Jatah Pemko Diputuskan

Selasa, 12 Pebruari 2008
Dari Bandara Rp3.000, Pelabuhan 1,5 Dolar Singapura
BATAM (BP) – Perundingan pembahasan jatah Pemerintah Kota (Pemko) Batam dari pass penumpang bandara dan pelabuhan laut internasional akhirnya selesai. Pemko dipastikan mendapat Rp3.000 dari pass penumpang bandara dan 1,5 dolar Singapura dari pass penumpang pelabuhan laut.Keputusan terbentuk, setelah tim kecil dibubarkan dan keputusan diambil melaui perundingan tiga unsur pimpinan, Ketua OB, Wakil Wali Kota, dan Ketua DPRD, dalam rapat pimpinan (rapim) di Gedung DPRD, kemarin.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Agussahiman yang ditemui usai rapim menyebut, keputusan tinggal dilaksanakan saja.

“Sudah diputuskan dan tinggal dilaksanakan,” katanya.
Meski Agus menyebut keputusan ini tinggal dilaksanakan, namun bagaimana bentuk pelaksanaannya nanti, belum dipastikan. Apakah akan berlaku mundur atau diterapkan mulai bulan depan. Namun ia berharap akan diberlakukan mundur, mulai Januari lalu. “Kita sudah usulkan itu,” katanya.
Ditemui terpisah, Ketua DPRD Soerya Respationo menilai, apa yang telah diputuskan dalam pertemuan kemarin, sekaligus bukti tiga institusi ini masih menjunjung tinggi sinergi yang telah terbangun selama ini.
Mengenai poin besaran yang disepakati, katanya, masih akan ditinjau ulang setelah enam bulan masa penerapan. Meski jumlah ini lebih rendah dibanding usulan Pemko sebelumnya, namun Soerya tetap menyebut ini adalah keputusan yang memuaskan semua pihak.
Seperti diketahui, angka yang diusulkan Pemko ke OB adalah Rp5.000 dari pass penumpang bandara dan 2 dolar Singapura dari pass penumpang pelabuhan laut. Format pelaksanaan keputusan ini sendiri, sedang dirumuskan bersama antara OB, Pemko, dan DPRD dalam hal ini Komisi II.
Hanya saja, sebut Soerya, ada saran dari Ketua OB Mustofa Widjaya dalam bagian yang diterima Pemko. “Dana itu harus dikembalikan ke masyarakat lagi,” ujarnya menirukan harapan Mustofa dalam rapim yang baru saja dihadirinya.

Incar Harbour Bay
Lebih kecilnya angka yang diputus dalam rapim dibanding usulan Pemko beberapa waktu lalu, agaknya telah diantisipasi oleh Pemko.
Terbukti, Wakil Wali Kota Ria Saptarika yang ditemui usai rapim mengatakan, Pemko akan melakukan upaya lain untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam. Sebab meski ada masukan dari sumbangan pihak ketiga dari pass penumpang bandara dan dua pelabuhan laut internasional, APBD-P nanti akan tetap defisit. “Sekitar Rp13 miliar,” katanya.
Itu sebabnya Pemko melakukan upaya lain untuk mendongkrak PAD. Salah satu yang tengah diincar Pemko adalah pemasukan dari retribusi di pelabuhan laut lain. Misalnya dari retribusi Harbour Bay.
“Kita kan sedang bahas Perda Donasi,” katanya. (cr6)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s