Warga Tj Uma Tagih Janji Ria

Senin, 10 Maret 2008
Pembangunan Pelantar
TANJUNGUMA – Sekitar 500 kepala keluarga (KK) warga Kelurahan Tanjunguma yang berdomisli di RT 01, 02, 03 RW 05, menagih janji Wakil Walikota Batam, Ria Saptarika tentang pembangunan betonisasi pelantar.
Sementara itu, Ria menyatakan, dirinya sudah mengakomodir aspirasi masyarakat dengan mengeluarkan disposisi secara tertulis kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), agar memprioritaskan pembangunan betonisasi pelantar Tanjunguma di APBD 2008.Belum terwujudnya betonisasi itu, membuat masyarakat merasa sedikit kecewa, karena program betonisasi pelantar yang dianggap masyarakat sebagai kebutuhan vital, ternyata tidak dianggarkan di APBD tahun 2008.

Padahal kondisi pelantar sudah sangat mengkhawatirkan. Banyak tiang dan lantainya yang sudah patah dan lapuk. Bahkan sudah sering warga terjatuh ke laut, karena pelantar yang diinjak tiba-tiba patah.

“Dulu Wakil Walikota Batam, Pak Ria Saptarika sudah berjanji akan
menganggarkan pembangunan betonisasi pelantar Tanjunguma pada APBD tahun 2008. Bahkan Pak Ria telah mengeluarkan disposisi secara tertulis langsung kepada Kepala Dinas Kimpraswil (kini PU-red). Tapi ternyata di APBD tahun 2008, tidak ada mata anggaran untuk pembangunan pelantar ini. Padahal masyarakat sudah sangat berharap,” kata Dahnel Selamat, Ketua Tim IX yang dibentuk masyarakat untuk memperjuangkan pembangunan pelantar tersebut, Minggu (9/3) di Tanjunguma.

Menurut Dahnel, selain kepada Wawako, program yang diusulkan oleh masyarakat itu juga telah disampaikan kepada Wakil Ketua DPRD Kota Batam, Chablullah Wibisono. Saat itu Chablullah menyatakan bahwa pembangunan sekitar 500 kepala keluarga telah diusulkan kepada panitia anggaran (Panggar).

“Jadi setelah dibahas di dalam Musrenbang, Pak Ria juga memberi disposisi ke Kimpraswil, selanjutnya Pak Chablullah juga sudah menyatakan bahwa usulan itu telah disampaikan kepada Panggar. Namun ternyata usulan tersebut tidak tertera di dalam APBD 2008. Tentu kita kecewa,” ujar Dahnel didampingi Zulkifli S. Sos, Pati Gadir dan anggota Tim IX beserta tokoh masyarakat Tanjunguma lainnya.

Dahnel berharap pelantar ini tetap dibangun di tahun 2008 dengan menggunakan anggaran pada APBD-Perubahan. Ia khawatir masyarakat Tanjunguma merasa dianaktirikan oleh Pemko Batam, karena pelantar di pulau-pulau dan daerah hinterland sudah banyak dibetonisasi. Sedangkan pelantar Tanjunguma berada di kawasan perkotaan, masih terbuat dari kayu yang sudah lapuk dan tua.

Tokoh Pemuda Tanjunguma Zulkifli mengaku kaget ketika mengetahui bahwa program pembangunan betonisasi pelantar Tanjunguma tidak tertera di dalam APBD tahun 2008.

“Terus terang saya sangat kaget, masa disposisi seorang Wakil Walikota ternyata tidak diprioritaskan. Apalagi tahun 2007, Wawako, Pak Ria Saptarika melarang masyarakat mengusulkan dana tanggap darurat untuk perbaikan bagian-bagian pelantar yang betul-betul rusak parah. Menurut Pak Ria dana tanggap darurat tersebut akan mubazir karena proyek betonisasi akan dianggarkan di APBD 2008,” kata Zulkifli mengulas tentang gambaran yang diberikan Wawako Batam.

Wakil Walikota Batam Ria Saptarika juga mengutarakan, jika usulan masyarakat Tanjunguma itu memang belum dianggarkan di APBD 2008, dia meminta masyarakat agar bersabar. Karena kendalanya bisa saja akibat keterbatasan jumlah APBD tahun 2008. Sementara banyak usulan masyarakat lainnya yang lebih penting yang belum terpenuhi.

Lurah Tanjunguma Samiun yang dihubungi secara terpisah juga membenarkan bahwa usulan pembangunan betonisasi pelantar Tanjunguma tidak tertara di dalam APBD tahun 2008. Proyek Pemko Batam yang ada di Tanjunguma pada tahun ini hanya peningkatan jalan sepanjang 1.000 meter. (sm/ye)

One thought on “Warga Tj Uma Tagih Janji Ria

  1. setuju pak , kepentingan masyarakat akan pelantar juga menjadi tolok ukur bagi pemko batam dalam perhatian kepada masyarakat .
    Disamping juga akan memperlancar transportasi antar kepulauan yang akan menjadi trigger bagi peningkatan ekonomi di aderah kepri.
    saya pernah lihat di tvri beberapa bulan lalu iklan atau program dari pemerintah pusat yang menyediakan anggaran bagi keperluan tersebut namun di rencanakan dan dilaksanakan oleh masyarakat .
    semoga warga tanjung uma dapat bersabar memang dalam penganggaran proyek terdapat skala prioritas yang sulit bagi pemko untuk memenuhi semua keinginan dan aspirasi masyarakat.
    —–
    Hi Mas Yusron, Assalammu’alaikum wrwb.
    Terimakasih atas comment dan motivasinya.
    Dalam wakatu dekat ini sy akan mengajak Kepala Dinas PU Pemko Batam untuk turun ke Tanjung Uma.
    Thanks & Wassalam
    Ria

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s