Mustahil Kembali ke KTP Kuning

Selasa, 2008 Mei 06

Pemerintah Kota (Pemko) Batam berupaya keras agar sistem KTP SIAK dapat berjalan lancar, meski ini mendapat tentangan dari DPRD Kota Batam. Meski Pemko berupaya melakukan perbaikan-perbaikan terhadap proses pembuatan KTP SIAK, namun Ketua DPRD Kota Batam, Soerya Respationo meminta agar Pemko Batam menerbitkan KTP Kuning saja.
Menanggapi keinginan Ketua DPRD Kota Batam itu, Kabag Humas Pemko Batam, Yusfa Hendri menjelaskan, pelaksanaan SIAK oleh Pemko berdasar aturan Undang-undang (UU). Yang diatur dalam UU Nomor 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.
Katanya, pelaksanaan SIAK terhadap daerah sangat positif dan akan banyak membantu berbagai hal kepentingan administrasi kependudukan. Sehingga dengan diterbitkannya KTP SIAK ini, Pemko Batam sudah tidak mencetak KTP Kuning lagi.

“Tidak mungkin data base yang sudah dibangun dipindahkan kembali. Lagi pula, blangko KTP Kuning itu sudah ditarik,” ujar Yusfa, Minggu (4/5). Saat ini Pemko sudah membentuk tim task force untuk mengerjakan berkas yang menumpuk di setiap kecamatan.
“Setiap berkas yang masuk ke kecamatan akan langsung diproses, Sehingga pembuatan KTP tidak lama lagi, apabila ini sudah normal, rasanya tidak mungkin kembali ke manual,” pungkasnya.
Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas Kependudukan dan Capil Kota Batam, Sadri Kharudin. Katanya, Pemko menerapkan SIAK sesuai dengan UU. Sesuai ketentuan tersebut, maka KTP Kuning tidak boleh diterbitkan kembali, namun apakah usulan Ketua DPRD agar Pemko kembali menerbitkan KTP Kuning, Sadri tidak memberikan jawaban. “Nanti pimpinan yang memutuskan itu,” katanya singkat.
Beberapa waktu lalu, Wakil Wali Kota (Wawako) Batam, Ria Saptarika mengatakan, saat ini sudah tidak ada lagi pencetakan KTP Kuning. Karena tidak mungkin kembali ke sistem lama, pasalnya Batam sudah memiliki data base. Untuk menyelesaikan persoalan yang timbul akibat KTP SIAK ini, katanya Pemko terus akan melakukan perbaikan-perbaikan. Sehingga proses pembuatan SIAK benar-benar mulus.
Sementara versi Soerya, jika KTP Kuning bisa saja diterbitkan lagi khusus untuk masyarakat yang baru pertama mengurus KTP Batam. Soerya menilai, KTP tidak hanya untuk kepentingan pemilu namun juga untuk kepentingan mencari pekerjaan atau lainnya. Untuk membahas masalah KTP di Batam, direncanakan hari ini (Senin, 5/5), Pimpinan DPRD Kota Batam beserta alat kelengkapan dewan menggelar rapat lanjutan KTP menggundang Wali Kota Batam, Wakil Wali Kota Batam dan Dinas terkait di lingkungan Pemko Batam lainnya.(Batam News)

2 thoughts on “Mustahil Kembali ke KTP Kuning

  1. Terus terang saya baru tahu kalo ngurus KTP perpanjangan (ke SIAK) syaratnya lebih banyak dari bikin passport, Kemarin tgl 05 Agustus saya ke kelurahan Buliang Batu Aji terkejut melihat syarat yg harus di lengkapi:
    1. Pengantar RT/RW
    2. Copy KTP suami istri
    3. Akte suami istri
    3. Ijazah suami istri
    4. Copy KK
    5.Copy surat Nikah
    6.Pas photo 2X3
    Semua rangkap tiga, kenapa hrs ada Ijazah dan Akte suami istri pula. Padahal ngurus passport aja cuma salah satu akte atau ijazah dan tidak perlu menyertakan pasangannya. Semoga ada langkah perbaikan.
    ———-
    Hi Pak Hafidhin, Assalammu’alaikum wrwb.
    Terimakasih atas masukannya.
    Sy dapat memahami keluhan bapak dan warga selama ini baik itu tentang lambatnya proses KTP, maupun tentang persyaratan yg seakan memberatkan… inilah yg kami sedang perbaikan terus menerus…dan masih dalam proses perbaikannya.

