Ria: Masyarakat Pasti Menolak

Kamis, 2008 Mei 01

Rencana Penerapan Smart Card di Batam

Kepala Kerja Unit Pertamina Pusat, Agus, mengatakan bila benar-benar Smart Card diperlakukan di Batam, sesuai dengan rencana pemerintah pusat, semua SPBU di Batam akan menerapkan Smart Card.
“Belum ada kepastian kapan akan dimulai Smart Card atau sering disebut kartu pintar di Batam. 10 permintaan dari Pemko mengenai sistem Smart Card di Batam, seperti yang dimuat di media massa, tim terpadu dari Pertamina nantinya akan terus mempelajari soal permintaan Pemko Batam tersebut,” tegas Agus, kepada Batam News, Rabu (30/4) di kantor Pertamina Batam.

Menurut Agus, seperti yang diberitakan di media masa di Batam, walaupun belum diterapkan sistem Smart Card, namun wacana ujicoba Smart Card di Batam, sudah menuai protes dari berbagai kalangan.
Untuk menindaklanjuti permintaan Pemko Batam, menurut Agus, saat ini Pertamina Pusat akan membentuk tim terpadu, untuk mengkaji apakah Batam tepat dijadikan ujicoba Smart Card.
“Diharapkan dua minggu lagi tim terpadu sudah terbentuk,” ujarnya.
Ia menambahkan sistem Smart Card yang nantinya dipasang semua SPBU di Batam, sama halnya dengan sistem ATM Perbankan. Smart Card ini diberlakukan jika mendapatkan restu dari masyarakat Batam. Setelah disetujui bagu disosialisasikan.
“Sistemnya, seperti mengesek ATM, jadi semua pengedara nantinya diberikan seperti kartu ATM. Bila ingin mengisi BBM, tinggal gesek saja,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Ria Saptarika, usai membuka pelatihan pendidikan Alquran, Selasa (29/4) di PIH Batamcenter, menjelaskan, saat ini pemerintah belum memberikan peryataaan secara resmi kepada pemerintah pusat maupun pertamina pusat mengenai menerima atau menolak pemerlakukan sistem Smart Card BBM di Batam.
“Secara tertulis, belum ada pernyataan menolak atau menerima Smart Card di Batam, namun secara sistem IT (Ilmu Tehnologinya), sangat baik diterapkan di Batam,” tegasnya.
Menurut Ria, kalau sistem IT-nya sangat mendukung diterapkan di Batam, namun sistem pembatasan pemakain BBM setiap pengendara, itu yang sangat tidak logis diterapkan di Batam. Bila, pemakain BBM dibatasi pemakainya, menurut Ria, tidak hanya pemerintah yang menolak, tapi semua masyarakat Kota Batam pasti keberatan.(Batam News)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s