Kenaikan Tarif Air Terganjal

BATAM, TRIBUN – PT Adhya Tirta Batam (ATB) bakal menaikkan tarif air periode kedua terhitung 1 April nanti. Namun Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika menilai, ATB tidak bisa langsung memberlakukan kenaikan tarif.

Sebab, harus ada rapat terlebih dahulu antara Pemko Batam, OB, dan DPRD. Lagipula, persyaratan peningkatan kualitas baik air maupun layanan yang dibebankan kepada PT ATB sesuai dengan perjanjian sebelum kenaikan tarif air periode pertama pada Desember lalu, belum diketahui hasil evaluasinya.

“Kan harus ada evaluasi terhadap janji-janji ATB yang wajib dipenuhi sesuai perjanjian sebelum kenaikan tarif air Desember lalu. Apa hasil evaluasinya saja Pemko Batam belum menerimanya,” papar Ria kepada Tribun di Tanjungpinang, Minggu (30/3).
Berdasarkan keputusan nomor 106/KPTS/KA/XII/2007 tertanggal 17 Desember 2007 yang diteken Ketua Otorita Batam Mustofa Widjaja, tarif air naik dalam tiga tahap yakni per 1 Januari 2008, 1 April 2008, dan 1 Januari 2009. Hampir semua jenis pelanggan mengalami kenaikan, kecuali untuk industri, pelabuhan, dan bandara dengan alasan tarifnya sudah maksimal.
Ria berjanji akan memanggil pihak PT ATB jika tetap menaikkan tarif air. Namun Pemko Batam hanya menunggu  informasi dan penjelasan dari PT ATB dan Otorita Batam.
Ketua Otorita Batam Mustofa Widjaja menjelaskan, ia sudah mendengar rencana kenaikan tarif ATB. Bahkan OB sudah membentuk tim khusus untuk memonitoring kenaikan air ini.
Mustofa mengaku tetap membuka pendapat atau masukan mengenai kenaikan air ini.”Kita lupa yang naik apa aja, yang saya ingat ada empat. Kita sudah menugaskan Fredy Tanoto dalam tim ini,” ujar Mustofa Wijaya.(nix/ucu)

Advertisements

One thought on “Kenaikan Tarif Air Terganjal

  1. Pak Ria, kenapa ga bisa diperjuangkan agar kenaikan itu memakai klasifikasi. Utk perumahan menengah ke atas dinaikin paling tinggi, misalnya sukajadi/dutamas/san donna/casablanca/villabukit indah/dan sejenisnya. Utk yg menengah ke bawah spt banyak perumahan di batuaji dan terutama sagulung jgn sampe disamaratakan. Tidak adil ini namanya P Ria.
    ———
    Hi Mas Tigis, terimakasih atas aspirasinya.
    Sebenarnya apa yang disampaiakn Mas Tigis, itulah salah satu yang menjadi kesepakatan perjanjian konsesi Air ATB tsb, dimana mereka di diperkenankan menailkkan tarif Air untuk pelanggan di bawah nilai cubic tertentu, walaupun tidak membahasakannya per klasifikasi perumahan, apa lagi nama perumahannya… itupun harus telah didahuli memperbaki pelayanan-pelayanan mereka…. apalagi perlu di fahami bahwa kesertaan Pemko Batam dalam konsesi Air ATB tsb adalah cuma sub Otorita Batam, jadi tidak berwenang penuh…. sebabnya adalah bahwa jauh sebelum Pemko Batam itu ada, Konsesi Air ini telah di buat oleh antara OB dan ATB.
    Demikian Thanks & Wassalam Ria.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s