Rapat, PLN Tak Bahas Pasokan Gas

Friday, 02 May 2008BATAM (BP) – Pengurangan pasokan gas Perusahaan Gas Negara (PGN) di Batam berimbas ke kawasan industri. Di antaranya PT Batamindo Investment Cakrawala (PT BIC), Mukakuning. Kawasan industri terbesar di Batam tersebut, saat ini terpaksa mengeluarkan biaya operasional lebih tinggi untuk mengganti pasokan gas yang terbatas dengan menghidupkan pembangkit listrik berbahan bakar solar.
General Manager BIC Jhon Sulistiawan mengatakan, sebelumnya pasokan gas ke Batamindo sebesar 15,5 MMBTUD, kini menjadi 12,5 MMBTUD. Berkurangnya pasokan gas sebesar 3 MMBTUD itu menyebakan daya listrik yang biasa dihasilkan hilang sebesar 15 megawatt.
Untuk suplai solar tersebut, manajemen PT BIC kini, harus mengeluarkan dana Rp867.500. 000 per hari atau Rp26.025.000. 000 per bulan. Dana sebesar ini digunakan untuk mengoperasikan tiga unit genset pembangkit listrik yang dapat menghasilkan daya listrik 15 megawatt. Untuk mengoperasikan tiga unit genset tersebut setiap harinya, Batamindo membutuhkan minyak solar 100.000 liter, dengan harga Rp 8.675 per liter. ‘’Bisa sampai berapa lama Batamindo bisa meng-handle biaya sebesar ini setiap hari?” ujar John.
Kendati begitu, kata dia, hingga kini Batamindo belum berencana menaikkan tarif listrik kepada tenant-nya. Karena dikhawatirkan berdampak pada karyawan. Sementara untuk melakukan efesiensi juga belum bisa. ‘’Efisiensi seperti apa, apa harus matikan lampu jalan atau mati bergiliran, nggak mungkinlah,” ungkap John lagi.
Alternatif bahan bakar yang lebih murah seperti batu bara juga tidak mungkin dilakukan Batamindo. Selain masalah lokasi yang tidak memungkinkan, batu bara banyak menghasilkan debu. Hal ini dapat menimbulkan masalah pada tenant-nya yang sensitif dengan debu.
Sejauh ini, untuk mengatasi kekurangan Batamindo bertahan dengan bahan bakar minyak solar. Tapi ia berharap ini tidak berlangsung lama. Karena itu, Jhon Sulistiawan berharap pemerintah secepatnya menangani permasalahan ini. Kalau masalah ini tidak bisa diatasi, kemungkinan perusahaan hengkang ke kawasan industri lain, sangat besar. Karena saat ini negara pesaing, seperti Malaysia dan China banyak memberi kemudahan. Sebagai catatan saat ini ada 80-an perusahaan asing maupun lokal yang beroperasional di Batamindo dengan 69.000 orang pekerja.

