Komisi III Hanya Formalitas

Wednesday, 09 April 2008
Muspida Setujui Tarif PLN Naik
BATAM (BP) – PENOLAKAN kenaikan tarif listrik oleh sejumlah kalangan masyarakat, LSM hingga pelaku bisnis tak ada pengaruh. Pasalnya unsur Muspida Kota Batam yang diwakili Wali Kota, Ketua Otorita Batam dan Ketua DPRD telah menyetujui kenaikan dengan rata-rata 12,5 persen tersebut.“Pembahasan yang dilakukan oleh Komisi III saat ini, tidak lebih dari formalitas belaka dan tidak akan berpengaruh sama sekali,” ungkap Wakil Ketua Komisi III M Zilzal, kemarin.
Dikatakannya, dalam musyawarah pimpinan daerah (Muspida) akhir tahun lalu, telah memberi persetujuan kenaikan tarif listrik. Ketiga unsur pimpinan, Ketua DPRD, Walikota, dan Ketua OB, juga telah menemui menteri perdagangan, perindustrian, dan ESDM untuk menyampaikan hal ini.
“Jadi kita ini adalah pelengkap penderita saja,” katanya.
Ia menyebut, hasil telaah Komisi III nantinya akan disampaikan ke Ketua DPRD dan tidak akan melalui paripurna.
Dihubungi terpisah, Ketua DPRD Soerya Respationo mengakui memang Muspida menyetujui kenaikan. Namun tidak serta-merta tarif listrik bisa dinaikkan. Masih ada mekanisme yang harus ditempuh, yakni pembahasan di Komisi III.
Soerya menyangkal kalau pembahasan ini hanya formalitas. Apalagi sengaja mengulur waktu untuk memberi celah pendekatan khusus kepada PT PLN Batam.
“Ini masalah hajat hidup rakyat, jadi harus menempuh mekanisme pembahasan di wakil rakyat,” katanya usai menyaksikan penampilan Gabriel di Gedung DPRD, kemarin.
Masalah apakah nanti hasil kajian Komisi III bertentangan dengan keputusan Muspida, adalah hal yang wajar. Sebab meski melakukan pembahasan, keputusan tetap ada di rapat gabungan pimpinan yang juga menyertakan pimpinan fraksi di DPRD.
Namun secara pribadi, Soerya mengaku, sangat tidak setuju jika kenaikan yang dilakukan PLN adalah untuk mencari keuntungan. “Tapi sebatas operasional, kita setuju,” katanya.
Rapat gabungan unsur pimpinan dan PLN inilah yang nantinya memutuskan naik tidaknya tarif listrik. Termasuk berapa persentase kenaikannya. Namun tidak ada limit yang diberikan untk melakukan pembahasan ini.
Dirinya juga menegaskan, jika ada anggotanya yang ketahuan “bermain” Soerya berjanji akan meminta Badan Kehormatan untuk menyelidiki. Jika terbukti benar, dirinya akan merekomendasikan kepada pimpinan partai untuk menarik anggotanya dari DPRD.
Bijak Tentukan Tarif
Di tempat terpisah, Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika juga mengakui Muspida sudah memahami keinginan PLN Batam menaikkan tarif. Muspida, katanya, tak menolak karena kenaikan itu berkaitan dengan naiknya harga gas.
“Namun, saya tetap berharap PLN lebih bijak. Kenaikan tarif nantinya, harus benar-benar tak memberatkan masyarakat,” katanya.
Posisi Pemko Batam saat ini, kata Ria, menunggu rekomendasi DPRD Batam yang juga merupakan bagian dari pemerintah daerah. Muspida, lanjutnya, sudah mencoba melobi ke pusat. Namun, belum ada keputusan Batam akan mendapatkan insentif khusus.
“Dari konsultasi saya ke ahli energi dari Bandung, PLN harus melakukan audit energi. Sehingga diketahui berapa biaya operasional ideal. Sehingga, bisa ketahuan di sektor mana bisa dihemat dan akhirnya PLN bisa memberikan angka-angka penyesuaian tarif yang lain, yang tak memberatkan,” ujarnya.
Ria yang ditanya, adakah kontribusi lain yang diberikan PLN ke Pemko Batam selain pendapatan Pemko dari sisi pajak penerangan jalan yang otomatis naik, jika tarif listrik naik, mengatakan, dari sisi pendapatan tak ada.
Namun, katanya, PLN pernah menyatakan ke Pemko akan membantu pemasangan aliran listrik di kawasan-kawasan di Batam yang belum diterangi listrik.
“Itu sempat mereka utarakan. Salah satu yang sudah dipasangi listrik di kawasan Dapur 12 Sagulung. Yang lain, bertahap akan mereka pasang,” katanya. (ary/med)

Advertisements

2 thoughts on “Komisi III Hanya Formalitas

  1. Pak Ria
    Sebenarnya apa yang sedang terjadi di kasus ini pak ?
    Please jelaskan kepada masyarakat.

    Sumpah saya kaget setengah mati, Ketua OB, Walikota, Ketua DPRD dst yang termasuk dedengkot Muspida Batam menyetujui kenaikan tarif PLN dengan tanpa syarat.

    Saya terusterang curiga, pasti ada deal – deal tertentu, yang ujung-ujungnya duit dan suap.
    Semoga kecurigaan saya salah. Amin.

    Saya juga penasaran tentang kesehatan PLN batam, Dia untung berapa rugi berapa? masyarakat gak tau.
    Please tolong pak, Masyarakat perlu pimpinan jujur.

  2. waduh…saya setuju banget dgn pak younan, ayo pak ria jelaskan dong…
    —–
    Mohon maaf nih kalau menyangkut lain pihak saya no comment… 🙂
    Thanks & Wassalam
    Ria

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s