Sunatan Bocah Dihibur Sulap

Jumat, 04 Juli 2008|06:00:15WIB
BATAM (BP) – Sebanyak 70 orang anak dari keluarga miskin di Kelurahan Duriangkang Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, kemarin mengikuti sunatan masal yang digelar oleh Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM).
Sejak pukul 08.00 WIB warga sudah berbondong-bondong datang memenuhi kursi yang sudah disediakan oleh panitia. Animo warga terus bertambah menjelang acara pembukaan sekitar pukul 10.00 WIB.
Kegiatan sunatan masal yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika, Kapoltabes Barelang Kombes Slamet Rianto, Camat Sei Beduk Mardanis, Kapolsek Sei Beduk Syahrul RM, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Sei Beduk Hamdanis, serta lurah-lurah se-Kecamatan Sei Beduk berlangsung meriah.
Ria Saptarika mengatakan, melalui kegiatan sunatan masal tersebut, masyarakat dapat lebih kompak untuk menjaga ketertiban dan kemananan di lingkungan sekitar. “Saya bangga dengan ide teman-teman dari FKPM dan LPM karena mampu membaca apa yang sedang dibutuhkan warga,” ujarnya.
Di sela-sela acara, Camat Sei Beduk Mardanis, juga mengatakan kebanggaannya dengan apa yang telah dilakukan FKPM dan LPM. “Sangat bagus, momennya juga tepat karena dibuat saat liburan, diharapkan agar organisasi kemasyarakatan lainnya lebih kreatif berbuat hal-hal seperti ini,” puji Mardanis.
Suasana semakin meriah ketika berbagai atraksi menarik mulai dimainkan. Seperti sulap. Warga mulai mendekat ke panggung ketika atraksi sulap dimainkan hingga beberapa ibu-ibu terlihat berusaha untuk melihat lebih dekat lagi dengan menerobos kerumunan warga.
Ketua FKPM Said Annahri yang juga ketua panitia mengatakan, ada beberapa pertunjukan yang disiapkan untuk mengisi kegiatan sunat massal. “Selain sulap, kita punya kuda kepang, permainan badut, pencak silat, dan tari-tarian melayu dari anak-anak,” jelasnya.

Ia menambahkan, tujuan kegiatan sunatan masal ini tidak terlepas dari keinginan FKPM dan LPM membantu meringankan beban ekonomi warga yang tergolong miskin serta membantu pemerintah dalam menuntaskan kemiskinan. (cr2)

One thought on “Sunatan Bocah Dihibur Sulap

  1. wah jadi inget pas saya sunatan dulu. Kelas 1 SMP pas tinggi uda 173cm. Malu🙂
    —–
    Wah luar biasa, apa betul tinggi Mas Tigis waktu itu sudah 173 Cm, wah kalu begitu sekarng tentu lebih tinggi lagi.

    Serrruuuu!!! kalau ikutan lihat kemarin, ada yg tiba2 batal karena melihat temannya ada yg mengamuk saat disunat, ada yg pucat pasi diam seribu bahasa dan macam2 expresi mereka.

    Sy sendiri ngeri-ngeri berani juga tuh melihat satu persatu bergelimpangan di sayat🙂
    Thanks Mas Tigis & Wassalam
    Ria

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s