Tarif Air Naik Lagi

Senin, 2008 Maret 31

Secara bertahap Ketua Otorita Batam (OB) Mustafa Widjaja dalam SK Nomor106/KPTS/K/XII/2007, menyetujui kenaikan tarif air diberlakukan untuk tiga kali. Setelah naik per 1 Januari 2008 lalu, kembali PT Adhya Tirta Batam (ATB) akan menaikkan tarif pada Selasa, 1 April esok. Kemudian kembali ATB akan menaikkan tarif air per Januari 2009.
Pada kenaikan tarif per 1 Januari 2008, pemakaian air 0-10 meter kubik untuk rumah tangga murah tidak mengalami kenaikan. Begitu juga untuk rumah ibadah, Puskesmas dan klinik yang pemakaiannya 0-20 meter kubik juga tidak mengalami kenaikan. Namun, pada tahap ke dua kenaikan April ini, pemakaian air antara 11-20 meter kubik untuk rumah murah mengalami kenaikan Rp200 per meter kubik. Sedangkan untuk 0-10 sama sekali tidak mengalami kenaikan.
Menanggapi pemberlakukan kenaikan tarif tahap ke dua yang mulai berlaku esok, Wakil Wali Kota (Wawako) Batam Ria Saptarika hanya mengatakan harus ada pertemuan terlebih dahulu sebelum ATB menarik tarif baru. Selama ini, Ria belum mendapat informasi mengenai rencana kenaikan tarif air tahap ke dua ini.
“Sebelum menaikkan harusnya ATB melakukan sosialisasi. Terkesan Pemko mendukung PLN menaikkan tarif, tapi sebelum PLN menaikkan tarifnya mereka telah sosialisasi bahkan kepada unsur Muspida,” ungkap Ria Minggu (30/3).
Ditanya tahu tidaknya ia dengan keputusan kenaikan tarif air per 1 April ini, Ria mengaku belum tahu. Sebelum ada kenaikan menurutnya perlu ada evaluasi dan apakah dengan kenaikan ini ATB telah melakukan perbaikan-perbaikan. Ketika diminta komentarnya mengenai kinerja PT ATB, Ria tak bisa berkomentar lebih jauh.
“Kesimpulannya sebelum mengambil keputusan sebaiknya duduk bersama antara OB, Pemko, DPRD Kota Batam dan PT ATB. Ini dilakukan sebelum tarif dinaikkan,” tegasnya.
Diketahui per 1 April ATB mulai menarik tarif air dengan tarif baru. Sementara sampai saat ini ATB belum melakukan pertemuan dengan Pemko maupun DPRD Kota Batam. Kata Ria, meski belum ada pertemuan dan ternyata ATB tetap menaikkan tarif, maka ia tetap akan memanggil ATB untuk membahas mengenai hal ini. Walau Pemko tidak bisa membatalkan kenaikan tarif meski pun belum ada pembicaraan, Ria tetap berjanji akan membahas dan membicarakan hal ini dengan baik-baik.
“Sejauh ini OB pun tidak ada menyampaikan pemberitahuan pada kita. Sekarang ini kan saya yang ada di Batam karena Pak Wali tengah berada di luar kota. Harusnya mereka menyampaikan informasi kepada saya,” pungkasnya.
Paska kenaikan tarif air per 1 Januari, beberapa tahapan telah dilakukan oleh OB. Yakni saat ini ATB tengah melakukan pemasangan pipa air di simpang Panbil hingga Simpang Plamo sepanjang 40 meter dengan diameter 800 Cm. Dipasangannya pipa ini untuk memaksimalkan suplai air ke WTP Duriangkang di wilayah Batamcentre.
Dalam perjanjian ATB akan menambah air di WTP Tanjung Piayu dari 225 liter per detik menjadi 375 liter per detik.
Sebelum memberlakukan tarif baru per 1 April, harusnya ATB terlebih dahulu memenuhi 17 item syarat yang harus dipenuhi ATB. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Batam M Zilzal, Kemudian dari 17 item itu, apa-apa tahapan yang sudah dicapai ATB harus diekspos. Dengan begitu masyarakat mengetahui sejauh mana perbaikan yang telah dilakukan oleh ATB.
