Dahlan Bantah Tak Sependapat dengan Ria

Senin, 17 Maret 2008
* Soal Keberhasilan Penuntasan Banjir 2010
BALOI-Walikota Batam Ahmad Dahlan membantah dirinya tidak sependapat dengan Wakil Walikota Batam Ria Saptarika soal target penuntasan banjir di Kota Batam yang ditetapkan akan terwujud pada tahun 2010 mendatang. Bagi Dahlan, antara dia dan Wakil Walikota Batam tidak berbeda persepsi. “Bukan, bukan berbeda pendapat. Hanya saja memang untuk terwujud penuuntasan banjir itu harus bertahap,” ujar Dahlan menjawab Sijori Mandiri usai penabalan Pengurus Pimpinan Pusat Laskar Lancang Kuning KBMR di Vista Hotel, Minggu (16/3).Menurutnya, penuntasan banjir di Kota Batam akan dilakukan secara bertahap. Ada tahapan-tahapan perbaikan dan pembenahan di semua lini yang dilakukan sejak tahun 2008 ini hingga tahun 2010. Dan saat ini, Pemerintah Kota (Pemko) Batam sedang berusaha menuju ke arah keberhasilan tersebut.

Hanya saja ditegaskan Dahlan, keberhasilan penuntasan banjir pada tahun 2010 itu harus didukung oleh masyarakat dan para pengusaha (developer-red). Artinya, semua elemen masyarakat harus melakukan kegiatan pembangunan sesuai perencanaan, dan berada di garis yang benar atau in control.

“Kalau in control semua yang dilakukan, saya optimis akan terwujud penuntasan banjir tahun 2010. Jangan khawatir. Karena itu masyarakat dan pengusaha juga harus dukung target pemerintah ini. Jadi tidak ada lagi persoalan banjir yang membuat masyarakat sengsara,” kata Dahlan.

Sebagai langkah antisipasi, Walikota Batam sudah meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Batam untuk melakukan pengawasan terhadap perusahaan yang ada di Kota Batam agar aktivitas yang dilakukan tetap berada in control. Tidak ada lagi aktivita cut and fill yang dilakukan sembarangan.

Sementara Wakil Walikota Batam Ria Saptarika usai melakukan peninjauan titik-titik banjir di Kota Batam beberapa hari lalu mengatakan, target penuntasan banjir pada tahun 2010 mendatang tidak akan terwujud 100 persen selama Kota Batam masih tambal sulam. Artinya, kegiatan cut and fill masih terus terjadi tanpa perencanaan matang, serta pembangunan drainase yang buruk.

Penuntasan bajir di sejumlah titik yang menjadi PR Pemerintah Kota (Pemko) Batam menurut Ria, dapat terwujud jika ada dukungan dari semua pihak. Dalam hal ini masyarakat, pemerintah dan juga para developer yang sangat terkait dengan aktivitas cut and fill.

“Persoalan banjir ini yang menjadi tugas berat kita dan mengharuskan kita untuk bekerja keras. Tuntas 100 persen penanganan banjir ini tidak akan terwujud, selama Batam masih tambal sulam. Apalagi aktivitas cut and fill yang dilakukan tanpa perencanaan matang,” kata Ria. (sm/ra)

3 thoughts on “Dahlan Bantah Tak Sependapat dengan Ria

  1. xixixi banjir akan menjadi trademark batam kalau tidak secepatnya di atasi pak,batuaji banjir, piayu banjir lumpur krn longsor🙂.

    mari kita patenkan banjir sebelum banjir di klem oleh negara lain🙂

  2. Ass wr, wb
    Pak Ria kemarin saya melintas di persimpangan bandara hang nadim pada saat traffic light merah saya lihat penebangan pohon dalam jumlah besar sedang dilakukan menggunakan excavator dan back hoe, pohon 2 yang di tebang sudah berusia puluhan tahun , sedang penebangan dilakukan dalam beberapa hari saja, saya kuatir di perempatan bandara pada saat hujan sudah banjir ditambah lagi dengan penebangan 2 tersebut, apakah sdah ada peraturan dalam hal penebangan pohon 2 dan cut and fill dari bukit 2 tersebut. wass, yusran
    —–
    Pak Yusran, Terimakasih atas laporannya.
    Peraturan Cut & Paste ada di setiap system Windows.. eh..🙂 Kok jadi ngomongin IT, maksud sy Cut & Fill diatur dan diawasi oleh Otorita Batam, bahka terlebih dahulu harus mendapatkan Fatwa Planologi dari OB, walaupun tentu sebagai unsur Pemerintah Pemko juga berwenang melarang hal tersebut. demikian juga Penebangan Pohon, bahkan ada peraturan Mentrinya.
    BTW: Nanti Kita akan tinjau ke lapangan.
    Thanks & Wassalam
    Ria

  3. Assalamualaikum,

    Iya….rekan2 di Teksi juga banyak yang ngeluh, beberapa hari belakangan nggak bisa operasi betul.

    Banjir udah di Hak Patent-kan Tetangga tahun lalu, sebahgian kawasa Johor udah dafarin, tinggal kalau udah masuk kawasan persekutuan, baru ada announcement bahwa ” Banjir sudah di Hakpatentkan di sono….”

    Mari kita bebaskan banjir, biar keluar dari Batam..>!

    wassalam
    —–
    Thanks atas comment nya
    Wassalam
    Ria

    Green, green Batam…grennnnn.>>!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s