Enam Bulan di Batam, Bisa Memilih

Minggu, 29 Juni 2008 17:40
Batamcentre (BN)- Jelang pesta demokrasi Pemilu 2009, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) mulai melakukan persiapan-persiapan. Guna mengetahui sejauh mana persiapan juragan pemilu itu, Rabu (25/6) lalu digelar rapat persiapan Pemilu Legislatif di Kantor Wali Kota Batam. Rapat tersebut dipimpin oleh Wali Kota (Wako) Batam, Ahmad Dahlan dan Wakil Wali Kota (Wawako) Batam Ria Saptarika. Turut hadir Sekretaris KPUD Kota Batam, Alvisyahrin dan Dadang MA.
Diungkapkan Ria Saptarika, persiapan yang dilakukan KPUD di antaranya mempersiapkan Panwaslu, PPS dan PPK. Bahkan kini data pemilih model A telah selesai dan hanya tinggal diserahkan ke KPUD. Menurut Ria, Pemilu 2009 tidak hanya anggota PPS dan PPK yang ada di TPS, tapi juga ada Petugas Pemutakhiran Data Per TPS (PPDP). Petugas PPDP ini akan lah yang nantinya akan mengecek data pemilih apakah terdata atau tidak sebagai pemilih.
“Untuk sementara jumlah pemilih yang terdata ada sekitar 500 ribuan pemilih. Data itu sesuai data base dan sudah kita serahkan pada KPUD,” ujar Ria.
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh seluruh camat itu, wako dan wawako mengingatkan agar camat bersikap netral serta tidak terpengaruh ajakan-ajakan partai untuk berbuat hal yang tidak netral. Mengenai penyerahan daftar pemilih model A ini, KPUD akan memberikan undangan pada pemilih. Menurut Ria, jika selama enam bulan sudah menetap di Batam, maka dapat menggunakan hak pilihnya di Batam. Pemilu 2009 mendatang jatuh pada 5 April yang bertepatan dengan hari Minggu. Namun untuk perusahaan-perusahaan Pemko Batam akan mengirimkan surat edaran.
“Minta perusahaan memberikan izin kepada mereka yang mengikuti pemilu untuk datang terlambat. Tapi tidak untuk diliburkan,” jelasnya didampingi Kepala Badan Kesbang Linmas Zulhendri.
Sementara itu, Alvisyahrin mengungkapkan bahwa pembentukan petugas PPDP, baru dilakukan pada pemilu kali ini. Nanti, setiap TPS akan ditempatkan satu orang petugas PPDP. Anggota PPDP ini terdiri dari unsur RT. Jika tidak dari unsur RT, maka yang bersangkutan harus mengetahui wilayah tempat tinggalnya. “Karena kita akan melakukan pengecekan kembali ke lapangan dari data model A yang sudah kita terima. Mereka yang tidak terdata pada data pemilih model A ini, masih berpeluang untuk mengikuti pemilu,” kata pria yang akrab disapa pak Alvin itu.
Sejauh ini KPUD belum dapat memastikan berapa jumlah TPS yang dipersiapkan. Diperkirakan satu TPS jumlah pemilih adalah 500 pemilih. Namun itu tidak mutlak, karena harus melihat jarak tempat tinggal masyarakat. Jumat kemarin, KPUD Provinsi Kepri telah melantik anggota KPUD periode 2008-2013, di Tanjung pinang.(deo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s