Menanti Kinerja Kabinet Dahlan-Ria

Sabtu, 12 Januari 2008
Walikota Batam Ahmad Dahlan, Rabu (9/1), melantik ratusan pejabat untuk mengisi Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) Pemerintah Kota (Pemko) Batam yang baru. Banyak pejabat yang tetap dipertahankan pada posisinya, ada yang dirotasi, tidak sedikit pula yang dipromosikan dan sedikitnya empat pejabat setingkat kepala dinas/badan masuk kotak. Mereka yang disebut terakhir diberi jabatan ‘hiburan’ sebagai staf ahli. Selama sekitar dua tahun memimpin Kota Batam sejak terpilih pada 2006 lalu, pasangan Walikota Batam Ahmad Dahlan dan Wakil Walikota Batam Ria Saptarika telah beberapa kali merombak pejabat di lingkungan Pemko Batam. Bahkan kini praktis seluruh pejabat Pemko Batam diisi orang-orang pilihan Dahlan-Ria, termasuk Sekretaris Daerah Kota Batam Agussahiman.Sebagai sebuah organisasi atau institusi, pergantian pejabat yang dilakukan Dahlan-Ria tentu saja merupakan hal yang biasa dan lumrah. Meski kedengarannya agak klise, pergantian pejabat perlu untuk penyegaran dan regenerasi serta membangun tim kerja yang solid dan kompak sehingga visi dan misi sang pemimpin bisa terealisasi. Karena itu, bagi pemimpin instansi atau organisasi apapun mengganti pejabat di bawahnya apalagi saat baru menjabat seperti sebuah keharusan.

Hanya patut disesalkan tujuan untuk melakukan regenerasi sedikit kurang pas karena Dahlan merekrut pejabat dari luar Pemko Batam, khususnya Otorita Batam (OB). Padahal tidak ada sebuah jaminan bahwa pejabat ‘impor’ itu lebih baik dari sumber daya manusia Pemko Batam yang ada, bahkan pejabat lama yang digantikan sekalipun. Perekrutan pejabat OB justru merugikan citra Ahmad Dahlan karena bisa dianggap melakukan nepotisme dengan mengangkat orang-orang dekatnya semasa di OB.

Perombakan pejabat Pemko Batam juga kurang sehat bahkan membebani keuangan daerah karena terlalu banyak pejabat yang di-‘non job’-kan atau dijadikan sebagai staf ahli. Padahal pejabat yang ‘terbuang’ itu masih produktif mengingat mereka belum memasuki masa pensiun. Perlu diingat staf ahli walikota merupakan jabatan eselon IIb sehingga gajinya sama dengan kepala dinas/badan. Kini, ada lima staf ahli walikota dan sedikitnya tiga mantan kepala dinas/badan yang diparkir.

Namun terlepas dari masalah-masalah itu, kita tentu saja berharap pergantian demi pergantian pejabat yang dilakukan Dahlan-Ria semata-mata dimaksudkan untuk memperkuat tim kerjanya sehingga Pemko Batam bisa lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kita tidak ingin perombakan dijadikan sekadar rutinitas belaka dan bagi-bagi jabatan, bukan juga karena desakan pihak-pihak tertentu apalagi karena didorong oleh motivasi sempit dan subjektif, misalnya menyingkirkan orang-orang yang tidak bisa diajak bekerja sama sehingga bisa leluasa melakukan praktek korupsi, kolusi dan nepotisme atau KKN.

Harus diakui perombakan pejabat yang telah dilakukan Dahlan-Ria selama ini belum terlalu dirasakan manfaatnya oleh mayoritas masyarakat. Buktinya, pejabat silih berganti tetapi kehidupan masyarakat tetap saja susah, kemiskinan dan pengangguran tetap tinggi, harga-harga bahan kebutuhan pokok tak kunjung turun bahkan makin melambung, biaya sekolah dan berobat masih mahal, mengurus izin usaha sulit, bahkan membuat KTP pun tetap berbelit-belit.

Jadi tidak bisa disalahkan bila rakyat selalu bersikap apatis terhadap pergantian pejabat, bahkan walikota sekalipun. Sebab bagi mereka pejabat diganti berkali-kali tetap saja tidak ada pengaruhnya. Malah tidak sedikit warga yang menilai ada atau tidak ada pejabat tidak ada bedanya.

Kondisi dan sikap apatis ini haruslah menjadi tantangan bagi Dahlan-Ria, terutama bagi kabinet barunya. Pemko Batam harus bisa menunjukkan bahwa perombakan pejabat bukan hanya berita baik bagi pejabat baru yang dilantik dan keluarganya, tetapi juga bagi masyarakat luas. Caranya: para pejabat baru tersebut bekerja sepenuh hati melayani dan mengabdi bagi masyarakat, bukan sebaliknya justru mempersulit seperti kebiasaan birokrasi kita selama ini. Semoga….**

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s