Komputer Hambat KTP SIAK

Selasa, 29 April 2008

BATAM, TRIBUN – Luar biasa. Dalam satu bulan, setidaknya ada 1.000 permohonan Kartu Tanda Penduduk (KTP) SIAK yang menumpuk di Kecamatan Batuampar.

Menumpuknya permohonan tersebut menyusul perbincangan Anggota DPRD Batam Wardy Atmowiyono dengan Camat Batuampar, Senin (28/4) saat reses. Wardy menyebut rencananya reses hari ini ke Batuampar salah satu yang akan dibahas menyangkut permohonan yang menumpuk itu.

Permohonan itu sudah masuk awal April lalu, sampai kini belum selesai diproses. Wardy menyebut, ada beberapa penyebab KTP SIAK ini lama. Pertama staf di Kantor Kecamatan belum semuanya mahir menguasai IT, sehingga perlu diberi pelatihan lagi. Kedua sarana pendukung seperti komputer masih minim.

Sebagai contoh di Batuampar jumlah warga yang akan dilayani sebanyak 49 ribu jiwa sementara komputer hanya dua unit. Begitu juga di Batam Kota, hanya empat komputer untuk melayani 110 ribu jiwa warga.

“Kita meminta kepada Pemko untuk menambah komputer selain itu petugas Kecamatan supaya belajar lagi agar bisa menguasai komputer,” kata Wardy Atmowiyono usai melakukan reses ke Kecamatan Batam Kota.

Wardy juga mengusulkan supaya Pemko Batam mau menggratiskan pembuatan KTP SIAK itu karena hanya Rp1,2 miliar saja target pendapatan dari KTP. Selain itu agar Pemko Batam memberi keringanan jangan mengharuskan warga yang datang ke Batam membawa surat pindah yang diteken Dinas Kependudukan. “Kalau yang di kampung-kampung mana mungkin ada Dinas Kependudukan di sana. Surat dari camat sudah bisa tak perlu dari Dinas Kependudukan surat pindah,” paparnya.

Permasalahan KTP SIAK ini menjadi besar karena untuk mendapat KTP saja harus menunggu sampai dua bulan. Selain itu prosedurnya sangat berbelit-belit.

Sekretaris daerah (Sekda) Batam, Agussahiman SH meminta kepada para camat untuk menggunakan semua komputer yang ada di kantor camat dioptimalkan. “Saya minta supaya semua komputer dimanfaatkan, nanti kalau kondisinya stabil baru komputer operasional yang dipakai,” paparnya.

Terkait dengan menumpuknya permohonan yang sampai 1000 permohonan, Sekda meminta karyawan kecamatan supaya bekerja lembur pada hari libur untuk mengerjakan permohonan itu agar bisa diproses secepatnya.

Camat Batuampar, Hendri S Sos ketika dihubungi, tidak mengangkat hanpohonenya walau ada nada sambung. Sebelumnya Wakil Wali Kota Batam, Ria Saptarika mengatakan pemberlakukan KTP SIAK ini untuk kepentingan rakyat. “Saya minta semua mendukung program SIAK ini, boleh mengkritik tapi jangan sampai menggagalkannya. Kita ingin ada tertib administrasi dengan menggunakan satu nomor kependudukan,” katanya.

Ia menyebut akan terus melakukan kordinasi dengan para camat agar bisa bekerja dengan baik. “Kita mengakui masih ada keterlambatan , tapi ini hanya sementara saja kalau semua nanti sudah bisa online dari kecamatan ke Dinas Kependudukan tentu akan cepat selesai proses pembuatan surat mulai dari KTP ,KK dan surat lainnya,” paparnya.(hat)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s