KTP Kuning Tetap Berlaku

Rabu, 07-05-2008

BATAM, TRIBUN – Di saat Pemko Batam getol menyelesaikan tumpukan berkas pengajuan Kartu Tanda Penduduk (KTP) SIAK, muncul kebijakan mengejutkan. KTP kuning berlaku lagi.

Hasil rapat koordinasi antara Pemko Batam dengan DPRD Batam, Senin (5/5) sore, KTP kuning tersebut bisa digunakan lagi untuk berbagai pengurusan. Nantinya Pemko Batam akan membuat surat edaran ke instansi yang isinya KTP kuning masih berlaku.

“Sama dengan yang ditulis di koran bahwa warga bisa memilih walau tidak punya KTP, cukup surat keterangan dari lurah,” kata Ketua DPRD Batam Soerya Respationo, Selasa (6/5).

Sejak diberlakukan 2007 lalu, KTP SIAK di Batam mengalami permasalahan. Warga mengeluh lama pengurusan KTP yang bisa mencapai dua hingga tiga bulan. Padahal standar pelayanan minimum (SPM) pembuatan KTP hanya dua minggu.

Soerya menyebut, ada tiga hasil konsultasi itu. Pertama KTP kuning yang ada sekarang tetap berlaku sampai habis masa berlakukanya, setelah itu diganti dengan KTP SIAK. Kedua meminta kepada wali kota untuk membuat surat edaran bahwa KTP yang dimiliki warga sekarang masih tetap berlaku.

Poin ketiga wali kota beserta jajarannya agar cepat mencari solusi terkait dengan permasalahan KTP ini. “Selama ini rata-rata keluhan warga kepada Dewan yang reses menyangkut lambatnya pengurusan KTP di kantor kelurahan dan kantor kecamatan,” ujarnya.

Dari 11.437 berkas pengajuan yang menumpuk, petugas berhasil menyelesaikan 1.952 pengajuan dari Kecamatan Sekupang. Dengan sendirinya masih terdapat sekitar 9.485 berkas yang harus diselesaikan. Pencetakan KTP SIAK juga akan dilakukan di Pemko Batam.

Pemko Batam juga telah memindahkan server data kependudukan dari Dinas Kependudukan ke Pemko Batam. Sebanyak 30 operator dilibatkan dalam entri data itu.

Soerya mengaku, Pemko Batam sudah berjanji apabila entri data KTP SIAK sudah lancar maka pembuatan KTP SIAK sukup 4-5 hari sudah selesai. Nantinya akan dibuat Standar Pelayanan Minimum (SPM).

Hasil kunjungan Asisten Pemerintahan Asyari Abbas dan Kadisduk Sadri Kairuddin yang diutus ke Depdagri, dalam pemilu mendatang, tidak perlu menggunakan KTP. Namun cukup mendapat surat keterangan dari lurah.

Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika dalam pesan singkatnya menyebut secara umum hasil rapat menggembirakan. Hanya saja Ria enggan berkomentar.

Kepala Dinas Kependudukan Batam sadri Khairuddin mengungkapkan, pengajuan KTP baru tetap di kecamatan. “Berkas lama saja yang ada di kantor wali kota. Kalau yang baru masih tetap di kecamatan, biar tidak menumpuk saja,” ujarnya.(hat/ucu)

3 thoughts on “KTP Kuning Tetap Berlaku

  1. ya ampun, DPRD kemana aja ? kok baru sibuk sekarang ngurusin SIAK🙂 Agak sulit jika kita akan mempergunakan KTP Kuning pada saat pengurusan KTP SIAK. karena selama pengurusan KTP SIAK, KTP KUNING akan diminta dan diambil oleh pihak kecamatan. Kalau menurut saya seharusnya ada Surat keterangan sementara (kalo dulu mungkin semamcam resi) yang bisa di pakai untuk keperluan berbagai pengurusan.
    ——-
    Mas Dhonny, terimakasih atas masukan-masukannya yg sangat baik.
    Walaupun selama ini setiap KTP yg diperpanjang teresebut kita berikan resi, tapi jarang sekali masyarakat yang memahami fungsi resi tersebut. untuk itu kami akan menambah procedur internal kami yaitu dengan memberikan stemple keterangan pada foto copy KTP yg diperpanjang tersebut selesai.
    Demikian dan terimakasih.
    Wassalam
    Ria

