Wawako Kritik Taman dan Pohon di Pinggir Jalan

klik untuk memperbesarBATAM – Wakil Wali Kota Batam, Ir Ria Saptarika mengkritik kondisi pohon penghijauan dan sejumlah taman yang terdapat pada sejumlah ruas jalan di Kota Batam. Katanya, taman dan pohon penghijauan yang ada, rata-rata banyak yang tak terpelihara, penampilannya kecil, kurus seolah kurang gizi.

“Kalau tak percaya, lihat pohon di Sei Ladi menuju Tiban, atau pohon yang ditanam di Simpang Jam menuju Simpang Dam. Banyak pohon yang ditanam tapi kurus-kurus. Saya kritik ini bagian dari instropeksi, karena jujur saja, saya juga merasa ikut bersalah,” sebut Ria

Kritikannya itu disampaikan Ria saat membuka semiloka pendidikan lingkungan hidup untuk guru SLTP dan SLTA se Batam.

Semiloka tersebut diadakan kamis pagi (29/5/2008) di auditorium lantai IV Kantor Wali Kota Batam, dan bertujuan untuk membangun sekolah yang berwawasan lingkungan.

Hadir dalam semiloka itu, Kepala Dinas Pendidikan, Drs Muslim Bidin, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, dan Kabag Humas Pemko Batam, Yusfa Hendri.

“Singapura kotanya kecil tapi hijau. Tamannya pun indah dan rindang. Saya senang ini diperhatikan. Kita sudah harus melakukan pemeliharaan rutin terhadap apa yang sudah kita tanam, agar hasilnya bermanfaat,” terang Ria

Masih menyangkut masalah pemeliharan pohon penghijauan di Kota Batam, Ria meminta Kepala Bagian Humas Setda Kota Batam memfasilitasi kemungkinan adanya taman yang dikelola sendiri oleh pejabat daerah, termasuk Wali Kota, Wakil Walikota atau anggota dewan.

Wacana itu ia lontarkan, bukan untuk mencari popularitas tetapi hanya sekedar merangsang pejabat yang bersangkutan, ikut andil memperhatikan tanaman pinggir jalan yang sudah ditanam.

“Saya sendiri siap melakukan itu. Tapi saya mau rekan pejabat daerah yang lain, juga melakukan hal yang sama, agar saya pada program itu dianggap tidak mencari-cari popularitas,” tegasnya

Sementara itu, terkait dengan tujuan pelaksanaan semiloka, Ria berpendapat sudah saatnya guru memberikan pembudayaan secara dini kepada anak didik untuk melakukan hal positif bagi penyelamatan lingkungan. Sebagai sebuah momentum, Ria mengajak guru dan kepala sekolah se Batam, memulai gerakan penghijauan Batam dari sekolah.

“Dinas Pendidikan saya harapkan bisa mempelopori itu. Termasuk mengawasi pelaksanaannya di tiap sekolah. Batam yang hijau kita mulai dari sekolah,” demikian ajak Ria Saptarika (*)

Foto lain

klik untuk memperbesar klik untuk memperbesar

Advertisements

5 thoughts on “Wawako Kritik Taman dan Pohon di Pinggir Jalan

  1. pakai elmu PDC bang, P&D nya sudah okey tapi C-nya ndak bener/jalan. PDC=plan do check 🙂 halte jd kios salah satunya, ituh apa namanya jalan yg di muka kuning depan plaza batamindo, sptnya plan nya untuk pemberentian angkot, tp skg jd tempat jualan martabak dll 🙂
    ——–
    Makasih-makasih kalau ngomporing paling bisa!!!
    he he 🙂 just kidding
    Wassalam
    Ria

  2. weladalah ternyata kalong juga si abang inih hahahahaha
    eniwe diatas bukan maksud kompor2 bang, tapi cuma nambahin project2 yg ndak pernah/kurang di check/perawatannya 🙂 jadi ndak hanya taman kota ituh saja yg ndak di urus :), kemaren BBC ada bisik bisik mau ngadain bersih2 kota batam, tapi baru gosip sih bang.
    ——-
    Ok Go ahead aja tuh… bagus!
    Abis YM nya invisible to every one sih!
    Thanks & Wassalam
    Ria

  3. betul pak Ria, dr dulu keliatannya di batam susah banget bisa ngeliat pohon yg besar dan rimbun. Apa gen pertumbuhannya musuhan ama tanah batam ya 🙂

    btw, kalo mslh lahan parkir atau halte buat jualan kaki lima saya ga bisa komentar banyak. Soalnya mereka jg rakyat kecil yg cari penghidupan. Selama pemerintah belum bisa menyediakan lahan khusus ya terima sajalah hehe
    ———
    Hi Mas Tigis, apa kabar? lama ngak dengar komentar anda.
    Terimkasih atas masukan/kritik konstruktif dan apresiasinya.
    Mau ngak ikutan ngapling?

    Thanks & Wassalam
    Ria

  4. tigis: loh kok terima saja ? hahahaha bisa2 pelataran gedung otorita,walikota, engkuputri dll bisa buat tempat tinggal yg mengatas namakan rakyat kecil :).
    sya tak nginep di enkuputri sajalah kalau gitu 🙂 deket mall dan apalagi ada inet gratis hahahaha.
    ——-
    Bisa aja!!!

  5. Pak Ria,
    Boleh saya kasih masukan dikitttt….aza.

    Saya liat penanaman taman di sepanjang jalan itu, tanamanya terlalu banyak variatednya. Yg mungkin perawatanya juga cukup rumit plusss…bianya juga banyak dong!!!! (klo mo kelitahan baguss…). Gimana klo jenis tanamanya yg wajar2 aza…yg penting…penataanya serta perawatanya juga simple. Tanam aza 1 ato 2 jenis pohon utk disepanjang jalan, seperti pohon disepanjang jalan batam centre (simp. kabil-mesjid raya) pohonya kan rimbun tuh….. ato ditambah tanaman pagar…yg dibentuk beraneka macam. Dari pada tanaman disepanjang jalan (bandara-simp. jam) terlalu banyak variasinya, engak rimbun…biaya banyak utk perawatan… truss…sekarang kurus2 lagi.

    Maaf loh…hanya kasih masukan aza. Liat dari negara tetangga.
    cheers
    =lenny=
    ——–i.
    Hi Mba’ Lenny, terimakasih atas kunjungan dan masukannya.
    Tentu saja kami senang dengan masukan ini… artinya kan warga Batam sangat ingin melihat Batam yg kita cintai ini cantik dan mudah mengurusnya…
    Baik… kami akan perhatikan masuklan ini.. terutama untuk masa berikutnya… kalau yg sudah terjadi tentu sayang kalau mau di gant

    Sekali lagi Thanks & have a nice day.
    Wassalam
    Ria

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s