    Kami sedang melakukan penyederhanaan proses tersebut…namun karena hal ini terkait dengan ketentuan atau aturan yg berlaku, maka kami agak hati-hati dalam penerapannya.

    Namun ada hal yg perlu saya share disini adalah bahwa sebenarnya kedudukan KTP justru di atas Passport bahkan harus lebih ketat dari Passport karena KTP adalah kunci pertama atau filter pertama bagi seserang dikatakan warga negara dan sebagai identitas yang dapat dipergunakan untuk apa saja… Bahkan Passport tidak dapat dibuat tanpa KTP.

    Keluhan Bapak akan kami perhatikan.

    Demikian harap maklum, terimakasih & Wassalam
    Ria

    ===========Via email=====
    Date: Thursday, August 7, 2008, 5:47 PM

    Assalammu’alaikum wr wb.

    Pak Ria yang terhormat terima kasih saya sampaikan atas responnya membalas email saya.
    Sekedar mengusulkan saja agar memudahkan warga batam, untuk syarat-syaratnya supaya di sedikitkan seperti ini:
    1. Pengantar RT/RW emang harus (syarat wajib)
    2. Copy KTP yang bersangkutan saja (tidak perlu pasangan nya suami/istri)
    3. Ijazah atau Akte salah satu saja (tidak perlu pasangangnya suami/istri)
    4. Copy KK (syarat wajib)
    5.Copy surat Nikah (syarat wajib)
    6.Pas photo 2X3..oklah.

    Contoh kasus saya ini, saya ke batam mulai 17 Januari 1997 (kebetulan rekrutan dari tunas karya untuk perusahaan di muka kuning). sebelumnya tidak pernah membawa akte, hanya surat-surat penting lainnya Ijazah, surat pindah dari kampung dll sesuai yang di anjurkan.

    Saya termasuk yang beruntung karena saya dan istri saya memilliki akte dan tentu saja ijazah (namun akte ada di kampung kami sehingga minta tolong keluarga di kampung untuk mengirimkan ke batam) sehingga semua persyaratan akan dapat kami penuhi nantinya.
    Mohon maaf apabila saran ini kurang berkenan. Saya yakin sebagai pemimpin yang amanah Pak Ria dapat megambil keputusan untuk memudahkan warganya. Terima kasih.

    Wassalamu ‘alaikum wr wb.
    Hafidhin

    ————
    Hi Pak Hafidhin,
    Assalammu’alaikum wr wb.

    Terimakasih atas masukannya ini akan jadi pertimbangan kami.. kebetulan dalam waktu dekat ini kita akan mengeluarkan SPM (Standar Pelayanan Minimum) Baru semoga ada perbaikan/penyederhanaan yg berarti sembari tetap menjaga dan memfilter kemungkinan masuknya orang2 yg tidak semestinya.

    Sebenarnya untuk kasus Bapak mestinya dapat dipermudah karena salah seorang Suami/Istri sdh merupakan penduduk Batam.

    Demikian dan mohon dukungannya

    Terimakasih & Wassalam
    Ria

  2. Assalamwalaikum Pak Ria,

    Pak saya mau sharing sama pembaca.
    KTP saya sudah selesai setelah mengurusnya lebih dari 8 bulan.
    Tetapi masih harus menunggu 1 bulan lagi untuk KK.
    Untuk info bagi yang mau ngurus KTP dan KK.
    Harap diurus jauh-jauh hari. Dan siapin ongkos buat ke kantor Camat.

    Wassalam, Linda
    ——–
    Hi Linda, Assalamu’alaikum wrwb.
    Terimakasih atas comment dan kesabarannya, sy senang anda mempostingnya disini, sehingga ini menjadi sebuah sejarah yg tak terlupakan… Insya Allah kami akan berusaha sekuat tenaga untuk memperbaikinya..
    Terimakasih juga atas saran dan ajakannya kepada masyarakat Kota Batam lainnya.

    Wassalam
    Ria

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s