Data di KTP SIAK Berubah

Jumat, 16 Mei 2008
PELAKSANAAN KTP nasional atau biasa disebut KTP SIAK yang banyak dikeluhkan warga karena rumit dan berbelit, semakin amburadul saja. Tidak hanya soal lamanya waktu yang dibutuhkan untuk memproses selembar KTP yang membuat warga kesal, produk KTP yang dihasilkan makin membuat kekecewaan warga memuncak. Pasalnya, data pribadi yang tercantum dalam KTP SIAK banyak yang berubah.Hal ini dialami Hotlan Nainggolan, warga Tiban Lama RT001/RW007 Sekupang. Petugas kecamatan mengganti agama yang tertera di KTP tersebut. “Saya paham manusia bersifat khilaf, tapi ini fatal, yang salah ketik itu agama, kalau yang lainnya salah, saya maklumi. Orang seperti ini kok bisa jadi PNS ya?” kata Hotlan sambil menunjukkan KTP-nya tersebut kepada Batam Pos, Kamis (15/5) di SDN 005 Sekupang.

Pria kelahiran 2 Februari 1978 ini mengaku, sangat kecewa atas kinerja pegawai Kecamatan Sekupang. “Mereka tak kerja, asik ngerumpi,” tudingnya. “Sudahlah lama, selesainya tak tepat waktu lagi,” tutur pria yang berprofesi sebagai tukang ojek ini.

Menurut Hotlan, dirinya mengurus KTP itu sejak 13 Maret lalu. berdasarkan perjanjian seharusnya selesai 14 April lalu. “Banyak alasannya, itulah, inilah, malah saya pula yang mereka keroyok (dimarahi, red) ramai-ramai,” jelas warga kelahiran Sigumpar ini.

Setelah lama menunggu, KTP pun salah. Agama yang tertera di KTP tidak sesuai dengan agama yang dipeluknya. Hotlan pun komplain ke Kecamatan Sekupang. Namun oleh petugas kecamatan, Hotlan disuruh bersabar menunggu Kartu keluarga (KK) selesai dicetak. “Katanya biar sama-sama diperbaiki,” kata Hotlan.

Kemarin, di Kecamatan Sekupang juga ada warga yang mengajukan komplain, karena tahun lahir yang tertera dalam KTP SIAK miliknya tidak cocok dengan data yang sebenarnya. “Karena sudah dilaminating, dan hanya salah tahun lahir saja, ya sudah biar saja,” kata warga tersebut.

Sementara Camat Sekupang Raja Kamarulzaman yang sedang berada di Natuna ketika dihubungi lewat telepon, mengatakan, masyarakat harap memaklumi kesalahan dalam memasukkan data tersebut.

“Pasalnya data yang dimasukkan tidak hanya satu. Tapi ratusan,” ujar Kamarulzaman. Menurutnya jika tingkat kesalahannya hanya lima dari ratusan data yang ada, itu wajar.

Ketika dihubungkan dengan penegasan Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika beberapa waktu lalu, mengenai setiap kesalahan yang mengakibatkan terhambatnya proses pembuatan KTP SIAK, bakal dikenai sanksi berat, bahkan sampai dipenjara, Kamarulzaman mengatakan, hal yang dapat membuat seseorang melanggar hukum adalah ketika petugas kecamatan salah memasukkan nama. “Misalnya nama A dipakai oleh orang lain,” katanya.

“Jika setiap salah memasukkan data akan dipenjara, lalu siapa yang akan memasukkan?,” kata Kamarulzaman menambahkan. Tentunya saja, kata dia, setiap pegawai menginginkan hasil yang sempurna dari setiap pekerjaan yang telah dilakukan. Seluruh pegawai kecamatan Sekupang pun telah berupaya semaksimal mungkin.

Namun, jika masih ditemukan kesalahan, Kamarulzaman mengharapkan kepada masyarakat agar melaporkan dan mengembalikan kembali ke kecamatan setempat. “Pasti akan diperbaiki,” tegasnya. ***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s