Proyek Jodoh Boulevard Terbengkalai

Sabtu, 15 Maret 2008
BATAM (BP) – Proyek pembangunan Jodoh Boulevard oleh Pemprov Kepri yang seharusnya rampung tahun 2007 lalu, kini terbengkalai. Akses jalan ke Jodoh yang ditutup sehubungan dengan pembangunan ini pun merugikan pedagang di wilayah Tanjungpantun dan sekitarnya.Wakil Wali Kota, Ria Saptarika yang meninjau langsung proyek tersebut, kemarin pagi, hanya bisa prihatin dengan terbengkalainya proyek tersebut yang salah satunya disebabkan terkendala faktor dana.
“Semestinya Jodoh Boulevard ini menjadi ikon Kota Batam, namun pembangunan yang harusnya rampung tahun 2007, belum juga selesai,” ujarnya.
Ria meminta kepada Dinas Perhubungan agar membuka jalur-jalur (jalan-jalan) baru untuk memperlancar akses perdagangan di Jodoh ini. Pasalnya, akibat terbengkalainya pembangunan ini banyak pihak yang dirugikan, seperti pedagang kaki lima, pemilik toko dan pejalan kaki sekalipun.
Ria juga mengharapkan kepada pemenang tender agar dapat menyelesaikan pembangunan ini dalam waktu dekat.
“Seharusnya mereka lebih siap dalam segala hal, termasuk dana sebelum melakukan pembangunan,” ujarnya.
Pihak developer, PT Rosa Lisca mengharapkan kerja sama dengan pemerintah kota. “Saya mengharapkan ada upaya penanganan khusus dari pemerintah,” ungkap Jadiman, dari developer.
Jodoh Boulevard adalah proyek Pemprov Kepri yang menelan dana sekitar Rp3,2 miliar. Untuk tahap satu, boulevard itu dimulai dari depan BCA Jodoh memutar ke kawasan Tanjungpantun dan berakhir di Hotel Panorama Regency. Sedangkan untuk tahap dua, akan melewati Toss 3000 sampai ke pasar Angkasa. Sedangkan tahap tiganya, melewati DC Mall dan berakhir di depan Hotel Nan Tongga. Setelah tahap ini selesai, boulevard lainnya akan dikembangkan, yakni di sekitar Jodoh dan Nagoya sampai ke Harbour Bay dan DC Mall.

Pelantar Tanjunguma
Usai meninjau Jodoh Boulevard, Wawako juga meninjau pelantar Tanjunguma. Ria menjanjikan perbaikan pelantar baru dilaksanankan tahun 2009 karena terbatasnya APBD Batam. “Pembangunan ini sudah harus dimulai tahun 2009 dan masuk ke dalam anggaran APBD,” tegasnya.
Namun, Daniel, warga Tanjunguma mengharapkan perbaikan jangan ditunda tapi tahun ini, meskipun hanya 50 persen. “Pelantar ini sangat berkaitan dengan Batam,” ujar Daniel selaku Ketua Tim 9 yang memperjuangkan pelantar Tanjunguma.
Ia mengungkapkan, sebelum ada jalan di seluruh kota Batam, Pelantar Tanjunguma merupakan akses penghubung yang vital dan merupakan daerah kunjungan wisata tahun 1986 tahun yang silam.
Selain itu, warga pelantar mencapai 350 kepala keluarga yang terbagi dalam tiga RT merupakan warga ekonomi kelas bawah yang mengharapkan sekali perbaikandemi kelangsungan hidup mereka.
Namun sejak daerah ini tak terawat lagi ditambah dengan adanya pengerukan pasir di dekat daerah pelantar Tanjunguma, air yang menggenangi kawasan pelantar Tanjunguma berubah menjadi lumpur yang dipenuhi dengan sampah yang bertebaran dimana-mana.
Zulkifli, penambang perahu tujuan Tanjunguma-Jodoh mengaku kini hanya bisa membawa penumpang sebanyak dua orang saja. Sementara dulu sebelum terjadi pengerukan pasir bisa mengangkut enam orang sekali menambang. “Gimana mau angkut banyak-banyak lagi, airnya sudah berubah jadi lumpur,” katanya. (cr10)

One thought on “Proyek Jodoh Boulevard Terbengkalai

  1. Assalamualaikum Pak Ria,…
    Naim salut dengan niat Bapak membuat web ini, namun sayangnya,… semua tulisan di blog ini (yang pernah naim baca) merupakan kutipan dari koran lokal di Batam.
    Naim usul, bagaimana kalau Bapak ikut menulis, paling tidak, dari tulisan Bapak, kami, warga Batam bisa melihat sudut pandang Bapak atas suatu objek. Di lain sisi, bagi saya, wartawan, saya tidak perlu repot wawancara bapak mengenai opini bapak atas suatu isyu, cukup membuka web ini saja, sudah cukup representatif,…he,…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s