Punya Stempel SMU se-Indonesia

Kamis, 22-05-2008 | 01:10:34

BATAM, TRIBUN – Polda Kepri berhasil menangkap HR, pembuat semua dokumen palsu pendukung persyaratan paspor di Perumahan Puri Legenda, Batam Centre, Rabu (21/5) sekitar pukul 22.00.

Selain tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa 40 stempel kantor catatan sipil, departemen agama, kecamatan, dan kabupaten dari berbagai tempat di Indonesia.

Lembaran KTP SIAK, KTP kuning, KK, dan akta yang sudah jadi, serta blanko akta lahir berhologram Garuda turut diamankan. Berkas-berkas dokumen negara, baik yang sudah terisi maupun kosong, dibawa ke ruang Direskrim Polda Kepri.

HR mengaku hanya menerima dari orang-orang yang datang ke tempatnya. Satu paket persyaratan lengkap untuk memenuhi pembuatan paspor, HR mematok harga Rp 1,2 juta. Sejauh ini orang-orang yang sering memanfaatkan jasanya berasal dari Belakangpadang.

Padahal, dari 40 stempel kayu yang diamankan terdapat nama-nama daerah seperti Sukoharjo, Dumai, Jakarta, Medan, Kediri, Malang, Nongsa, Sekupang, Belakangpadang, dan lain-lain. Stempel itu ketika dicapkan ke kertas, sama persis dengan aslinya. Berikut tanda tangan pejabat penandatangan dalam dokumen itu, juga sama.

HR yang berasal dari Kediri mengaku sudah menjalani usaha ini setahun lebih. Dulu, dia hanya melanjutkan bisnisnya dari AD. Namun HR enggan menyebutkan alamat AD.

Di depan Direskrim Kombes M Jupri, HR mengaku aksinya ini dia lakukan sendiri. “Semua dokumen ini kami print Pak. Tidak melibatkan pejabat dari instansi manapun,” kata HR sambil tertunduk. Namun dalam pembicaraan berikutnya, HR terucap oknum di Belakangpadang yang sering mengorder dokumen negara aspal itu.

Beberapa KTP aspal yang sudah jadi, kondisinya sudah dipres sehingga sulit dibedakan antara asli dan palsu. Ketika Kasat III Direskrim Polda Kepri Kompol Bambang mengamati hologram garuda berwarna silver mengkilat yang menempel pada lembaran blanko akta kelahiran, tampak ada beberapa garuda yang terpasang miring. Namun, Bambang belum bisa memastikan blangko akta lahir itu asli atau palsu. “Besok kita bandingkan dengan yang asli dari kantor catatan sipil,” janji Bambang.

HR menjelaskan, orderan dokumen aspal itu tidak bisa dipastikan jumlahnya dalam sepekan. Karena kadang banyak atau dalam dua tiga hari bahkan menumpuk pesanan.

“Saya tidak tahu pesanan ini untuk para TKI atau bukan. Karena tidak bertemu langsung dengan mereka. Yang jelas ada orang yang datang ke sini dengan menyodorkan data. Kemudian kami bikin dalam komputer dan diprint berikut poto orang itu sudah terpasang. Sebelum diserahkan ke pemilik nama itu, dipres dulu,” papar HR sambil mengelus kepalanya.

Awal-awal pertanyaan, HR bisa menjawab dengan tenang, lancar dan berani seakan masalah ini hanya sepele. Namun begitu ditanyakan siapa-siapa pejabat yang terlibat dalam pengadaan dokumen negara aspal ini, HR mulai pelan dan malas menjawab. Adakah oknum imigrasi, kecamatan atau orang pemko yang memberi blanko ini, HR hanya diam.

Dia juga mengakui, akhir-akhir ini semakin banyak orderan seiring keluhan warga yang mengurus KTP SIAK yang lama dan sulit. Namun HR mengelak menjelaskan berapa tarif per dokumen aspal itu. Hanya melayani paket persyaratan pendukung untuk pembuatan paspor.

Polisi menyamar
Terungkapnya kasus pemalsuan dokumen ini diawali dengan informasi yang didapatkan oleh aparat kepolisian. Dalam informasi tersebut disebutkan bahwa beberapa TKW yang akan berangkat ke luar negeri sering menggunakan jasa pemalsuan dokumen tersebut.

Berdasarkan dari informasi awal tersebut, polisi langsung bergerak untuk mengintai pabrik home industri pembuatan dokumen palsu. Selama pengintaian rumah yang terletak di Puri Legenda No A.15 ini polisi sempat menyamar menjadi pengguna sepeda.

“Pengintaian ini sudah kita lakukan sejak lama. Tiga hari ini kami intensifkan dan langsung kami amankan para tersangka lengkap dengan barang buktinya,” ujar Kombes Muhamad Jupri melalui AKBP Bambang Prastiwanto Kasat III Polda Kepri. Awalnya, polisi berencana menangkap seluruh tersangka saat mereka berkumpul. Namun takut buruannya keburu lari, maka polisi langsung mengamankan seluruh HR sebagai pembuat dan Tr sebagai perantara pembuatan tersebut Rabu (21/5) pukul 22.00.

Dari hasil tangkapan, polisi menemukan beberapa barang bukti berupa stempel dari hampir seluruh SMU di Indonesia. Selain itu, polisi juga menemukan beberapa paspor siap pakai, KTP SIAK, ijazah, akte lahir, dan beberapa dokumen lainnya.

Selain itu, polisi juga menemukan sepuluh paspor jadi siap edar dan beberapa KTP SIAK yang sudah jadi. Polisi mensinyalir jaringan pemalsuan dokumen ini melibatkan beberapa oknum dari beberapa dinas.(wid/eik/ded/hdr/apr)

One thought on “Punya Stempel SMU se-Indonesia

  1. Pak coba jangan lindungi yang bersalah. Saya lebih setuju dugaan Kapolda kepri sutarman, Oknum orang dalam terlibat.
    Memang praduga tak bersalah dijunjung tinggi.
    Tapi jangan terlalu defend pada bawahan.
    Yang salah ya salah dan dihukum.
    Yang bener ya bener dan diapresiasi.
    ———-
    Insya Allah Pak Younan,
    Kita tidak akan melindungi oknum2 yang terlibat kasus ini, karena kita ingin sekali memperbaiki kondisi yg ada dan sekaligus menjadi shock therapy bagi yg menyimpang tsb.
    Thanks & Wassalam
    Ria

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s