Izin SMK Teladan Bisa Dicabut

Sabtu, 07 Juni 2008

PEMERINTAH Kota Batam melalui Dinas Pendidikan masih terus mempelajari kasus dugaan tindak kekerasan dan tindakan tak terpuji lainnya di SMK Teladan, Batuaji. Disdik masih melakukan sejumlah pembicaraan dan pengumpulan bukti.

Wakil Wali Kota Batam, Ria Saptarika menegaskan, dengan alasan kasus SMK yang baru satu kali menerima siswa baru ini, sangat mungkin, akreditasinya dicabut.

Namun kenyataan sekolah ini masih belum mendapat akreditasi, maka akibat terbesar yang harus ditanggung sekolah adalah pencabutan izin operasi (IO)-nya.

“Karena baru satu tahun, sekolah (SMK Teladan) baru memiliki IO, belum akreditasi. Tapi tentu dengan mekanisme yang tidak sebentar,” ucap Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin, kemarin.

Tentunya, tambahnya buru-buru, harus didukung bukti fisik adanya penyimpangan-penyimpangan dan tindak kekerasan.

Foto yang beredar di media yang memperlihatkan siswa ditindih dengan kursi, Muslim menyebutkan, belum bisa dijadikan barang bukti.

“Di foto itu terlihat sejumlah siswa senyum-senyum. Siapa tahu itu main-main,” ujarnya.

Terkait guru yang menyimpan cuplikan video porno yang di-download dari internet di komputer sekolah, Ria yang ditemui usai menyambut kedatangan Adipura mengatakan, yang bersangkutan bisa dijerat dengan UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dikeluarkan.

Pasal 27 ayat (1) dan 45 ayat (1) UU ini menyebutkan, setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan, dapat dikenai hukuman pidana penjara palinglama 6 tahun dan atau denda paling banyak Rp1 miliar.

Dengan kata lain, tanpa campur tangan Pemko Batam, pelaku bisa saja dikenai pidana jika memang terbukti melakukan pelanggaran ini.

Muslim mendesak pihak yayasan memecat guru yang terbukti memiliki video porno di sekolah tersebut. “Saya sudah meminta kepada ketua yayasan untuk memberikan pembinaan. Kalau perlu musnahkan (berhentikan, red),” kata Muslim.

Sebab ini menyangkut citra dan identitas pendidikan. Tidak hanya pendidikan SMK Teladan saja, melainkan citra pendidikan Batam. “Tidak ada gunanya memperkerjakan pegawai seperti itu,” tegas Muslim.

Ketua Yayasan SMK Teladan Roni F Adam mengatakan, saat ini ia masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan kepala sekolah. Jika pemilik komputer tersebut terbukti menyimpan atau men-download film porno maka pihak yayasan akan memecatnya.

Kepsek Tak Tahu

Suasana belajar di SMK Teladan sepanjang hari kemarin sudah berjalan seperti biasa. Namun, Kepala Sekolah, Samhudi yang ditemui mengaku tak tahu menahu soal temuan video porno di komputer milik guru di sekolah itu.

“Saya benar-benar tidak tahu, sebab sebelumnya sudah saya buka duluan dan video porno itu tidak ada, mungkin saja ada yang masukkan dan kita tidak boleh seenaknya menuduh orang, semua perlu proses,” ujarnya.

Pihak sekolah kini telah membentuk sebuah tim, namun tugas tim ini hanya untuk menyelidik tindak kekerasan terhadap siswa saja. Tim tersebut beranggotakan sebelas orang guru yang diketuai Taufik Hardiyanto.

Menurut Samhudi, pembentukan tim investigasi ini, sebagai tindak lanjut untuk menampung aspirasi siswa yang menggelar unjuk rasa beberapa hari lalu.

“Untuk menindaklanjuti dan berdasarkan masukan dari hasil rapat dengan komite sekolah SMK Teladan, arahan pengawas SMK Kota Batam, dan arahan Kadis Diknas Kota Batam, Selasa (3/6) serta arahan staf ahli Gubernur, Rabu (4/6) maka saya sudah bentuk tim investigasi,” ujarnya.

Ia mengatakan, semua tuduhan yang dilontarkan para siswa akan diproses. Siapa pun yang bersalah tetap ditindak.

“Jangankan satu atau dua orang, seribu orang pun akan saya tindak tegas jika terbukti secara murni melakukan tindakan penganiayaan,” tegasnya.

Dalam menangani kasus yang terjadi disekolahnya, Samhudi mengatakan tidak gegabah dalam mengambil keputusan. “Saya tidak akan menandatangani surat pemecatan jika bawahan saya belum terbukti melanggar hukum,” ujarnya.
Tim investigasi tersebut, diberi waktu selama seminggu dan harus memberi laporan tertulis kepada kepala sekolah sejak tanggal penugasan. (ary/cr10/cr2/mat)

One thought on “Izin SMK Teladan Bisa Dicabut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s