Pemko Deadline Dua Hari

Senin, 11 Pebruari 2008
Pengembalian Blangko Kependudukan
BATAM (BP) – Senin (11/2), hari ini, seharusnya merupakan batas terakhir pengembalian blangko validasi kependudukan. Karena masih ada protes, Pemko pun memberi waktu dua hari lagi untuk mengembalikan blangko itu ke kecamatan.Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika mengatakan, waktu yang diberikan selama ini sebenarnya sudah cukup. Ia merasa bahwa Pemko Batam telah maksimal melakukan sosialisasi. Namun kesadaran masyarakat, katanya, baru terlihat setelah mengetahui validasi kependudukan itu untuk data pemilu.
“Saya dengar kabar ada yang protes karena mereka belum mengisi blangko kependudukan itu. Saya hanya beri waktu antara satu hingga dua hari untuk mengembalikan blangko kependudukan itu,” ungkapnya di PIH, kemarin.
Jika dalam waktu tersebut masih ada masyarakat yang belum mengembalikan blangko, lanjutnya, ia memerintahkan pihak kecamatan untuk mengakomodir. Pasalnya proses entry data harusnya sudah selesai pada akhir bulan ini. “Kalau waktu tidak kita tekan (pres), maka proses entry data bisa terlambat. Saat ini kita sudah dikejar waktu untuk memasukan data,” katanya.
Sementara itu hari ini, Senin (11/2), rencananya Wakil Wali Kota akan melakukan uji petik pelaksanaan KTP SIAK di Kecamatan Batam Kota. Pada kesempatan itu, Ria juga akan menyerap aspirasi masyarakat terhadap kinerja aparatur dalam penerbitan KTP SIAK.

Sagulung 99 Persen
Sementara itu, validasi data kependudukan Kota Batam yang direncanakan rampung sejak Oktober 2007, kini sudah hampir selesai. Apalagi, Senin (11/2) ini merupakan pendaftaran terakhir untuk validasi data pendudukan di setiap kecamatan Kota Batam.
Setelah tiga kecamatan yang lebih dulu mengumpulkan data terbaru masyarakatnya, kini akan segera diikuti tiga kecamatan lain, seperti Kecamatan Galang, Bulang dan Belakangpadang.
Menurut Camat Sagulung Zulkifli, pengumpulan validasi data kependudukan di wilayahnya sudah pada tahap 99 persen. Satu persennya lagi, hanya tinggal beberapa penduduk yang belum mengembalikan formulir yang telah mereka miliki. “Hasil 99 persen ini kita dapat dari data jumlah penduduk yang kita miliki. Namun hasil ini bisa saja berubah. Pasalnya pertumbuhan penduduk setiap bulannya bisa bertambah,” kata Zulkifli.
Ia menjelaskan, keterlambatan pengumpulan data di kecamatannya, lantaran jumlah penduduk yang banyak.(uma/cr8)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s