Kembangkan Infrastruktur, Majukan Utilitas Kota

Jumat, 29 Pebruari 2008
BATAM (BP) – Mewujudkan Batam sebagai bandar dunia madani dan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional terus dilaksanakan Pemko Batam dalam kepemimpinan Wali Kota Ahmad Dahlan dan Wakil Wali Kota Ria Saptarika.Program mereka untuk mewujudkan itu adalah, dengan mengembangkan Kota Batam sebagai pusat kegiatan industri, perdagangan, pariwisata, kelautan, dan alih kapal yang mempunyai akses ke pasar global.
Di usia dua tahun kepemimpinan mereka, cita-cita besar itu muaranya dapat dilihat dengan membaiknya tingkat kesejahteraan masyarakat Kota Batam. Baik mereka yang bermukim di wilayah hinterland (pesisir) maupun kawasan mainland (perkotaan).
Kegiatan yang dilakukan Pemko Batam lewat Dinas Pekerjaan Umum di tahun 2007 lalu, meliputi program pengamanan tebing dan pantai, program pembangunan dan pemeliharaan jalan dan jembatan/pelantar. Ada juga program pemeliharaan jalan dan jembatan/pelantar, program perencanaan dan pengawasan jalan dan jembatan/pelantar.
Selanjutnya program pengelolaan dan peningkatan utilitas perkotaan seperti, taman kota, lampu jalan, area pedestrian, taman badan jalan, serta pengendalian banjir dan program pengembangan infrastruktur wilayah hinterland dan peningkatan kualitas sumber daya.
Program pemeliharaan jalan dan jembatan/pelantar difokuskan pada pemeliharaan jalan yang rusak sepanjang 3.000 meter, pengembangan jalan arteri/kolektor sepanjang 5.100 meter. Meningkatkan kualitas jalan wilayah IV sepanjang 8.150 meter, jalan wilayah III sepanjang 2.300 meter, jalan wilayah II sepanjang 4.782 meter, dan pemeliharaan jalan wilayah I sepanjang 9.145 meter.
Pada program pengembangan infrastruktur wilayah hinterland, pada penggunaan dana APBD TA 2007 di fokuskan kepada pelaksanaan pembangunan pelantar beton sepanjang 517 meter, jembatan pelantar kayu sepanjang 719 meter, membangun jalan paving block sepanjang 4.800 meter, serta pembangunan pengamanan tebing pantai sepanjang 1.050 meter.
Guna mempercepat proses penyelesaian atas pengendalian masalah banjir di Kota Batam, menggunakan dana APBD 2007, telah dilakukan pemeliharaan saluran induk Jodoh sepanjang 1.500 meter, pemeliharaan saluran sekunder komplek Pasar Aviari, sepanjang 2.300 meter.
Juga pemeliharaan saluran permata asri dan mutiara hijau sepanjang 450 meter, pemeliharaan saluran di sekitar SD Negeri 04 belakang Hotel Mercure jalan Raden Patah, sepanjang 660 meter, serta melakukan dan pemeliharaan saluran Jodoh II sepanjang 100 meter dan lainnya.
Program pembangunan drainase Kota Batam, yang dilakukan Pemko Batam adalah membangun drainase primer belakang SD 009 Batuaji sepanjang 400 meter, membangun drainase jalan gajah mada sepanjang 250 meter, membangun drainase sepanjang 200 meter di samping SD Al Furqon dan membangun drainase pasar Sagulung.
Di bidang infrastruktur dasar dan transportasi antara lain terlaksananya pengamanan tebing dan pantai sepanjang 5000-10.000 Meter, tertanganinya kawasan banjir sebesar 90 persen dari kondisi eksisting tahun 2005 sebanyak 16 kawasan.
Ada juga pengembangan jalan arteri/kolektor sepanjang 25 s.d 35 kilometer serta pembangunan underpass dan jalan layang (fly over), tersedianya jembatan sepanjang 162 meter, pelantar beton sepanjang 560 meter, dan jembatan penyeberangan sebanyak 3 unit.
Menurunnya prosentase pelantar yang rusak sebesar 30-50 persen, peningkatan jalan sepanjang 140 kilometer, pemeliharaan jalan arteri atau kolektor lebih kurang 30.000 meter, dan jalan yang rusak sepanjang lebih kurang 30.000 meter.
Untuk meningkatan utilitas perkotaan, Pemko Batam melakukan pembangunan penerangan jalan umum (PJU) pola turn key sebanyak 5.500 titik, pemeliharaan lampu PJU sebanyak 3.472 titik, pemeliharaan taman dan pemangkasan rumput ruang milik jalan simpang di 14 titik lokasi strategis, penataan taman jalan Kota Batam di 4 lokasi utama.
Selanjutnya, membangun taman aspirasi Batam Centre, pembangunan taman kolam disamping gedung Graha Pena Batam Centre, serta membangun kawasan pedestrian untuk para pejalan kaki di jalan Engku Putri dan jalan utama dari Batam Centre menuju simpang Kabil.
Urusan Perhubungan, Kebijakan yang dilaksanakan meliputi program perencanaan, pembangunan dan peningkatan sarana dan prasarana transportasi, program pembinaan disiplin pengguna jalan serta program pemeliharaan dan rehabilitasi sarana dan prasarana transportasi, yaitu pembangunan RPPJ sebanyak 25 unit, pengadaan rambu lalu lintas darat sebanyak 250 unit.
Kemudian, pembangunan sarana dan prasarana jaringan ATCS, Pengoperasian Bus (BPP) Kota Batam sebanyak 22 unit, pagar pengaman jalan sepanjang 500 meter, KERB sepanjang 490 meter, pot median 5 buah, dan rambu standar15 unit, pembangunan sarana transfer penumpang sebanyak 2 unit.
Pengadaan bus BPP 3 unit dan bus sekolah 2 unit, penataan mulut simpang 1 lokasi, penambahan jalur belok kiri dan penataan u-turn di 4 lokasi. (med)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s