Dahlan-Ria Minta LPJ ATB

Selasa, 01 April 2008
Adang: Kami Tidak Berpangku Tangan
BATAMCENTRE- Walikota dan Wakil Walikota sependapat untuk meminta laporan pertanggung jawaban PT ATB selaku pengelola air bersih di Batam, terkait akan naiknya tarif air bersih gelombang kedua mulai hari ini. Sementara itu, Humas PT ATB Adang Gumilar menyatakan, pihaknya tidak berpangku tangan ketika tarif air naik. Pihaknya saat ini terus dan tengah berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.”Kemaren ada rekomendasi dan juga ada syarat-syarat yang harus dipenuhi, ya penuhi dulu dong syarat-syarat yang telah ditentukan, baru boleh dinaikan tarif, tidak serta merta begitu,” ujar Ahmad Dahlan usai menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Kota Batam kemarin.

Disebutkannya, dirinya bukan setuju dan tidak setuju tentang kenaikan tarif air tersebut, melainkan PT ATB harus memenuhi persyaratan seperti yang pernah diberikan pada rapat rekomendasi beberapa waktu lalu.

Ditempat terpisah, Wakil Walikota Batam Ria Saptarika juga mengatakan hal yang sama. Menurut Ria, hingga saat ini Pemko Batam belum mendapatkan report (laporan pertanggung jawaban. red) dari ATB sebagai bentuk realisasi dari syarat-syarat yang telah diajukan oleh pemerintah, baik DPRD, maupun Pemko Batam beberapa waktu lalu.

Disebutkan Ria, ATB harus menjelaskan dulu laporan pertanggung jawaban atas syarat-syarat yang diajukan, baru proses kenaikan tarif dilakukan.

“Tunda dulu (kenaikan tarif air,red), sebelum ada komunikasi dan laporan dari ATB atas realisasi dari syarat yang telah diajukan,” tegas Ria.

Menurutnya, jika kenaikan terus dilakukan oleh ATB pada hari ini, maka pemerintah akan memanggil ATB dalam bentuk penjelasan dari ATB terkait hal tersebut. Selain itu, Ria juga mengatakan, jika ATB bersikukuh menaikan tarif air, maka ATB telah mendatangkan masalah baru.

“Kita mengharapkan ATB tidak melakukan itu (menaikan tarif air,red), kita akan panggil untuk minta kejelasan, sebelum ada kejelasan jangan dinaikan dulu,” tandas Ria.

Terus Tingkatkan Pelayanan
Humas PT ATB Adang Gumilar mengharapkan masyarakat bisa memaklumi usaha PT ATB untuk terus berupaya meningkatkan pelayanan. Kata Adang, perbaikan layanan butuh waktu dan proses.

“Tahapan perbaikan kinerja sedang dan sudah dilakukan,” katanya.

Adang pun merinci secara detail upaya ATB untuk meningkatkan pelayanan. Langkah-langkah itu antara lain, pertama, menambah pipa diameter 800 dari Simpang Panbil ke Plamo Garden sepanjang 4 kilo.Pipa ini untuk memaksimalkan suplai air dari WTP Duriangkang ke pelanggan Sukajadi, Batam Center, Sei Panas dan Bengkong.

Kedua, penambahan kapasitas WTP Tanjungpiayu 150 liter perdetik. Penambahan ini akan menjadikan WTP Tanjungpiayu mampu memproduksi air 375 liter perdetik.

“Penambahan ini, bisa memperbaiki layanan Tj Piayu, sebagian Batuaji, sampai ke Marina,” katanya.

Sedangkan proyek utama PT ATB lanjut Adang adalah membangun WTP Duriangkang tahap III yang akan selesai, April 2009.

“Jadi semua proses itu bertahap. Tidak bisa instan. Kita terus berusaha memaksimalkan pelayanan seiring kenaikan tarif air,” ujarnya.

Ditambahkan Adang, dengan peningkatan produksi WTP Tanjungpiayu dan pemaksimalan WTP Duriangkang yang ada saat ini, PT ATB secara bertahap sudah menambah penyambungan baru ke 1.000 pelanggan setiap bulan.

“Pokoknya kita terus berusaha memenuhi keinginan pelanggan. Bahkan ATB mulai dari ini, 1 April sudah mengaktifkan call centre. Call centre itu melayani komplain, info tagihan dan laporan kebocoran,” sebutnya.

Selanjutnya Adang mengharapkan masyarakat untuk bersabar. Dia pun mengaturkan terima kasih kepada pelanggan yang bisa memaklumi upaya keras PT ATB dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

Cari Simpati
Sementara itu, Sekretaris Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Andi S Mukhtar mengharapkan, pihak-pihak terkait tidak memanfaatkan momentum skenerio penyesuaian tarif air April ini sebagai cari simpati konstituen. Sebab dia mengikuti betul proses penetapan kenaikan tarif air ATB dan sosialisasinya.

“Saya berfikir, itu hanya memanfaatkan momentum, ketika masyarakat lelah. Mereka mau menunjukan, kalau mereka berjuang. Tapi saya percaya masyarakat sudah sangat cerdas kok,” katanya.

Andi menyatakan, masyarakat saat ini butuh komitmen. Kalau tolak, tolak sekalian dan dukung dukung sekalian. Tapi semua proses itu sudah usai, dan semua elemen masyarakat sudah tahu bakal terjadi tiga skenerio kenaikan.

“Jangan sampaikan ada skenerio politik untuk ambil hati masyarakat lah dalam momentum ini. Kalau betul-betul murni berjuang untuk rakyat, kita minta komitmen elemen terkait agar tidak ada kenaikan listrik di Batam. Sebab kenaikan listrik tahun 2003, sebesar 30 persen sudah memberatkan masyarakat,” katanya.

Bohongi Masyarakat
Anggota DPRD Kota Batam Irwansyah hingga kini realisasi dari syarat-syarat yang diajukan oleh pemerintah terhadap ATB belum ada.

“Syarat-syarat yang kita ajukan belum dilakukan, enak aja mau menaikan tarif lagi,” ujar Irwansyah.

Disebutkannya, dalam hal ini OB selaku yang memiliki regulasi terhadap ATB ikut bertanggung jawab. Jika tarif jadi naik, lanjut Irwansyah, berarti OB telah menipu dewan, yang berarti juga menipu masyarakat

Sejauh ini, sudah tiga bulan dilakukan kenaikan tarif air yang pertama, yakni pada Januari lalu, namun hingga sekarang dinilai Irwansyah belum ada pelayanan yang baik dari ATB kepada masyarakat. Seperti penyambungan air, yang hingga kini di Tanjung Ria masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan air bersih dari ATB.

“OB selaku regulator yang memberikan persetujuan dalam hal ini harus bertanggung jawab, dan seharusnya dialah yang bertanggung jawab mengawasi kinerja ATB ini. Hingga sekarang belum ada perubahan yang dilakukan ATB. Perbaikan pelayanan yang signifikan tidak ada, janji harus direalisasikan dulu” ujar Irwansyah.

Ditambahkannya, terkait dengan layanan SMS yang telah dibuat oleh ATB, sebagai bentuk pelayanannya kepada masyarakat dinilai Irwansyah juga tidak memiliki pengaruh yang besar dalam kinerjanya. Menurutnya, yang harus direalisasikan oleh ATB saat ini hanyalah memperbaiki pelayanan air bersih kepada masyarakat. (sm/an)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s