H.M. Suharto Meninggal Dunia/ Soeharto Wafat/ Soeharto Meninggal Dunia

Innalillahi Wainna Ilahi rajiun, telah berpulang ke Rahmatullah mantan Presiden Suharto, hari ini minggu, 27 Januari 2008, diperkirakan sekitar pukul 13.09 wib, berita ini disampaikan oleh Kapolsek Jakarta Selatan Kompol. Dicky Sondakh (Dicky Sondani), hari ini di Indosiar pukul 13.30wib… Di TVRI mbak Tutut (Siti Hardiyanti Rukmana) atas nama keluarga H.M.Soeharto. melakukan Konprensi Pers tepat pukul. 13.40wib.

Tepat pukul 14.35 wib jenazah Mantan Presiden Suharto di bawa dari RSPP, ke Rumah Duka di Jalan Cendana Jakarta.

H.M.Suharto, wafat pada usianya 87 tahun (lahir di Kemusuk, Argomulyo, Yogyakarta, 8 Juni 1921, wafat di Jakarta, 27 Januari, 2008), setelah menjalani perawatan selama 24 hari di Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta Selatan, akibat menderita sakit kegagalan multi fungsi organ tubuh beliau…

Melalui wawancara TVRI pukul. 14.51 wib. Dokter Hose, salah satu anggota Tim Dokter Kepresidenan mengatakan bahwa daya tahan Pak Harto cukup baik, terbukti dengan kemampuannya bertahan, sebelum dinyatakan meninggal dunia… bahkan salah satu yang membanggakan, sejak beliau menangani Pak Harto, lebih sepuluh tahun, beliau selalu mengutamakan Tim Ahli dan Rumah Sakit dalam negri.. inilah salah satu bentuk rasa Nasionalisme beliau.

Red: Berita ini saya tulis sendiri sesaat setelah menyaksikan breaking News dari Indosiar, TVRI, Metro TV. tak terasa air mata ku menetes juga karna merasakan haru atas wafatnya Haji Muhammad Soeharto, sama saat saya mendengar wafatnya Istri DR.Hidayat Nurwahid, Ketua MPR RI.. bagaimanapun beliau sebagai seorang manuasia biasa dan bekas pemimpin kita dengan segala keterbatasan dan kelemahannya..telah berjasa membangun Republik Indonesia… Marilah kita do’akan semoga Arwah beliau di terima disisi Nya. (rs)

4 thoughts on “H.M. Suharto Meninggal Dunia/ Soeharto Wafat/ Soeharto Meninggal Dunia

  1. Ambilah Sisi Baik yang bermanfaat sebagai bahan perbandingan pembangunan di Indonesia.

  2. Pak Harto Adalah Pahlawan
    Dan Tetap jadi Idola

    Banyak kepala banyak Pemikiran
    Banyak Pengalaman banyak Pendapat
    Banyak Kejadian banyak Resiko
    Ada Perjuangan Ada Pengorbanan
    Memandang Persoalan (Kebijakan/Kejadian)Perlu Melihat Situasi dan Kondisi Sosial Politik dan Ekonomi serta Sistem yang ada saat Kebijakan dan atau Kejadian tersebut Diambil atau Terjadi.

    Itulah Kali kata Bijak Yang harus kita Pertimbangkan ketika kita memasuki persoalan Sebagaimana Persoalan Pak Harto yang saat ini menjadi fokus Perbincangan masyarakat Indonesia dan Dunia.

    Semua Perbuatan orang akan nampak Salah Bila Kita Memandang dari Sudut pandang dan pengalaman kita serta Kebenaran Kita, tanpa melihat kepentingan orang lain atau kepentingan yang lebih besar.

    Manusia tetap manusia yang tidak akan sempurna, tapi kita diberi akal dan pikiran untuk “Memilah dan Memilih” Keputusan mana yang lebih baik kita ambil demi Kepentingan yang “Lebih Besar”.

    Melindungi Suluruh Rakyat, Mencerdeskan Kehidupan bangsa dan ikut menjaga Ketertiban Dunia itulah tujuan Negara Ini di Bentuk, sehingga kesanalah kita perlu berpijak dengan segala tindakan kita.
    Dan Untuk itu Diamanatkan pada Pemerintah untuk Mengaturnya dan mengambil langkah kebijakan demi tercapainya Tujuan tersebut.

