Jalan Katamso Tergenang 1 Meter

BATAM, TRIBUN – Banjir yang melanda Batam dalam dua hari ini menyebabkan ribuan pekerja galangan kapal di Tanjunguncang terpaksa tidak masuk kerja. Mereka memilih tinggal di rumah lantaran akses menuju perusahaan terputus.

Hujan yang kembali melanda Batam, Kamis (13/3) menyebabkan ruas jalan Brigjen Katamso tergenang air hingga satu meter. Pengguna jalan khususnya pengendara kendaraan bermotor tidak dapat melintas.

Tergenangnya jalan disebabkan selokan yang selama ini mengalir ke laut tertutup. Selain itu waduk yang selama ini digunakan warga ternyata tidak mampu menampung debit air hujan sehingga meluber ke jalan.
Kondisi ini diperparah dengan buruknya jalan Brigjen Katamso. Kondisi jalan berlubang dan bergelombang. Sehingga rata-rata pengendara memilih balik arah. Namun ada juga pengendara yang nekat menerobos meski akhirnya motornya mogok.
Asdeli, pekerja borongan di PT Batamec Tanjunguncang mengaku, sudah dua hari ini tidak masuk kerja. Ia sangat gelisah karena penghasilannya pasti akan dipotong. “Kalau nggak masuk gini terpaksa gaji kita berkurang,” papar Asdeli.
Paling tidak terdapat 10 perusahaan galangan kapal yang menampung puluhan ribu pekerja. Selain alasan jalan banjir, mereka juga takut terkena aliran listrik.”Kalau hujan kita memang pulang, bahaya kalau kena air,” papar Yanto pekerja PT Nan Indah Tanjunguncang.
Warga Perumahan Citra Indomas menjelaskan hujan yang turun dua hari belakangan ini membawa manfaat. Selama ini lokasi perumahan tersebut selama ini tidak ada air bersih. Dengan adanya air maka waduk tersebut dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari. Warga mengaku air bersih selama ini tidak mengalir di rumah mereka.
Tinjau banjir
Untuk pertama kalinya, banjir juga melanda Perumahan Taman Asri. Selain digenangi air hujan sehari sebelumnya, terlihat pagar tembok pembatasnya juga roboh dan hancur diterjang banjir.
“Ini merupakan pertama kalinya daerah kami banjir lagi setelah kurang lebih 4 tahun lamanya sejak tahun 2004 lalu,” kata seorang warga kepada Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika ketika meninjau banjir di perumahan tersebut.
Warga meminta Pemerintah Kota (Pemko) Batam membuat saluran air untuk memecah konsentrasi volume air di selokan depan perumahan mereka.
“Daerah kami ini cekung dan diapit oleh dua tempat tinggi sehingga menjadi tempat penampungan aliran air dari ke dua daerah itu diantaranya Taman Sari, Tiban Mas, Tiban Ayu, Tiban Koperasi,” kata Mahmud Pulungan, ketua RT 06 RW 02, Tiban Baru.
Mendengar keluhan warganya tersebut, Ria pun berjanji akan mempelajari mekanisme dan dampak dari pembangunan saluran air dengan sebuah jembatan di atasnya tersebut.
“Saya pribadi setuju tapi arena di seberangnya (Tiban III, red) juga terdapat ruko-ruko. Kita perlu mempelajari dulu mekanismenya, apa bisa dibuat saluran air lagi dengan cara penggalian dibawah jalan dengan sebuah jembatan di atasnya,” kata Ria.

Rudi, staf pekerjaan umum (PU) yang ikut dalam kunjungan mengatakan, pembuatan saluran tersebut perlu kajian.”Jangan nanti setelah pembangunan saluran crossing air tersebut, warga perumahan Tiban III protes karena tempatnya juga tidak bisa menampung jika air dari saluran yang kita buat tersebut nantinya meluap,” kata Rudi.(ucu/yah)

 

One thought on “Jalan Katamso Tergenang 1 Meter

  1. Pak Ria,

    Saya merasa sedih sekali, jalan Abulyatama depan perumahan Cendana Batam kota, sudah hampir putus pak. Sudah lama kondisi seperti ini dibiarkan, kapan neh kira-kira perbaikannya ? Kasihan kan warga, apalagi kalau sampai memakan korban. Paling tidak tahap awal kan bisa ditimbun dengan sirtu dulu. Terimakasih.
    Sugito
    —–
    Pak Sugito, Terimakasih atas laporannya, sy akan tindak lanjuti ke Dinas PU kita.
    Thanks & Wassalam
    Ria

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s