuk CEO Riau Pos Grup Rida K Liamsi. Rida yang ditemani sang istri memilih menyambut tahun baru ini bersama ‘’anak-anaknya” di Batam. “Saya merasa bahagia bisa hadir di sini,” katanya ketika memberikan sepatah kata.
Acara dimulai dengan pembacaan puisi oleh pimpinan redaksi Batam Pos Hasan Aspahani, lalu diselingi dengan persembahan lagu-lagu. Di sela-sela itu, karyawan Batam Pos Grup menggelar pesta bakar sate, jagung bakar, dan ikan bakar. Kemeriahaan begitu terasa dan akrab. Karyawan yang ikut bakar-bakar jagung dan ikan begitu akrab.
Sate, ikan bakar dan ayam bakar tersebut kemudian disantap bersama-sama. Usai santap malam, Rida membacakan puisi karyanya sendiri. Kemudian dilanjutkan dengan lomba karaoke.
Hadiah lomba karaoke lumayan besar yakni Rp1 juta untuk juara pertama yang disediakan Rida. Masing-masing pun mengikutsertakan wakilnya, kecuali Batam Pos yang mengikutseratkan dua pesertanya. Namun yang menang akhirnya wakil Batam News. (ash/uma)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s