Wawako Sidak ke Tanjunguma dan Lokasi Proyek Jodoh Boulevard

BATAM-Wakil Wali Kota Batam, Ir Ria Saptarika, Jum’at (14/3) menyempatkan diri meninjau pelantar kayu Tanjunguma, dan pengerjaan proyek fisik Jodoh Boulevard di Komplek Pasar Tanjungpantun, Jodoh.

Di Tanjunguma, Ria menginginkan, pelantar kayu Tanjunguma supaya dibangun permanen dengan menggunakan dana APBD 2009. Keinginan tersebut ia ungkap kepada Ir Yumasnur. Pelantar Tanjunguma yang minta di bangun permanent oleh Wawako tersebut panjangnya hanya 240 meter.

“ Tolong pak Yumasnur, masukkan rehabilitasi pelantar Tanjunguma ini dalam usulan PU 2009. Saya minta Anda prioritaskan,” tegasnya.

Setelah dari Tanjunguma, Ria lantas menuju lokasi proyek Jodoh Boulevard di Komplek Pasar Tanjungpantun. Ditempat itu ia mengelilingi lokasi proyek, guna melihat sejauhmana kemajuannya. Berdasarkan keterangan konsultan pengawas kepadanya, proyek Jodoh Boulevard baru rampung sekitar 65 persen. Kendalanya, kontraktor tak punya uang lagi untuk melanjutkan fisik bangunan yang tersisa.

Atas informasi yang disampaikan konsultan pengawas, Ria berharap,  kontraktor pemenang tender, segera mencari jalan keluar atas masalah tersebut.

Proyek Jodoh Boulevard merupakan proyek APBD Provinsi Kepri 2007. Pemerintah Kota Batam, dari segi finansial, tidak terlibat dalam penyediaan anggaran, kecuali menyiapkan design fisik bangunan, serta memindahkan untuk sementara para pedagang kaki lima yang ada di wilayah itu.

“ Keinginan kita, ini cepat rampung. Pasalnya, pedagang kaki lima dan pemilik ruko di wilayah ini pun sudah mulai banyak yang gelisah, dan bertanya ke kita, kapan proyek ini kelar,” sebut Ria kepada wartawan.

Kunjungan Ria ke Tanjunguma dan Boulevard Jodoh berlangsung sekitar pukul 08.00 Wib. Saat berada di dua tempat itu, ia didampingi Asisten Ekbang, Syamsul Bachrum, Kadis Kebersihan dan Pertamanan Drs Azwan, Kadis Tata Kota Ir Gintoyono, Kadis Pasar/UKM, Febrialin, SE, Kadis Perhubungan, serta Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Ir Yumasnur. (*)

One thought on “Wawako Sidak ke Tanjunguma dan Lokasi Proyek Jodoh Boulevard

  1. Ass wr wb, pak ria ,
    Dalam menangani proyek yang terlambat, faktor 2 penyebab nya adalah manajemen dalam pelaksanaan konstruksi sejak tahap perencanaan hingga pengawasan pelaksanaan konstruksi.
    Tujuan dari manajemen konstruksi adalah pengendalian pelaksanaan pembangunan dengan sasaran pelaksanaan pembangunan yang tepat waktu, mutu dan biaya,
    Pendekatan manajemen konstruksi tak lain adalah prinsip dasar dari fungsi manajemen POAC yakni Planning ,(Perencanaan ) Organizing (pengorganisasian ),Actuating (Pelaksanaan ) dan Controlling ( Pengawasan ) serta menggunakan sarana manajemen yang menyangkut M6T antara lain Man ( Manusia), Money ( Keuangan ) ,Material, Method (metode Pelaksanaan ), Machine ( Peralatan ) dan Technology ( Teknologi ). M6T berpengaruh secara langsung dalam pelaksanaan proyek, menyangkut Sumber daya Manusia sebagai pelaksana proyek, juga Kelancaran dari keuangan proyek menentukan target waktu yang akan dicapai, Penggunaan material , penggunaan peralatan serta teknologi yang digunakan dalam pelaksanakan proyek, baik teknologi hard ware maupun soft ware.
    Demikian comment dari sy, semoga dapat memberikan masukan dan bermanfaat . amien.
    wass. yusran
    ——-
    Pak Yusron, ini bermanfaat sekali… terimakasih atas masukan dan pemikirannya.
    Thanks & Wassalam
    Ria

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: