Dr.Hidayat Nur Wahid Menikah

Jumat, 9 Mei 2008 | 17:17 WIBALUR bicara Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nurwahid, begitu terkesan, menyimpan rasa suka yang mendalam. Politisi PKS ini secara jujur mengaku jelang pernikahannya dengan Dr Diana Abbas Thalib pada hari Mingu 11 Mei nanti, membuat dirinya sedikit kikuk. Hidayat mengaku, sebagai manusia biasa jelang hari istimewa merasakan jantungnya berdebar, alias deg-degan.

“Alhamdulillah, saya deg-degan. Itu hal yang manusiawi yang pastinya dialami juga oleh semua orang. Kalau tidak deg-degan, berarti kita sudah tidak punya kehidupan lagi alias sudah meninggal,” kata Hidayat Nurwahid sedikit sumringah dalam perbincangan khusus dengan Persda Network, Kamis (8/5).

Hidayat kemudian mengaku, rencana pernikahan yang kedua kalinya ini bukanlah peristiwa yang biasa, bisa dialami bila dikehendaki oleh Allah SWT. Dalam karirnya, pernikahanya yang kedua kalinya ini tentu akan berpengaruh, termasuk sisi lain kehidupannya dalam keseharian. Meski begitu, Hidayat tak pernah meninggalkan hobinya, bermain bulu tangkis di saat ada waktu luang.

“Wajar sekarang ini saya memiliki perasaaan yang lain dari biasanya. Tapi, secara prinsip saya ingin mencoba untuk bisa bersikap secara proposional. Semua orang kan, bisa mengalami hal yang sama seperti saya. Perasaaan ini memang bukan yang pertama bagi saya, meski memang, harus tetap dipersiapkan secara khusus, tanpa harus dengan cara berlebihan,” tuturnya.

Hidayat kemudian berujar, tak ada persiapan khusus menjelang hari istimewa tiba. Salat malam, tentu tak lupa dilakukan. Meski, dalam salatnya, mantan Presiden PKS ini selalu berdoa agar di hari istimewanya nanti, tak ada halangan apapaun yang akan terjadi.

“Salat malam tetap saya lakukan karena sudah menjadi kebiasaan sehari-hari saya. Baca Quran juga biasa. Doa tentu selalu saya panjatkan,” aku Hidayat.

Kini, seluruh anaknya sudah berkumpul di rumah. Termasuk, ibunda tercintanya, Hj Siti Rahayu (72). Hidayat tentu tak menyia-nyiakan waktu untuk bisa terus saling berkomunikasi, menambah dukungan moril jelang pernikahannya. Hidayat mengaku, jarang bersama anak-anak karena beberapa ada yang menuntut ilmu di pondok pesantren. Begitu juga seluruh keluarga Hidayat Nurwahid yang tinggal dekat candi Prambanan, Klaten, Jawa Tengah. Rumah pribadi Hidayat Nurwahid berada di Pondok Gede, Jalan Haji Rijin, No 196, Jawa Barat.

“Ibunda selalu memberikan nasihat pada saya. Yang paling sering, diminta untuk bersabar jelang pernikahan. Saya juga selalu diingatkan untuk berdoa bagi almarhumah istri saya. Memang, nyekar tidak saya lakukan secara khusus karena sebelumnya saya sudah ke makam beliau. Oleh karena itu, doa selalu saya panjatkan bagi beliau setiap hari,” ungkapnya seraya menyatakan sudah kurang lebih 100 undangan bagi para tamu yang sedianya akan hadir pada pesta pernikahannya nanti.

Hidayat menuturkan, Presiden SBY dan Wakil Presiden Jusuf Kalla akan menjadi saksi pernikahannya. Ketua PP Muhammadiyah didaulat untuk memberikan ceramah sementara Ketua PBNU KH Hasyim Muzadi sedianya melakukan kotbah nikah. Yang akan memimpin doanya adalah pimpinan Pondok Pesantren Gontor. (Persda Network/Rachmat Hidayat)

Sumber: Kompas.com

One thought on “Dr.Hidayat Nur Wahid Menikah

  1. Pak HNW
    Saya dukung sampean jadi RI1.
    Menikah untuk mencari calon ibu negara RI1.
    Muga2 berkah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s