KTP WN Singapura Asli

Sabtu, 15 Maret 2008
BATAM (BP) – Ada perkembangan yang mengejutkan dari kasus kartu tanda penduduk (KTP) milik warga negara Singapura Jeffridin yang selama ini dianggap KTP palsu.Kapoltabes Barelang Komisaris Besar Kepolisian Slamet Riyanto, mengatakan, KTP milik seorang pria warga negara Singapura itu tetap asli. “Itu KTP asli,” ujar Slamet Riyanto di Mapoltabes Barelang, Jumat (14/3).
KTP yang dimiliki pria bernama lengkap Jefriddin bin Saman itu, tegas Slamet, memang KTP asli, tapi caranya memperoleh KTP tersebut melanggar aturan. Ia menggunakan jasa calo dan tanpa melalui prosedur yang benar. “Itu pake calo,” ujar Slamet usai menghadiri sosialisasi kebersihan pada jajarannya.
Lebih lanjut Slamet mengungkapkan, ada beberapa prosedur pembuatan KTP yang tidak dilewati oleh tersangka. Sementara Do, pelaku yang disebut-sebut sebagai calo yang membantu pembuatan KTP tersebut masih dikejar.
Dalam kesempatan itu, Slamet membantah pertemuan antara dirinya dengan Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika untuk membahas masalah KTP SIAK. “Wakil Wali Kota hanya mau melihat KTP tersebut,” jelasnya.
Kasus terbitnya KTP untuk pria berkewarganegaraan Singapura itu terkuak setelah ia ditahan karena kasus KDRT. KTP tersebut diterbitkan di Kecamatan Lubukbaja. Mantan Camat Lubukbaja, Dasrul Azwir, turut diperiksa terkait kasus ini.
Dasrul Terancam Sanksi
Mengenai proses hukum yang mendera anak buahnya dalam penerbitan KTP untuk warga negara asing, Wakil Wali Kota Batam, Ria Saptarika mengatakan, , Ria meminta polisi mengusut tuntas sesuai dengan hukum yang berlaku di negara ini.
“Untuk proses hukum, kita percayakan kepada aparat hukum. Mudah-mudahan, Pak Dasrul Azwir tidak melanggar hukum. Kita tunggu saja prosesnya,” kata Ria.
Jika memang nantinya Dasrul terbukti bersalah, kata Ria Saptarika, pihaknya akan mengambil tindakan tegas. “Bisa berupa sanksi yang sesuai dengan aturan kepegawaian,” tegasnya.
Ia mengakui, Dasrul pernah menjadi camat teladan di Batam.
Ria juga mengingatkan kepada lurah, serta camat untuk memberikan kemudahan mengurus KTP Batam bagi warga yang menderita sakit. Apalagi KTP tersebut sebagai tanda pengakuan warga Batam untuk berobat ke luar Batam.
Hal ini dikatakan Ria Saptarika menanggapi kondisi Mariani (33), warga Taman Lestari Batuaji yang berobat ke Bandung tanpa membawa KTP Batam. Mariani hanya berbekal surat keterangan domisili dari lurah dan RT.
“Sebenarnya dalam mengurus KTP memang harus mengikuti prosedur yang sudah ada. Tetapi jika memang kondisi darurat, bisa saja KTP tersebut dipermudah dalam proses penerbitannya,” kata Ria Saptarika kepada wartawan di Asrama Haji belum lama ini.
Dikatakannya, jangan jadikan KTP SIAK sebagai momok yang menakutkan. Tujuan penerapan KTP SIAK hanya untuk proses administrasi supaya lebih tertib. Nantinya tak ada lagi satu orang bisa memiliki dua KTP. “Kita berharap sistem baru ini tak menyusahkan warga,” kata Ria. (uma/rob)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s