“Sama dengan OB menaikkan tarif pass di bandara. Harus disertai dengan perbaikan-perbaikan. Jadi apa yang menjadi perbaikan harus disampaikan ke masyarakat. Agar tidak terjadi pergolakan jika terjadi kenaikan,” ujarnya.
Idealnya, terlebih dahulu PTA TB melakukan publis ke publik. Zilzal selaku Wakil ketua di komisi III akan mengusulkan ke Komisinya untuk melakukan peninjauan ke tempat-tempat yang saat ini tengah dievaluasi oleh ATB. Dengan begitu dapat diketahui sejauh mana target pencapaian yang telah dilakukan.
Teknisnya, kata Zilzal akan melibatkan Pemko dan OB. Karena dalam konsesi dua pihak ini terlibat, sehingga untuk evaluasi Pemko dan OB harus terlibat. Dewan dalam hal ini menurutnya hanya sebagai fasilitator. “Follow up yang kita lakukan untuk saat ini ya dengan memanggil dua instansi ini,” katanya.
Sejauh ini ia mengakui belum ada surat pemberitahuan mengenai kenaikan tarif per 1 April ini dari ATB. Seharusnya hal tersebut diberitahukan ke dewan. Secara terpisah Ketua DPRD Kota Batam Soerya Respationo juga belum menerima laporan mengenai kenaikan tarif air per 1 April ini. Diakuinya, Komisi III selaku mitra PT ATB belum menyampaikan laporan tersebut.
“Coba cek ke Komisi III dulu. Kalau mereka mengakui kaget dengan rencana kenaikan tarif tahap dua ini, ya saya juga kaget,” jawabnya singkat.
Adapun upaya peningkatan yang harus ditempuh PT ATB yakni, PT ATB harus membangun WTP Tanjung Piayu tahap dua dengan kapasitas 150 liter per detik. Paling lama ATB melakukan itu, empat bulan sejak SK ini ditetapkan. Pada tahap ke tiga, ATB harus membangun WTP Duriangkang 500 liter per detik, dalam waktu 12 bulan. Pembangunan dua WTP itu, katanya harus disertai dengan jaringan pendistribusian. Upaya lain yang tidak tercantum dalam lampiran namun harus dilaksanakan oleh PT ATB adalah melakukan penyambungan air ke Kampung Tua. Ditambah dengan menerapkan usulan OB agar ATB melakukan obligasi.
Kepastian kenaikan tarif air tersebut dibenarkan Humas ATB Adang Gumilar kepada Batam News kemarin. Katanya, kenaikan tersebut sesuai dengan SK yang dikeluarkan ketua Otoritas Batam Mustofa tanggal 17 Desember lalu, yaitu dilakukan secara bertahap.
‘’Kan di SK tersebut sangat jelas. OB mengizinkan kenaikan tarif secara bertahap, yaitu tiga tahap. SK-nya satu, bukan dibuat dipisah-pisah,” jelasnya.
Soal beberapa hal yang ditekankan OB dan harus dipenuhi ATB, Adang mengatakan, ATB sudah dan sedang melakukan persyaratan-persyaratan tersebut. Namun ATB juga tidak bisa sekaligus memenuhinya atau dilakukan secara bertahap.
‘’Jadi tidak serta merta pelayanan langsung membaik sesuai harapan pelangga. Pelanggan harus bersabar karena sedang dalam proses,” ujarnya.
Di antara hal yang sedang dilakukan ATB untuk memperbaiki layanan antara lain, menambah kapasitas air dengan meningkatkan produksi di dam Duriangkang dan Tanjungpiayu, menambah sambungan baru sebanyak 1.000 pelanggan perbulan, membangun pipa ATB dari sempang Panbil ke Plamo Garden, meningkatkan pelayanan kepada pelanggan lama dengan menambah waktu hidup air, serta akan membangun Duriangkang Tahap 3. ‘’Duriangkang tahap 3 mulai dibangun awal April ini dan akan siap April 2009 mendatang. Selain itu, berbagai pelayanan lain terus ditingkatkan seperti menambah pelayanan call centre dan sebagainya,” pungkasnya. (batam News)

One thought on “Tarif Air Naik Lagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s