Kontraktor Janji 15 Mei Rampung

Tuesday, 29 April 2008
Soal Jodoh Boulevard, Ria Sebut Yazid Bandel
BATAM (BP) – Jika janji kontraktor pembangunan Jodoh Boulevard PT Rosa Lisca tepat, mungkin warga Batam bisa segera berjalan-jalan di boulevard beranggaran Rp3,2 miliar itu.Kepada para anggota DPRD Kepri yang meninjau lokasi pembangunan boulevard tersebut, Senin (28/4) kemarin, Ricardo JH, pimpinan proyek berjanji akan menyelesaikannya 15 Mei, mendatang.
“Kami menambah 70 pekerja lagi agar cepat selesai. Sekitar 15 Mei nanti, sudah bisa selesai,” kata Ricardo kepada Saidul Khudri dan sejumlah anggota DPRD Kepri yang reses di Batam, kemarin.
Jodoh Boulevard untuk kesekian kalinya ditinjau pejabat, baik dari Batam maupun Kepri. Proyek Pemprov Kepri yang tadinya bertujuan memperindah kawasan Jodoh, itu ternyata membuat para pedagang di sana susah.

Pemilik toko maupun PK-5 omzetnya turun. Ricardo beralasan molornya pembangunan boulevard itu karena cuaca yang tak mendukung, sering hujan dan lainnya. Kondisi ini diperparah dengan pekerjaan pemasangan instalasi listrik dan lainnya yang dikerjakan kontraktor lain atau disub-kan, sehingga memperlambat pengerjaan boulevard.
Saidul sendiri tak percaya, boulevard itu selesai bulan Mei. “Mungkin baru dua atau tiga bulan lagi. Namun, saya berharap bisa segera selesai agar bisa dimanfaatkan,” tukasnya.
Emtizar Karyan anggota DPRD Kepri lainnya meminta Gubernur Kepri tak lagi memenangkan kontraktor-kontraktor yang mencederai kontrak dengan Pemprov Kepri. “Kalau suatu proyek molor dan kesalahannya ada di kontraktornya, kontraktornya tak usah dimenangkan lagi. Termasuk dalam kasus Jodoh Boulevard ini,” katanya.
Agar proyek-proyek di Pemprov Kepri tak molor, katanya, proses tendar harus sudah dimulai sejak awal. “Agar tak terburu-buru. Gubernur katanya mau melakukan tender lewat internet,” tukas legislator PAN, itu.

Ria Sebut Yazid Bandel
Sepekan sejak kunjungannya ke Jodoh Boulevard, atau sekitar tanggal 18 Maret, Wakil Wali Kota Ria Saptarika telah meminta Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) M Yazid untuk membuat rute alternatif di kawasan ini. Sayangnya, hingga kini rute tersebut tak kunjung dibuat.
Saat ditanya mengapa Yazid belum juga membuat rute alternatif, Ria menyahut, “Itu (Yazid, red) membandel,” kata Ria, menjawab Batam Pos, kemarin.
Seperti diberitakan, Ria meminta pembuatan rute altrnatif selama pembangunan ruang publik yang menelan anggaran Rp3,2 miliar ini, dengan alasan telah merugikan pedagang.
Ria sendiri sudah berulang kali menghubungi Yazid, secara pribadi maupun melalui Bagian Protokol. Sayangnya, nomor Yazid sering tidak aktif. Kalaupun aktif, Yazid mengaku, berada di luar kota.
Dalam suatu kesempatan, Ria sempat bertemu dengan Yazid. Saat ditanyakan, jawaban yang diterima Ria tidak seperti yang diharapkan. Secara lisan, Ria mengaku, sudah cukup keras menyampaikan instruksinya.
“Jawabannya selalu ‘siap, siap’ terus. Dia saja yang tidak ngerti,” ujar Ria terlihat kesal sambil tersenyum sumbang.
Sebelumnya, tepatnya tanggal 24 Maret, Batam Pos pernah menanyai Yazid perihal ini. Saat itu, Yazid hanya menjawab, “Yang jelas, saya akan membuat laporan ke Pak Wawa (wakil wali kota, red),” katanya menutup mulut.
Dirinya juga telah meminta Asisten Ekbang Syamsul Bahrum untuk mem-follow up agar pembangunan Jodoh Boulevard ini tidak berlarut-larut. Syamsul yang ditemui sesudahnya, mengatakan Pemko hanya membuat perencanaan dan penataan setelah jadi.
Selain masalah rute ini, Ria juga bermaksud menanyakan alasan Yazid mengubah arah lalu lintas di simpang empat Baloi. Sejak beberapa waktu, kata Ria, Yazid telah mengubah arah lalu lintas.
Misalnya kendaraan dari arah Sekupang tak lagi bisa belok kanan ke arah BCS Mall, melainkan harus memutar ke arah Penuin dulu. Begitu pula dengan kendaraan dari arah Penuin yang hendak ke arah Tanjunguma. Untuk rute ini, kendaraan tidak dibenarkan belok kanan, tapi harus lurus dan baru memutar di U-turn dari arah Sekupang.
Yazid yang ditemui di Kantor Wali Kota Batam sesudahnya, masih enggan menjawab. Dirinya menghindar saat ditanyakan alasan dirinya untuk dua hal ini. “Saya mau makan,” katanya lantas masuk mobil.
Dirinya sempat mengisyaratkan untuk sekalian ikut makan. Namun begitu dikatakan setelahnya minta konfirmasi, Yazid pun melaju. (med/ary)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s