Asuransikan Semua Penyapu Jalan

GembiraSabtu, 07-06-2008 | 00:45:29

KEGEMBIRAAN terpancar di wajah ratusan penyapu jalan, ketika Piala Adipura mulai memasuki Bandara Hang Nadim, Jumat (6/6). Para penyapu jalan secara beramai-ramai mengarak Piala Adipura berkeliling Kota Batam.

Arak-arakan mengikutsertakan motor gede, selanjutnya para penyapu jalan beriringan, menumpang mobil sampah. Rute yang dilewati mulai dari Bandara Hang Nadim, Simpang Kabil, Simpang Jam, menuju Baloi, Batuampar, Bengkong, Seipanas, dan berakhir di Kantor Wali Kota Batam.

Di Kantor Wali Kota, para penyapu jalan bersorak-sorai sambil mengangkat Piala Adipura. Begitu juga dengan Wakil Wali Kota Batam, Ria Saptarika. Senyum Ria mengembang saat mengangkat piala tersebut.

Ria mengatakan, Piala Adipura itu harus terus dipertahankan. “Kita bangga karena kinerja penyapu jalan, penggali parit dan drainase, membuahkan hasil. Kerja keras semuanya membuat Batam mendapat Piala Adipura. Saya berterimakasih kepada pahlawan kebersihan ini,”kata Ria.

Kata Ria, tantangan ke depan semakin kompleks. Apalagi adanya UU yang baru tentang pengelolaan sampah. Orang nomor dua di Batam itu meminta agar Dinas Kebersihan dan Pertamanan bisa mensosialisasikan Perda yang baru dan memberikan sanksi tegas bagi yang melanggar, yakni membuang sampah di sembarangan.

“Kita harus membudayakan lingkungan bersih. Jangan membuang sampah sembarangan karena akan dikenakan sanksi,” tegasnya.

Pemko Batam memberi penghargaan kepada lima orang mewakili pengangkut Sampah, penyapu jalan, pengelola sampah, dan petugas dari Puskesmas. Mereka dianggap berjasa untuk kebersihan Batam. Selain itu, Pemko Batam juga memberi sagu hati sebesar Rp 200 ribu kepada 410 orang petugas kebersihan di Batam.

PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam turut membantu memberi sembako kepada petugas kebersihan, yang diserahkan secara simbolik oleh Direktur PLN Batam, Choirul Iman Rani. Sembako yang diberikan berupa 10 kilogram beras, gula sekilo, minyak goreng sekilo, dan sekaleng susu.

Menurut Humas PT PLN Batam, Ade Sulistiani, pemberian paket sembako itu merupakan program rutin, sebagai bagian dari CSR (Corporate Social responsibility) atau kepedulian sosial PLN Batam. Sebelumnya PLN juga telah memberikan beasiswa, menyediakan tong sampah serta pembuatan taman untuk mempercantik Kota Batam.

Ade menambahkan keberadaan PLN di tengah masyarakat Batam, tidak bisa dilepaskan dari tanggung jawab sosial dan pengabdian perusahaan kepada masyarakat. “Kami ingin selalu peduli dan berdekatan dengan masyarakat, serta berbuat untuk kepentingan masyarakat,” katanya.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Batam, Azwan mengatakan, Batam menempati peringkat kedua setelah Pekanbaru. Tim Adipura memberi nilai 74,77 Pekanbaru, Batam 73,07, dan Padang diposisi ketiga dengan poin 73,01.
“Kita akan memperhatikan nasib penyapu jalan dengan mengasuransikan mereka. Ada dua jenis asuransi, yakni jaminan kecelakaan kerja dan jaminan hari tua. Semua petugas kebersihan kita masukkan asuransi, agar nasib mereka bisa lebih terjamin,” paparnya.

Tanjungpinang gagal
Sebaliknya, Kota Gurindam Tanjungpinang yang langganan Adipura, tahun ini gagal meraihnya. Sebelumnya Tribun melaporkan bahwa Tanjungpinang juga meraih Adipura.

Kegagalan tersebut benar-benar menjadi perhatian pemerintah. Meski belum menyebut pasti detail rencana merebut kembali anugerah kota terbersih itu tahun depan, Pemko Tanjungpinang tidak ingin kegagalan ini hanya ditimpakan pada pihak tertentu saja. Sebaliknya, menjadi pelajaran bersama untuk lebih peduli terhadap kebersihan sekitar.

Penjelasan itu disampaikan Abdul Kadir Ibrahim, Kabag Humas Pemko Tanjungpinang menanggapi kegagagalan Tanjungpinang meraih anugerah Adipura tahun ini, sekaligus meluruskan berita yang dilansir Tribun sehari sebelumnya.

“Ini menjadi pelajaran. Seharusnya Adipura jangan dipahami sebagai keinginan Pemko Tanjungpinang. Sebaliknya keinginan masyarakat,” terang dia, kemarin.

Meski gagal, namun Pemko Tanjungpinang tetap memberikan apresiasi kepada ‘pasukan kuning’ yang terus mengawal kebersihan Kota Tanjungpinang.

Abdul Kadir mengatakan, melalui Dinas SDA dan Diskimpraswil, Pemko Tanjungpinang dalam waktu dekat akan mengambil langkah terkait. Ia menilai, kegagalan Tanjungpinang disebabkan sejumlah faktor. Termasuk perubahan nilai maksimal penilaian menjadi 73 dari sebelumnya 71 untuk setiap item penilaian kriteria. Faktor lain, yaitu gagalnya para pihak memahami konsep hijau dan rindang.(hat/wah)

4 thoughts on “Asuransikan Semua Penyapu Jalan

  1. wah syukurlah udah ada perhatian buat mereka. Kalo perlu diangkat jadi pegawai negeri ya🙂

  2. Syukurlah ada perhatian pemerintah terhadap mereka, dan kita harapkan bukan perhatian sesaat, namun berkelanjutan, jangan sampai kita dengar ada penyapu jalan tidak di perhatikan bahkan meninggal karena tidak makan, seperti yang terjadi di bogor. Berikut cuplikannya..

    ” Penyapu Jalan Tewas Kelaparan*
    Rabu 4 Juni 2008, Jam: 8:18:00

    BOGOR (Pos Kota) – Harga kebutuhan pokok yang terus merangkak seiring
    kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) memunculkan beragam kisah pilu. Seorang
    penyapu jalan tewas di pinggir jalan Sukasari, Bogor Timur, Selasa (3/6)
    siang.

    Diduga, Adin, 46, petugas kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup dan
    Kebersihan (DLHK) Kota Bogor, itu meninggal dunia karena kelaparan. Ia
    hanya makan satu kali sehari karena harus berbagi dengan ketiga anaknya. ”

    Salam
    Joni

  3. Mantabs !!
    Bos you are the good leader, keep fight !!
    Keep give us the good sample🙂

  4. jangan cuma penyapu jalan aja yg diperhatikan nasibnya..petugas pemungut retribusi mang gak ada jasa nya ..??
    ———
    Ya bertahaplah!🙂
    Wassalam
    Ria

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s