Ria Tolak Smart Card BBM

Selasa, 2008 April 01

Wali Kota Batam, Ria Saptarika, menolak keras rencana pemerintah pusat menerapkan Smart Card atau kartu pintar untuk membatasi pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) yang bersubsidi pada April mendatang. Ria mengaku tidak setuju kalau Batam dijadikan sebagai pilot project penerapan Smart Card BBM. Menurut Ria, Smart Card yang membatasi pemakain BBM untuk motor dan mobil tidak masuk akal.

“Saya tidak setuju, bila Batam diterapkan dengan Smart Card BBM, contoh sederhana saja, untuk sepeda motor yang isinya 5 liter, masa hanya diberikan 2 liter per hari,” tegas Ria, Senin (31/3). Surat protes keberadan wacana penerapan Smart Card di Batam, sudah disiapkan dan tinggal dikirim ke Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM). Penerapan Smart Card di Batam, tidak tepat sasaran bagi pemerintah, karena tempat Batam tersolir.
“Kalau di Bali ditetapkan sebagai pilot project Smart Card. Kalau Batam yang dipilih, itu seakan-akan dipaksain,” tegasnya.
Sementara itu, Sales Representative BBM Retail Wilayah Kepri dari Pertamina Batam, Luffi Kukuh Pambudi, mengatakan untuk bulan April ini, tidak mungkin diterapkan Smart Card BBM di Batam.
Surat perintah dari Pertamina Pusat ataupun dari Menteri ESDM mengenai bahwa Batam akan dijadikan pilot project BMM yang mengunakan Smart Card, belum ada. Menurut Luffi, SPBU yang ada di Batam, sudah resah dan terus menanyakan kapan akan diperlakukan Smart Card, setelah di Jakarta diterapkan. Untuk menerapkan pilot project BBM Smart Card di Batam, butuh kajian yang mendalam.

Sebab sebanyak 20 SPBU di Batam, masing-masing harus dipasang sistem Smart Card dan alat tersebut siapa yang akan membelinya.
Untuk memastikan penerapan Smart Card di daerah lain Cabang Pertamina Batam, sudah menghubungi Pertamina Sumatera Barat dan Bali. Namun dua kota itu juga mengaku Smart Card belum diberlakukan.
Isunya, sepeda motor hanya diberikan 2 liter per hari. Sedangkan untuk mobil pribadi akan diberikan 5 hingga 7 liter per hari. ”Ini sulit, diterapkan di Batam, kalau memang itu sudah menjadi keputusan petinggi pertamina dan pemerintah, mau tak mau harus dilaksanakan,” paparnya.(Batam News)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s