Ada Kemungkinan UN Diulang

Kamis, 24 April 2008
BATAM-Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Muslim Bidin menyatakan belum bisa menentukan apakah UN matematika untuk SMK Bisnis akan diulang atau tidak terkait dengan kebocoran ini. Menurutnya, hasil rapat dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Arifin Nasir dengan para guru matematika se-Kota Batam pada Rabu sore di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam di Sekupang, hanya memutuskan percepatan pemeriksaan lembar jawaban UN matematika SMK. Pemeriksaan lembar jawaban dilakukan tadi malam. Muslim mengatakan percepatan pemeriksaan lembar jawaban ini untuk mengetahui seberapa besar kebocoran tersebut berpengaruh terhadap nilai ujian matematika yang diperoleh para peserta UN. Muslim sendiri yakin kebocoran tersebut tidak sampai kepada para peserta UN. “Dari hasil rapat terbatas yang kita lakukan tadi (sore kemarin-red), kita melihat kemungkinan kebocoran hingga anak-anak itu tipis. Kita melihat adanya aksi sabotase di sini, tapi sebelum hal ini kita duga-duga, kita serahkan permasalahan ini kepada kepolisian dan Dinas Pendidikan Provinsi (Kepri) untuk diusut,” ujar Muslim.Dari pemeriksaan lembar jawaban, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam akan melakukan koordinasi dengan pihak sekolah jika menemukan ada pelajar yang mendapatkan nilai bagus. Diknas akan menanyakan kepada pihak sekolah apakah siswa bersangkutan selama ini berprestasi bagus atau tidak. “Jika memang anak itu pintar, maka dia tidak akan diperiksa. Tapi jika kesehariannya tidak pintar, namun mendapatkan nilai terbaik, maka itu patut dicurigai,” ujarnya seraya mengimbau para siswa dan sekolah bersabar dan tidak terlalu resah dengan permasalahan ini.

Wakil Walikota Batam Ria Saptarika menyatakan ketidaksetujuannya jika dilakukan ujian ulangan bagi seluruh siswa. Ia meminta dilakukan pemeriksaan lembar jawaban secepatnya untuk mengetahui hasil UN. Jika dari hasil pemeriksaan ditemukan peningkatan nilai UN yang sangat tinggi dibanding tahun lalu, kata dia, maka UN ulangan bisa dipertimbangkan untuk dilakukan. “Kalau bisa lembar jawaban diperiksa secepatnya, agar bisa diketahui seberapa luas penyebaran kebocoran soal ini,” sebut Ria.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Arifin Nasir mengatakan kepastian apakah UN akan diulang atau tidak akan ditentukan setelah UN berakhir dan hasilnya diketahui. Ia berjanji pemeriksaan lembar jawaban peserta UN akan dilakukan secepatnya sehingga para siswa tidak dirugikan jika UN sampai diulang. “Setelah UN saya akan rapat koordinasi dengan Kadisdik se-Kepri, membahas evaluasi pelaksanaan UN. Jika sampai terjadi ujian ulangan, tentunya ini sangat merugikan Batam, sebab imej Kota Batam cukup disegani dalam hal pendidikan,” kata Arifin Nasir.

Sementara itu, sejumlah siswa dan guru SMK yang ditemui menyayangkan terjadinya kebocoran soal UN. Mereka mendesak kebocoran tersebut diusut tuntas karena merasa sangat dirugikan. Mereka juga meminta dilakukan UN ulangan bagi para siswa yang mendapatkan bocoran soal tersebut.

“Kita minta pemerintah mengusut tuntas masalah ini, yang mendapatkan soal ini harus ujian lagi, nggak fair dong dia enak-enakan dapat kunci, sedangkan kami belajar mati-matian,” ujar Ika, seorang siswa SMK BBS. Permintaan Ika diamini dua rekannya, Shinta dan Riva.

Wakil Kepala Sekolah SMK Batam Business School (BBS) Jinter juga meminta pemerintah untuk menelusuri permasalahan ini dengan cepat. Ia juga tidak rela jika ada sekolah yang memiliki nilai tinggi-tinggi dengan adanya kebocoran soal ini. “Kita minta pemerintah untuk melakukan ujian ulang untuk siswa yang telah mendapat soal bocoran ini. Dan kita tidak mau seluruh siswa yang ikut ujian ulangan. Jangan hanya karena siswa yang sedikit mencontek ini, seluruh siswa dikorbankan, yang benar-benar belajar akan frustasi,” ujarnya panjang lebar.

Disebutkan Jinter, anak-anak dari sekolahnya selama ini sudah terkenal dengan nilai dan prestasi yang sangat baik. Jadi, pemerintah dimintanya untuk mengusut permasalahan ini dengan baik, agar tidak terjadi syak wasangka lagi. (sm)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s