Hutan Nongsa Jadi Kebun Binatang

Kamis, 20 Maret 2008

BATAM, TRIBUN – DPRD Batam akhirnya mengesahkan Ranperda Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) menjadi Perda di kantor DPRD Batam, Rabu (19/3). Ada beberapa poin menarik yang dihasilkan dalam keputusan tersebut.
Poin terbaru yakni pengalokasian 80-100 hektare lahan di hutan Nongsa menjadi kebun binatang. Hanya saja sejauh ini belum diperoleh kepastian konsep yang akan dikembangkan.

Wakil Ketua Pansus Ranperda RTRW Muhammad Zilzal mengungkapkan, nantinya masih akan dibentuk Perda Rencana Detil Tata Ruang (RDTR).”Perda inilah yang akan mengatur secara detil alokasi lahan,” ujar Zilzal.

Dalam pandangan akhirnya, sembilan fraksi-fraksi di dewan menyatakan setuju Ranperda RTRW itu dijadikan Perda. Semua menyebut sudah sesuai dengan harapan. Pembahasan mengakomodir beberapa hal yang sangat prinsip.

Muhammad Zilzal dari PKS menyebut menyetujui Ranperda menjadi Perda dengan beberapa catatan yakni mengakomodir permasalahan kampung tua, menyediakan kawasan pertanian yang kepemilikannya dimiliki Pemko di satu kawasan di luar pulau Batam.

Perlu kajian terhadap dampak pencemaran industri perkapalan akibat kebijakan pemerintah. Sehingga dapat diketahui secara pasti radius pencemaran yang merugikan terhadap ekosistem dan biota laut karena berpengaruh pada kehidupan biota laut dan penghidupan nelayan tradisional.

Kepala Bapeko Batam Wan Darussalam mengatakan ada beberapa pulau yang akan dijadikan potensial tambang. “Saya lupa tapi tidak sampai 10 pulau. Pulau itu akan dikunci dalam perda RTRW. Kalau pulau itu sudah selesai digali untuk mencari bauksit maupun pasir darat, pihak pengusaha harus mengusahakan pulau itu agar bisa ditanami untuk pertanian, tidak boleh ditinggalkan begitu saja,” kata Wan Darussalam.

Lahan yang disiapkan untuk pertanian diantaranya di Rempang, Galang baru, Pulau Bulan, Kepala Jeri dan pulau yang khusus untuk itu sesuai kajian pertanian.

Walau Perda RTRW Kota Batam 2008-2028 sudah disahkan, masih menunggu persetujuan dari provinsi maupun pusat terkait substansi perda itu. Perda tersebut akan ditinjau setiap lima tahun sekali.

Wakil Wali Kota Ria Saptarika mengatakan menyetujui pengesahan perda RTRW itu dan diharapkan bisa dijalankan dengan baik. “Kita tunggu persetujuan dari pusat. Selanjutnya pembangunan di Batam akan mengacu kepada RTRW itu,” katanya.

Sidang paripurna tersebut termasuk pemecah rekor. Selama ini jumlah anggota dewan yang hadir untuk menyetujui ranperda yang dibahas di pansus rata-rata 25-27 orang yang hadir. Namun untuk menyetujui ranperda RTRW ini anggota dewan yang hadir sebanyak 38 orang.(hat)

2 thoughts on “Hutan Nongsa Jadi Kebun Binatang

  1. Ass,alamualaikum wr,wb. Pak Ria ini masukan dalam hal penyusunan RTRW semoga bermanfaat buat pak ria .

    Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) merupakan alat pengaturan dan pengendalian dan pengarahan pemanfaatan ruang di wilayah pulau batam, RTRW akan merupakan dasar pengambilan kebijakan pembangunan di wilayah batam maka sebaiknya penetapan RTRW dilakukan dengan parsisipatif masyarakat . dahulu penataan ruang lebih birokratis ( Power Center) sekarang lebih demokratis ( People center)masyarakat dilibatkan sepenuhnya dalam kegiatan pengelolaan, pengembangan kawasan tsb mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan sampai pada tahap pengawasan dan evaluasi kegiatan,seperti halnya musrenbang sudah tepat,
    Titik berat penataan ruang adalah zonasi.
    Penataan Ruang bersifat Pro Nature, Pro People , Pro Job dan Pro Technology.
    Penataan Ruang agar melindungi peninggalan bersejarah dan budaya Melayu, dengan demikian kita harus menata ruang untuk membuka lapangan kerja baik formal maupun in formal,
    Teknologi pun harus diperhatikan untuk mewujudkan kota yang efektif dan efisien mengingat wilayah yang terbatas.
    Penataan ruang dipedesaan merupakan instrumen penting pemberdayaan masyarakat desa dalam ketahanan pangan,
    Penataan Ruang dan pemanfaatan pesisir ditujukan untuk pengembangan dan pemanfaatan ruang pesisir dan laut bagi kegiatan sektor2 ekonomi pesisir secara serasi, seimbang serta menghindari konflik pemanfaatan ruang antar sektor, meminimasi kerusakan lingkungan dan sebesar besarnya memberikan kesejahteraan bagi masyarakat setempat.
    Dalam sektor perikanan masyarakat pesisir didukung industri pengolahan hasil – hasil perikanan, pengalengan ikan, tepung ikan, pengasapan, pengasinan serta penyiapan cold storage..
    Penataan ruang harus ada keseimbangan penataan ruang perkotaan dan pedesaan.
    Ada kecenderungan melihat kawasan berdasarkan batas administratif tanpa memperhatikan kawasan ini sebagai suatu bio region.
    rekomendasi dalam penataan ruang a.l :
    1. Penguatan sistem pengendalian.
    2.Penguatan kelembagaan.
    3.Penguatan sistem tata ruang dengan ciri keulauan
    berupa keterpaduan antara penataan ruang darat
    dan laut.
    4. Penekanan pada keseimbangan penataan ruang
    pedesaan dan perkotaan ( urban- rural Linkage)
    5. Mekanisme insentive dan disisentive.
    6. Pengarturan hak – hak komunal dan lokal.
    7. memperhitngkan evaluasi ekonomi menyeluruh,
    yang tidak didasarkan pada mekanisme pasar,
    serta pentingnya melakukan perlindungan terhadap
    ruang terbuka hijau baik diperkotaan maupun dalam
    konteks wilayah.
    8. Penegakan hukum ( Law enforcement ) dan perlu
    nya sanksi bagi pelanggar Perda RTRW..
    9. Ruang terbuka hijau (RTH)sebaiknya berkisar 30 –
    40 % dari luas pulau batam .
    10 menetapka suatu kawasan menjadi daerah resa
    pan air yang pada umumnya disebelah hulu dae
    rah yang dimanfaatkan sebagai aktifitas kehidupan
    sehari hari.

    Wassalamualaikum Wr, wb.
    Yusran.
    —-
    Ok Terimakasih Pak Yusron, di RTRW Kota Batam yang baru ruang terbuka hijau Kota Batm sdh memenuhi 30% tentang hal lain yang menjadi masukan Pak Yusron sy sangant sependapat.
    Kayaknya kapan2 kita perlu KOPDAR nih bisar bisa chit-chat.
    Thanks & Wassalam
    Ria

  2. Ass wr wb pak ria , baik saya jg ingin KOPDAR Nih pak ria, kapan pak ria ada waktu bisa ketemu ,
    terima kasih pak ria.
    Insyaallah dalam minggu depan kita ketemu pak ria.
    terimakasih .
    wassalamualaikum wr wb.
    yusran.
    ——-
    Silahkan follow upi via Japri.
    Thanks & Wassalam
    Ria

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s