Rute Jodoh-Nongsa Jadi Rp 6.500

Selasa, 27-05-2008BATAM, TRIBUN – Imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terus bermunculan. Puluhan sopir angkutan kota (angkot) jurusan Jodoh-Nongsa berunjukrasa di kantor Dinas Perhubungan Batam, Senin (26/5). Mereka mendesak Dishub tidak memberikan izin armada baru.

Di sisi lain, Ketua DPC Organda Batam, Mulawarman sudah mengusulkan formula kenaikan tarif ankutan antara 20-30 persen. Diperkirakan dalam minggu ini, sudah terdapat keputusan wali kota.

“Kami sudah mendapat informasi, beberapa sopir angkot sudah menaikkan tarif baru sekitar Rp 1000. Namun agar tidak ada tarif sepihak, kami langsung mengusulkan tarif ini kepada pemerintah agar cepat di tetapkan. Kami berharap dalam waktu dekat ada SK wali kota,” kata Mulawarman.

Kenaikan tarif tersebut berlaku di seluruh jurusan angkutan. Untuk angkutan Jodoh-Nongsa diusulkan naik menjadi Rp 6.500 dari Rp 5.500. Hanya saja praktiknya, beberapa penumpang mengaku tarif sudah mencapai Rp 8.000.

Kepala Dinas Perhubungan Batam Yazid mengatakan usulan itu akan segera disampaikan kepada wali kota. Setidaknya ada 14 parameter untuk menentukan besaran tarif seperti biaya produksi, biaya administrasi dan biaya pemasaran.

Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika mengimbau kepada pemilik angkutan agar tidak menaikkan tarif sebelum wali kota membuat SK kenaikkan tarif itu. “Kami akan membahas secepatnya dan menjadi prioritas. Saya berjanji minggu ini wali kota sudah akan meneken tarif kenaikan untuk angkot,” kata Ria Saptarika.

Berlangsungnya unjukrasa di kantor Dishub sempat memanas. Para sopir kecewa lantaran tidak segera ditanggapi tuntutan mereka. “Saat ini jumlah armada yang beroperasi sekitar 230 armada,” ujar Yogi, Ketua Persatuan Pengemudi Nongsa Batu Besar Transport (PPNBT).

Kedatangan sopir angkot sudah berlangsung sejak pagi. Deretan mobil terlihat di sepanjang jalan Simpang Kabil. Hasil pembicaraan, tidak akan terdapat penambahan armada untuk trayek Jodoh-Nongsa.

Selain itu masalah KIR yang menjadi tuntutan para sopir juga dikabulkan dengan menambah umur khusus untuk tahun 1994 diperpanjang menjadi 18 tahun. Rencana penambahan KIR ini akan diselesaikan selama seminggu.”Penambahan ini khusus mobil tahun 1994 saja,” ujar Ketua DPC Organda Batam Mulawarman.(hat/ian/ucu)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s