KTP Kuning Tetap Berlaku

Tuesday, 06 May 2008
Hasil Rapim Pemko -DPRD
BATAM (BP) – Keluhan masyarakat akan lambatnya pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) berbasis Sistem Administrasi Kependudukan (SIAK) akhirnya direspon oleh Pemko Batam dan DPRD Kota Batam.Dalam rapat pimpinan (rapim) tertutup antara Pemko Batam dan DPRD Batam, Senin (5/5) di ruang Pimpinan DPRD Kota Batam disepakati, setelah semua berkas KTP SIAK yang menumpuk dan kini dialihkan pengerjaanya ke lantai 4 Kantor Wali Kota Batam rampung, maka tidak akan ada lagi kata lambat dan rumit dalam pengurusan KTP SIAK.
“Semua instansi terkait sepakat untuk memperlancar dan mempermudah, sesuai dengan ketentuan yang ada. Jadi harus satu suara, jika lurah dan camat bilang cepat, maka sampai ke Disduk juga cepat,” ujar Wakil Ketua DPRD Batam Aris Hardy Halim, usai mengikuti rampim yang membahas pelayanan KTP SIAK tersebut.
Rapim yang dihadiri Wali Kota Batam Ahmad Dahlan dan Wakil wali Kota Batam Ria Saptarika, serta seluruh unsur pimpinan DPRD Batam, juga membahas hasil konsultasi Pemko Batam dengan Departemen Dalam Negeri (Depdagri), terkait KTP kuning.
“Hasilnya, KTP kuning tetap berlaku sampai masa berlakunya berakhir. KTP SIAK juga tetap jalan. Setelah masa berlaku KTP kuning habis, baru diperpanjang dengan KTP SIAK. Jadi, KTP kuning yang telah diterbitkan sebelum KTP SIAK, masih berlaku untuk mengurus semua jenis dokumen. Wali Kota akan segera mengeluarkan surat ederan ke semua instansi,” ungkap Aris.
Legislator Patai Keadilan Sejahtera (PKS) daerah pemilihan Lubukbaja-Nongsa ini juga menyebutkan, KTP memang menjadi salah satu alat utama untuk seseorang bisa menyalurkan hak suaranya pada pemilu 2009 mendatang. Namun, itu tidak mutlak. Sepanjang tidak terdaftar di data KPU, maka meski memiliki KTP tetap saja tidak bisa ikut mencoblos.
“Jadi harus tetap punya KTP dan terdaftar sebagai pemilih di KPUD. Jadi tak perlu kawatir. Itu penjelasan yang didapat tim Pemko Batam yang berkonsultasi ke Depdagri,” kata Aris.
Selain itu, rapim tersebut juga disepakati untuk memperbaiki SDM dan perangkat pendukung pelayanan KTP SIAK.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam Muhammad Nardi mengatakan, KTP SIAK merupakan program pemerintah pusat yang tertuang dalam UU kependudukan. Artinya, jika ada yang menganggap KTP SIAK adalah program Wali Kota dan Wakil Wali Kota saja, itu keliru.
“Kalau ada yang mengusulkan kembali ke KTP Kuning, saya kira tidak tepat, karena KTP SIAK itu amanah UU,” tegasnya. (nur)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s