Sulit Gugah Kesadaran Peduli Lingkungan

Kamis, 05 Juni 2008TAHUN ini, peringatan hari lingkungan hidup sengaja mengusung tema tentang pentingnya kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan, khususnya limbah berbahaya dan beracun (B3).

Namun, tema itu tak bakal berjalan mulus di lapangan. Persoalannya, relatif sulit menggugah kesadaran masyarakat agar peduli terhadap lingkungan. Padahal, kesadaran masyarakat yang tinggi, sangat menentukan keberhasilan upaya menjaga lingkungan sekitar.

“Membuang sampah misalnya, kalau masing-masing pribadi sudah memiliki kesadaran. Yaitu merasa malu membuang sampah sembarangan, maka perlahan tapi pasti, lingkungan kita akan menjadi bersih,” ujar Wali Kota (Wako), Batam Ahmad Dahlan beberapa waktu lalu.

Untuk membangun kesadaran itu, mantan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri ini meminta, para orangtua dan guru menanamkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Meski di rumah sendiri, dilihat atau tidak dilihat orang lain.

<>”Kita mulai dari lingkungan kita dululah. Kita bangun kesadaran itu mulai dari pribadi, keluarga, kelompok, lingkungan perusahaan dan seterusnya. Kalau budaya malu membuang sampah sembarangan sudah tertanam, maka separoh dari persoalan lingkungan kita selesai,” kata Dahlan.

<>Hal senada juga pernah dilontarkan Wakil Wali Kota (Wawako) Batam Ria Saptarika. Wawako juga sudah mengimbau para pejabat di lingkungan Pemko Batam, untuk mengkavling lahan untuk dihijaukan.

<>Selanjutnya, ia berharap diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat, sehingga area hijau yang semakin menipis, bisa kembali hijau. “Mulai saja dulu dari lingkungan rumah masing-masing. Kalau semua keluarga melakukannya, maka beberapa tahun ke depan, kita akan mendapatkan lingkungan Batam yang bersih dan asri,” kata Ria.

<>Khusus soal limbah B3 khususnya limbah kiriman dari berbagai negara, baik Dahlan maupun Ria meminta semua pihak untuk peduli. Dengan kata lain, jangan sampai kasus serupa seperti penimbunan limbah B3 di Galang Baru beberapa tahun silam terulang lagi. (cr4)

2 thoughts on “Sulit Gugah Kesadaran Peduli Lingkungan

  1. Assalam mualaikum pak

    Setiap hari saya pergi dan pulang kerja lewat jalan potong ke arah pasar puri legenda.
    Dulu tahun 2003 nggak ada yang buang sampah di jalanan.Tapi sekarang uihh jorok sekali dari sampah bangunan,bekas jualan,rumah tangga,konveksi bekas kain perca dan sampai potongan dahan ranting pun ada.

    Kenapa nggak ada tindakan tegas dari pemko,beberapa kali saya sering lihat truk polisi pamong praja lewat jalan ini.Sepertinya tinggal di sekitar kompleks sekitar puri legenda ya.

    Kalau nggak di ambil tindakan mungkin akan ada TPA baru selain Telaga Punggur.
    Mohon ya Pak.Sayang khan kita udah pernah dapat Adipura ,satu sisi berlomba bersih dan satu sisi lagi senaknya ngotorin lingkungan.
    ———
    Hi Pak Eko Subiyanto, Assalammu’alaikum wrwb.
    Terimakasih atas kunjungan & Laporannya… Insya Allah ini akan sy teruskan kepada dinas terkait.
    salam kompak selalu & have nice day.
    Wassalam
    Ria

  2. Assalammu’alaikum wrwb.nama saya RIZKY pak…Saya sekolah SDN 005 tiban dan tinggal di pemukiman kumuh,,( RULI )kampung baru belang indosat,,diatas rumah saya ada sebuah perojec perumahan yang sedang di bangun,,,setiap hujan turun rumah kami selalu dipenuhi lumpur dan kubangan,kemudian lumpur tersebut menutupin semua saluran air sehingga kami kebanjiran,,hal ini menimbulkan banjir sampai kejalan raya,tepatnya di belakang GOR bulu tangkis,,sehingga sering sekali saya melihat mobil dan motor tenggelam disana,

    Saya sangat mengharabkan ada tindakan atau teguran dari pihak PEMKO untuk memberikan teguran kepada devloper yang engk perduli terhadap rakyat kecil,,,dan saya sangat takut Ayah saya tertimbun kubangan,karna beliau selalu membuka saluran air itu takut rumah kami rubuh tertimbun.sayang mohon pak,,,,,,,berikan teguran agar mereka mau membuka saluran air tersebut.

    makasih ya,,,Pak semoga Bapak sehat selalu dan Keluarga….

    amin…!!!!!!!!!!
    ———-
    Hello Adik Rizky, Assalmmu’alaikum wrwb.
    Terimakasih ya atas Do’a.
    Terimakasih juga atas laporannya saya akan teruskan laporan ini kepada dinas terkait di Pemko Batam.
    Pada kesempatan ini juga sy berdo’a agar Rizky dan Ayah serta keluarga dirumah, diberikan kasih sayang, perlindungan dan dijauhkan dari musibah oleh Allah SWT.
    Thanks & Wassalam
    Ria

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s