    Keputusan, Kebijakan memang tidak akan bisa memuaskan dan menguntungkan semua pihak secara sama, namun kebaikan atau keuntungan yang lebih besar itu yang harus menjadi pertimbangan kita dalam menilai sebuah “Kebijakan”

    Semoga Bangsa ini (Indonesia) Menjadi bangsa yang “Tetap Bisa Memilih dan Memilah” Mana yang seharusnya kita pilih dan mana yang tidak.

    Kita ambil Contoh : Kitika mahasiswa demo untuk memperjuangkan perubahan di negeri ini dengan gerakan “Reformasi” dan ada beberapa korban Mahasiswa meninggal, Banyak orang (terutama Mahasiswa dan keluarga Korban) menuntut untuk diangkat jadi “Pahlawan Reformasi” dan itupun dilakukan dengan berbagai umpatan cacian terhadap pemerintah dan rezim berkuasa sudahkah ini sepadan dengan darma baktinya dibanding dengan pak Harto???!!! yang dengan berbagai kekurangannya sebagai manusia telah mampu memimpin dan membangun negeri ini dan mendapat berbagai penghargaan internasional hingga nama Indonesia dikenal dimata Dunia???

    Mudah-Mudahan Bangsa ini kedepan menjadi Bangsa yang Obyektif dan selalu melihat sesuatu dari sudat pandang Saat, situasi dan Kondisi masalah tersebut Terjadi. Semoga Kepentingan yang lebih Besar selalu menjadi Acuan dalam memandang sesuatu masalah dan Kebijakan.
    :”Semuga bangsa ini segera sadar bahwa dari mimpi dan segera kembali pada “Jati Diri” Yakni, Bangsa yang mempunyai Sistem sosial dan Budaya Sendiri yang sebenarnya sangat-sangat cocok untuk Negeri ini, kalau kita mampu mengelolanya, Dan akan sangat berbahaya bila kita salah mengelola.

    “Selamat jalan Pak Harto” Semoga segala amal kebaikan diterima dan segala salah Diampuni. Sebagian besar bangsa ini mendoakanmu, dan akan tetap mengenangmu, amiiin.

  3. Jika Indonesia tidak ada H.M. Soeharto, maka kita tidak akan seperti sekarang ini. melainkan kita akan sengsara dan dijajah seumur hidup. Apakah pemimpin setelah beliau bisa membawa bangsa ini berkembang dan maju serta dipandang dimata dunia. Gerakkan reformasi yang diusung-usung oleh mahasiswa tidak ada satupun yang berjalan. Mahasiswa hanya bisa mengkritik, menghujat. bisa kita sudah bisa menilai presiden mana yang bisa membawa bangsa dan negara ini menjadi maju. satu hal yang sangat saya sayangkan ketika B.J. Habiebie naik menjadi Presiden hanya hitungan waktu diturunkan kembali. kalau kita bijaksana beri kesempatan untuk beliau memimpin bangsa dan negara ini untuk lebih maju sehingga program yang telah dicanangkan/dicitacitakan oleh Almarhum H.M. Soeharto dapat dijalankan oleh B.J. Habiebie. Orang Indonesia bisanya hanya menjadi pengamat tapi tidak bisa berbuat, hanya bisa bicara banyak tapi tidak satupun terealisasi ucapannya.

    Bangsa ini tidak membutuhkan omong kosong tapi kerja keras dalam membangun negara, sehingga negara-negara lain takut akan Indonesia. Mari sama-sama kita ingat bahwa beliau telah membangun bangsa ini selama 32 tahun, jangan kita menghukum orang yang benar. Hukumlah orang yang salah yakni para kroni-kroni H.M. Soeharto, merekalah yang telah mengambil harta bangsa ini untuk kepentingan pribadi.

    “Selamat jalan Bapak Pembangunan” Semoga amal baik Bapak dilipatgandakan dan dan dosa-dosanya diampuni Allah SWT dan saya akan selalu menghormati serta mengenang jasa-jasamu dalam membela negeri ini, amiiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s