Ria: Pemko Terkendala Dana Razia Tempat Hiburan

Minggu, 06 Juli 2008
BATUAJI — Persoalan keterbatasan dana menjadi kendala bagi Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam mengawasi aktivitas tempat hiburan dan pub-pub yang disinyalir sebagai sarang trafficking. Hal ini disampaikan Wakil Walikota Batam Ria Saptarika menanggapi kasus trafficking yang kembali mencuat beberapa hari belakangan. “Kita masih minim dana untuk razia. Untuk razia ini yang dilibatkan tidak hanya satpol PP, tetapi juga keamanan dan sebagainya, ini membutuhkan dana yang banyak,” ujar Ria usai membuaka bazar sembako di pasar Fanindo Batu Aji, Sabtu (5/7).
.
Disebutkannya, selama ini pemerintah lebih banyak mengadakan kegiatan atau hal-hal yang mingkin tidak membutuhkan dana yang banyak. Disamping itu, Ria juga menyebutkan lemahnya kontrol juga menjadi pemicu permasalahan.

Disinggung tentang pub-pub atau panti pijat yang telah melenceng dari ketentuan yang ada ini, ia menyebutkan hukum harus ditegakkan, sesuai dengan perda yang ada. “Kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait tentang permasalahan ini, dan yang melanggar akan kita tuntut sesuai dengan perda dan peraturan yang ada,” ujarnya.

Sementara itu, pantaun Sijori Mandiri di Pub dan Masage Monalisa milik Sami, yang Selasa (1/7) lalu digerebek polisi karena diduga memperdagangkan wanita serta memperkerjakan anak di baeah umur tampak sepi. Tak terlihat tali garis polisi sebagai tanda penyegelan.

Menurut keterangan dari salah seorang warga setempat, tempat itu memang sudah tak ada lagi kegiatan setelah pemiliknya masuk daftar pencarian orang oleh polisi. “Saya tak tahu apa yang terjadi sekarang ini,setelah Sam kabur para pekerjanya sudah tak ada lagi yang tinggal di situ,”kata Aweng.

Sementara keterangan dari aparat kepolisian di Polsek Batu Ampar, pihaknya hanya memperkarakan kegiatan pub tersebut bukan tempatnya yang harus ditutup .”Makanya kami tak memberi garis polisi di tempat hiburan itu,tetapi kami sedang memburu Sami atas pelanggaran hukumnya,” kata Kanit Polsek Batu Ampar Ibda Gunarto.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pub Monalisa mempunyai izin usaha dari Departemen Pariwisata Batam namun kegiatan hiburanya disalahgunakan dengan memperdagangkan anak di bawah umur untuk melayani pria hidung belang. Salah seorang dari ABG yang terjerumus mengaku sebenarnya sejak pertama bekerja dirinya hanya menemani para tamu untuk berkaraoke di ruang VIP namun setelah itu tamu tersebut mengajak ke hotel dan membokingnya.(sm/an/24)

One thought on “Ria: Pemko Terkendala Dana Razia Tempat Hiburan

  1. bukan hanya d batam saja hal terjadi, tetapi hampir di seluruh kota besar lain nya.. semestinya pemerintah lebih aktif dalam memberantas human trafficking..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s