Satpol Disiagakan di Internet Hotspot

Jumat, 11 Januari 2008
BATAM CENTRE- Bagi warga Kota Batam yang akan mengakses internet di Dataran Engku Putri Batam Centre melalui program internet hotspot, tidak perlu merasa takut dan khawatir terhadap kemungkinan-kemungkinan terjadinya aksi kejahatan. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan memperketat kesiagaan anggota Satpol PP di kawasan tersebut selama 24 jam. Wakil Walikota Batam, Ria Saptarika mengatakan, tindak kejahatan bisa saja terjadi dimanapun , termasuk di Dataran Engku Putri Batam Centre, ketika melihat warga membawa laptop. Karena yang namanya tindak kejahatan itu, akan terjadi ketika ada kesempatan yang dapat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.Meskipun sejak awal anggota Satpol PP sudah ditempatkan 24 jam di pos-pos yang ada di Dataran Engku Putri Batam Centre, namun Ria mengatakan akan lebih ditingkatkan lagi kesiagaannya sebagai wujud kenyamanan warga nantinya. Dengan begitu, warga Kota Batam maupun para wisatawan tidak perlu takut ketika ingin mengakses internet di waktu malam.

“Untuk sisi keamanan, Satpol PP akan bertugas 24 jam. Masyarakat tidak perlu khawatir. Saya juga berharap warga dapat sadar untuk tidak melakukan tindakan yang merugikan orang lain. Karena fasilitas internet hotspot ini juga untuk kemajuan masyarakat Kota Batam sendiri. Kita sama-sama menjaga keamanan daerah,” ujar Ria saat memantau penempatan saung bagi fasilitas internet hotspot di Dataran Engku Putri Batam Centre, Rabu (9/1).

Dan hingga kemarin, sudah tampak dua saung yang berasal dari sumbangan PT Telkom di Dataran Engku Putri Batam Centre, sebagai sarana bagi warga yang ingin mengakses internet nantinya. Satu saung, diperkirakan bisa memuat 12 orang.

Sedangkan empat unit saung lainnya sebut Ria, sudah dikoordinasikan ke Dinas Pendapatan (Dispenda) Kota Batam, untuk dapat membantu melalui mitra-mitra kerja yang ada. Dan memang belum ada jawaban yang diterima. Tetapi Ria optimis, jika pihak swasta akan tertarik jika sudah melihat saung yang sudah ada saat ini. Karena pemerintah akan memberikan insentif berupa pemasangan baner milik perusahaan di saung yang dibangun itu.

Disamping itu, biaya pembuatan saung juga tidak terlalu mahal sehingga tidak akan memberatkan pihak swasta. Diperkirakan hanya sekitar Rp13 juta per satu unit. Pembangunan saung juga yang tidak akan sampai merubah kondisi dan kecantikan Dataran Engku Putri Batam Centre saat ini. Sebab, keberadaan saung sengaja di buat non permanen. Dengan begitu, keberadaannya akan mudah dipindah dan digeser kemana saja.

“Saat ini kita hanya tinggal menunggu kesiapan 100 persen saja. Meski sebenarnya tanpa saung juga sudah bisa kita launcing. Namun pelaksanaan launcing akan tetap kita lakukan dalam bulan Januari ini juga. Dua unit saung ini juga sudah siap digunakan,” ungkap Ria.

Seperti diketahui, pengadaan fasilitas internet hotspot ini merupakan terobosan yang ingin diwujudkan Pemko bagi warga Kota Batam di dunia IT. Dengan begitu, masyarakat tidak akan lagi mengalami kesulitan untuk melakukan aktivitas yang berhubungan dengan teknologi.

Meskipun di tempat terbuka seperti Dataran Engku Putri Batam Centre, warga tetap akan dapat mengakses internet. Dan ke depannya, Pemko Batam berusaha agar di lokasi-lokasi terbuka lainnya seperti kawasan Boulevard Jodoh, Taman Aspirasi dan Taman Kolam juga bisa dilengkapi dengan fasilitas yang sama. Dengan tujuan membudayakan Informasi Teknologi (IT) di tengah-tengah masyarakat, sesuai zaman yang semakin canggih. (sm/ra)

One thought on “Satpol Disiagakan di Internet Hotspot

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s