  2. LAGI LAGI KTP LAGI … MAU KATP YANG KUNING, YANG BIRU ATAU YANG WARNAWARNI YANG PENTING PIHAK YANG BERSANGKUTAN DALAM PEMBUATAN KTP ITU TETAP DI JALUR YANG BENAR. KALO MEMANG GRATIS JANGAN SAMPAI ADA PIHAK LAIN YANG MEMANFAATKAN KESEMPATAN INI.
    ADA OKNUM DARI KECAMATAN YANG MEMANFAATKAN DENGAN MENJUAL FORMULIR KEPADA PARA CALO DENGAN HARGA CALO 250RIBU RUPIAH PROSES CEPAT JADI. SEDANGKAN BIKIN SENDIRI AJA SAMPAI 2 MINGGU ALASAN HABIS BLANGKO LAH, SISTEMNYA LAGI RUSAKLAH, PAK CAMAT GA ADALAH … POKOKNYA ADA AJA ALASAN YANG DIBUAT. EMANGE ORANG YANG BEKERJA DI KANTOR CAMAT ITU DIGAJI BERAPA SIH PAK??? KOK BEGITU GAMPANG MENJUAL KEPADA CALO KTP.. YAAA KALO MEMANG MENGANJURKAN JANGAN LEWAT CALO SEBAIKNYA DITINDAK AJALAH PEGAWAI PEMERINTAH YANG KAYAK GITU ITU…
    KEPADA BAPAK SAYA SANGAT MENGHARAPKAN SIKAP BAPAK DALAM MENANGANI MASALAH INI.. SIAP YA PAK YAAAA….

  3. Ass. Pak Ria,

    Saya lagi kesal…kesal…dan kesal……
    KTP. KTP.
    Pak, sudah 6 bulan saya luntang-lantung cari KTP.

    Bulan November 2007, masa berlaku KTP saya habis.
    KTP saya bukan KTP Batam.
    Saya berniat mengurus KTP Batam, karena saya sudah ikut suami dan suami berdomisili di Batam. Punya KTP Batam dan punya rumah di Batam.
    Saya ke RT minta surat domisili.
    Katanya blanko lagi habis.
    Saya tunggu sampai Desember 2007.
    Akhirnya ada blanko. Sesampainya di RW, saya sudah dapat surat keterangan domisili. Tapi katanya di Kelurahan blanko untuk KTP habis. Jangan ke kantor lurah dulu sampai ada informasi. Bulan January 2008 saya ke kantor Lurah. Katanya Sabtu tidak melayani. Syarat buat KTP Batam harus punya surat pindah dari Disduk asal ke Disduk Batam. Bulan February saya urus surat Disduk dari kota asal. Bulan April baru Surat Pindah keluar dari Disduk asal. Bulan May 2008 (kemarin, tgl 14) saya ke Disduk Batam. Katanya tidak bisa selesai hari itu juga. Harus menunggu 1 minggu lagi. Masya Alloh…. Semoga minggu depan surat sudah jadi. Sehingga tidak tertunda lagi. Soalnya saya sudah pontang-panting urus surat-surat. Minggu depan saya mau cuti lagi.
    Tolong Pak Ria, pegawai Disduk jangan sampai menunda surat keterangan datang saya. Senin (19 May 2008) harus sudah jadi seperti janji pegawai Bapak.
    Jangan sampai cuti saya sia-sia.
    Setelah itu saya mau ke Kantor Lurah dan Camat. Semoga pegawai ada di tempat.
    Jangan cari-cari alasan.
    Dan minta saya datang besoknya, lusa, besok-besok, minggu depan, bulan depan. Dengan alasan dibuat-buat, blanko habislah, pegawai tidak ditempat lah…
    Pak, tolong pegawai Bapak yang nongkron di Kantin ditindak. Buat surat, tidak ada waktu. Nongkrong di Kantin, ada waktu.
    Nama dan tempat saya rahasiakan. Karena saya masih punya perasaan.
    Pak, saya ini bayar pajak loh… Saya bisa kasih surat NPWP saya dan bukti bayar pajak saya.
    Saya sudah penuhi kewajiban saya.
    Mana hak saya Pak ?
    Saya hanya minta KTP dipermudah, masih dipersulit.
    Syarat-syarat saya lengkap loh Pak.
    Asal-usul saya jelas.
    Pak, tolong dibenahin lagi sistem pembuatan KTP ini.
    Bayar listrik aja sekarang sudah tidak antri.
    Masak buat KTP aja antri.
    Berbulan-bulan lagi….

    Demikian uneg-uneg saya.
    Kesal.. kesal dan kesal.

    Wassalam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s