PLN Hanya Risau Keuangannya Sendiri
Meski dihadapkan pada masalah besar, yakni berkurangnya pasokan gas dari Perusahaan Gas Negara (PGN) yang mengakibatkan pemadaman bergilir dan merata di seluruh wilayah Batam, namun PT PLN Batam tidak membahas persoalan tersebut dalam rapat komisaris yang digelar di Gedung PLN Batam, Rabu (30/4) lalu. Perusahaan penyedia listrik di Batam ini, hanya membahas dampak ekonomis dan kondisi keuangan mereka pasca berkurangnya pasokan gas.
Ketua Otorita Batam juga salah satu Komisaris PT PLN Batam Mustofa Widjaja mengatakan, rapat tersebut merupakan rapat rutin antar pimpinan anak perusahaan PT PLN (persero) yang ada di tanah air. “Kami tak membahas soal gas,” kata Mustofa melalui sambungan telepon, Kamis (1/5).
Humas PLN Batam Ade Sulistiani mengungkapkan hal senada. Menurutnya, pokok bahasan dalam rapat adalah kondisi keuangan masing-masing anak perusahaan PLN (persero). Termasuk kondisi keuangan PLN sendiri yang saat ini sedang terpuruk. Ibarat rapor, lanjut Ade, keuangan PLN Batam merah. “Merahnya merah pekat,” ujarnya.
Ade lagi-lagi menyebut kurangnya pasokan gas PGN sebagai pemicu tingginya biaya operasional yang harus dikeluarkan PLN Batam. Dalam satu hari, PLN mengaku mengeluarkan duit Rp2,2 miliar. Uang itu untuk membeli bahan bakar solar dengan harga keekonomian dan marine fuel oil (MFO). Disampaikan Ade, sejak PGN mengurangi pasokan gas ke mitra-mitra PLN, praktis perusahaan setrum ini mengandalkan energi lain yang harganya lebih mahal.
Gas PGN untuk PLN, lanjut Ade, hanya mampu menghasilkan 44 megawatt (MW) listrik. Sisa 47 MW ditutupi pembangkit berbahan MFO, 32 MW dari solar dan 93, 2 merupakan pasokan mitra-mitra PLN. “Pembangkit berbahan bakar solar hanya digunakan saat terjadi beban puncak,” ungkapnya.
Sementara itu, rencana sewa 20 generator set (genset) yang sempat diutarakan PLN beberapa waktu lalu, hingga kini belum terealisasi. Menurut Ade, untuk mendapatkan genset bukan pekerjaan mudah. Pasalnya, krisis energi yang terjadi di berbagai pelosok negeri membuat genset menjadi barang langka. Jika 20 PLN bisa mendatangkan 20 genset tersebut, lanjut Ade, diharapkan penurunan daya mampu akibat berkurangnya pasokan gas dari PGN bisa sedikit teratasi. “Bisa menambah saya sekitar 20 megawatt,” tukasnya.
Ade sendiri mengaku belum tahu kapan krisis listrik di Batam berakhir. Senior Eksekutif Manager PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Batam Cahyo Priyogo hingga kini belum bersedia memberikan alasan berkurangnya pasokan gas untuk Batam. Menurutnya, bukan wewenang PGN untuk menyampaikan alasan tersebut. “Itu wewenang BPH Migas. Kita sendiri tidak tahu,” ujarnya.
Cahyo mengaku telah bertemu Wali Kota Batam Ahmad Dahlan dan Ketua Otorita Batam Mustofa Widjaja. Pertemuan dengan dua pimpinan pemerintahan di Batam itu membahas tentang berkurangnya pasokan gas. “Saya sampaikan supaya Pak Wali dan Ketua OB bisa maklum,” kata Cahyo.
Posisi PGN sendiri, sempat terjepit. Sebagai pemasok gas untuk pembangkit listrik di Batam, perusahaan itu mendapat banyak tekanan baik dari pejabat maupun pimpinan daerah di metropolis ini. Sebelumnya, Ketua DPRD Soerya Respationo mencap PGN sebagai perusahaan yang tak nasionalis lantaran dinilai lebih mementingkan pasokan gas untuk Singapura. Kemarin, giliran Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika mengungkapkan hal serupa.
“Betul apa yang dikatakan Ketua DPRD. Seharusnya PGN memprioritaskan gas untuk Batam,” kata Ria kepada wartawan di rung kerjanya, Gedung Pemko Batam, Batam Centre, Kamis (1/5).
Soal kemitraan PLN dengan empat perusahaan swasta murni penghasil listrik, Wawako bahkan tak peduli. “Listrik itu kan untuk Batam. Kemana pun gasnya mengalir, yang penting listrik Batam tidak padam,” ungkapnya. (dew/ros)

2 thoughts on “Rapat, PLN Tak Bahas Pasokan Gas

  1. JANGAN BIARKAN PENGELUARAN MEMBENGKAK

    SEGERA GANTI DENGAN GASGENSET
    KAMI ADA TAWARAN MENARIK SEWA BELI ( BOT) 5 TAHU N CICILAN
    kirimkan profosal ke email:dn3ntm@yahoo.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s