Tingkatkan Kinerja Aparatur Daerah

Sabtu, 01 Maret 2008
BATAM (BP) – Tak hanya membangun di luar, di internal Pemko Batam Wali Kota Ahmad Dahlan dan Wakil Wali Kota Ria Saptarika juga menata dan meningkatkan kinerja aparaturnya. Tujuannya mewujudkan pelaksanaan pemerintahan yang baik.Peningkatan kinerja aparatur daerah dilakukan dengan disahkannya Peraturan Daerah Kota Batam tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) dan dilantiknya para pejabat Eselon II, III, IV di lingkungan Pemko Batam di awal 2008 lalu, penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS), memberikan pendidikan dan pelatihan yang terkait dengan peningkatan produktifitas kerja, diklat manajemen sekolah, diklat service excellent dan mengembangkan aplikasi SIMPEG (Sistem Informasi dan Manajemen Pegawai).
Peningkatan kesejahteraan pegawai, juga menjadi program Wali Kota Ahmad Dahlan dan Wakil Wali Kota Ria Saptarika. Kepada wartawan, beberapa waktu lalu, Wali Kota mengungkapkan, dengan pegawai yang sejahtera dan berkualitas, Pemko Batam harus bisa memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat. “Kita tingkatkan kualitas di dalam, setelah itu kita berikan yang terbaik untuk masyarakat,” katanya.
Seiring dengan itu, Pemko Batam juga memperbaiki kesadaran disiplin aparaturnya. Sejumlah pegawai diberi sanksi seperti teguran lisan, teguran tertulis, pernyataan tidak puas, penundaan kenaikan gaji berkala dan penundaan kenaikan pangkat.
Ada juga yang dibebastugaskan sebanyak dua orang dan diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri tiga PNS dan honor daerah. Sepanjang tahun 2006 dan 2007, Pemko Batam juga melakukan pengawasan dan penertiban pegawai secara berkelanjutan.
Penataan kelembagaan dan peningkatan kinerja aparatur itu, antara lain bisa dilihat dengan tersedianya dan terpeliharanya fasilitas sarana dan prasarana perkantoran serta mobilitas Pemko Batam, tersedianya tenaga aparatur, serta terlaksananya pengawasan aparatur, terlaksananya pendidikan formal dan struktural bagi aparatur Pemko Batam serta terlaksananya pembinaan disiplin pegawai.
Sedangkan hasilnya, bisa dilihat dari terwujudnya pelayanan prima, antara lain sistem e-government Kota Batam, tersedianya sistem online pelayanan, tersedianya data statistik dan database daerah, terlaksananya survey, kajian dan penelitian serta tersedianya peraturan daerah.
Pemko juga sosialisasi dan memberikan akta catatan sipil gratis dan pencatatan pernikahan sipil serta terlaksananya pengendalian kependudukan.
Tahun 2007, Pemko mengembangkan sistem jaringan komunikasi data on-line, untuk mendukung pelaksanaan kebijakan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dan Pelayanan Perizinan Investasi Terpadu (OSS) Kota Batam. (med)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s