Pemko: PLN Lambat Koordinasi

Kamis, 2008 Mei 01

Pemerintah Kota (Pemko) Batam meminta agar PT Perusahaan Listrik Nasional (PLN) Batam membuat surat resmi terkait dikuranginya pasokan gas ke PLN oleh Perusahaan Gas Negara (PGN). Pemko menilai PLN lemah dalam koordinasi, padahal ini menyangkut orang banyak. Lemahnya koordinasi PLN ini terlihat dari belum dikirimnya surat resmi ke Pemko Batam, tentang adanya gangguan pasokan gas oleh PGN.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Agusahiman mengungkapkan tanpa surat pemberitahuan itu, Pemko sulit melakukan koordinasi dengan pihak terkait lainnya. “Hingga jam setengah dua ini, surat dari PLN belum kita terima,” ungkap Agusahiman Senin (28/4) kemarin.
Wakil Wali Kota (Wawako) Batam, Ria Saptarika menyebutkan surat resmi dari PLN itu yang akan menjadi dasar Pemko untuk mengundang PGN agar melakukan presentasi. Meskipun pada Jumat lalu, Direksi PLN Batam telah menyampaikan pengurangan pasokan itu mencapai 50 persen.
Diakui Ria pada Jumat lalu, PLN memperlihatkan surat dari PGN itu pada Pemko. Dalam surat tersebut PGN menjelaskan dikuranginya pasokan karena sedang ada kerusakan pada sumur gas di Grisik. Namun, Pemko tetap meminta alasan logis dari PLN. “Tapi kenapa pasokan ke Singapura lancar justru yang di dalam negeri dikurangi. Harusnya mereka memprioritaskan Batam, apa bedanya kita dengan Singapura,” ujar Ria kesal.
Ria mengatakan masing-masing pihak baik antara PGN dan PLN maupun antara PGN dan Singapura ada kontrak kerja. Namun, kenapa yang pasokannya dikurangi hanya untuk Batam, apakah ini karena kontrak kerja lemah.
Diakuinya dengan pengurangan pasokan gas ini, PLN melakukan pemadaman bergilir. Ia mengharapkan agar PLN dapat melihat titik mana yang perlu dipadamkan. Jika pada saat tidak diperlukan, menurutnya, tidak masalah jika dipadamkan, namun pada jam-jam dibutuhkan harus dihidupkan.
“Pemadaman ini juga berpengaruh pada SIAK yang sudah online. Jika memungkinkan PLN dapat membackup dengan memasang diesel di tiap kecamatan. Jika tidak akan merusak sistem online ini,” katanya.
Ria akan membuat edaran yang ditujukan ke masing-masing SKPD agar melakukan hemat listrik. Itu merupakan salah satu cara membantu PLN Batam. Meski Pemko berjanji untuk hemat listrik, kemarin dari pantauan wartawan koran ini, walau hari sudah siang lampu di loby lantai dua Pemko masih ada yang menyala. Begitu juga di Gedung DPRD Batam.(Batam News)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s