Khawatir Warga tak Bisa Milih

Kamis, 24 April 2008Khawatir Warga tak Bisa MilihBATAM, TRIBUN – Lambatnya pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) SIAK ternyata cukup membuat Pemko Batam khawatir. Wali Kota Batam Ahmad Dahlan melobi Mendagri Mardiyanto agar diperbolehkan menggunakan KTP kuning saat Pemilu 2009 nanti.

Dahlan mengutus Asisten I Bidang Pemerintahan Drs Asyari Abbas bersama Kepala Dinas Kependudukan Drs Sadri Kairuddin untuk menghadap Mendagri di Jakarta.

“Kita minta pusat mengabulkan permohonan kita ini agar KTP kuning bisa dipakai saat pencoblosan nanti,” kata Dahlan.

Dari penduduk Batam, baru 24 persen yang memiliki KTP SIAK. Sehingga dikhawatirkan bisa mengganggu jalannya Pemilu 2009 nanti. Pasalnya pemerintah menginstruksikan nantinya warga harus menggunakan KTP SIAK saat pemilu.

Kekhawatiran ini sebenarnya telah terungkap saat hearing anatara DPRD Batam dengan Dinas Kependudukan Batam, beberapa waktu lalu. Anggota Dewan tidak yakin warga bisa memenuhi persyaratan penggunaan KTP SIAK saat pemilu.

Setidaknya ada tujuh kecamatan yang belum online dengan Dinas Kependudukan. Sehingga paling tidak diperlukan waktu dua minggu hingga tiga minggu untuk mengurus KTP tersebut. Selain itu juga masih terbatasnya sumber daya manusia sebagai operator pelayanan.

DPRD Batam dan Pemko Batam sendiri telah sepakat Pemilu kali ini belum menerapkan KTP SIAK. Sehingga perlu meminta kelonggaran dari pemerintah pusat.

“Kami berharap agar Mendagri bisa mengabulkan permohonan ini yakni memudahkan warga Batam memilih walau tidak punya KTP SIAK,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Batam, Ria Saptarika mengatakan pemberlakukan KTP SIAK ini untuk kepentingan rakyat. “Saya minta masyarakat mendukung program SIAK ini. Boleh mengkritik tapi jangan sampai menggagalkannya. Kita ingin ada tertib administrasi dengan menggunakan satu nomor kependudukan,” katanya.

Ia menyebut memang pernah dulu dibuat lembar kedua untuk mengetahui lebih detail pekerjaan seseorang termasuk parpolnya, namun kalau itu merasa memberatkan tidak perlu diisi. “Tak usah diisi itu tak masalah, yang penting KTP SIAK ini perlu didukung. Jangan menganggap mempersulit rakyat,” paparnya.

“Kita mau ada kelonggaran karena masih banyak warga belum punya KTP SIAK. Kita minta agar warga bisa memilih walau masih memakai KTP kuning,” ungkapnya.(hat)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s