Sagulung Perlu 60 Sekolah

Rabu, 09 Juli 2008 09:39
Batam (BN)- Perbandingan jumlah saranan pendidikan dengan jumlah penduduk di Kecamatan Sagulung sangat tidak ideal. Di daerah tersebut, jumlah penduduknya sekitar 121 ribu jiwa. Diperkirakan sebanyak 6.000 di antaranya anak bawah umur lima tahun (balita).
Karena saat ini, jumlah sekolah swasta dan negeri untuk SD-SMP-SMA sederajat sekitar 30 unit.
“Idealnya kita butuh 56 hingga 60 unit sekolah di Sagulung,” ujar Camat Sagulung Zulkifli kepada Batam News, Minggu (6/7).
Menurutnya, satu kelurahan di Sagulung selayaknya memiliki satu SMA. Sehingga dibutuhkan 6 SMA di enam kelurahan yang ada. Sedangkan untuk sekolah SMP idealnya, dua unit per kelurahan dan sekolah SD tiga unit per kelurahan.
Dijelaskan Zulkifli, jumlah SMA negeri dan swasta yang ada hanya tiga unit. SMP negeri dan swasta ada tujuh dan SD negeri dan swasta 20 sekolah.
Bila diprediksi, dua hingga lima tahun ke depan, pertumbuhan penduduk yang begitu pesat di Sagulung bakal jadi bom waktu. Sekolah yang ada tidak sanggup menampung anak yang masuk sekolah. Apalagi, lanjutnya, pembangunan perumahan maupun kavling yang ada terus berkembang dan berkelanjutan di daerah itu. Belum lagi masyarakatnya masih usia subur. Jumlah kelahiran per hari sangat tinggi.(mas)
“Makanya hal ini harus segera dipikirkan mulai dari sekarang. Pertumbuhan penduduk Sagulung sangat cepat. Hampir setiap tahun selalu ada keributan akibat masalah pendidikan,” jelasnya lagi.
Belum lama ini.Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika juga mengaku, bila masalah pendidikan di Batam bakal berkepanjangan mengingat dana APBD Batam yang minim, sulitnya mendapatkan lahan dan pertumbuhan penduduk di Batam yang sangat cepat.
“Padahal, anggaran untuk pendidikan itu sudah 20 persen dari APBD Kota Batam. Belum lagi dari APBD Provinsi Kepri, bahkan ada juga dari bantuan-bantuan dari APBN, namun masalah itu selalu ada. Namun, kita optimis akan selesai secara perlahan-lahan,” ujar Ria saat itu.(mas)

One thought on “Sagulung Perlu 60 Sekolah

  1. Assalamualaikum ..
    Pak Wawako..
    SDN 002 Batu aji di Perum HPM guru2nya kok pada jualan Buku.. Anak saya kelas 3 SD di suruh beli buku terbitan aneka Ilmu habis sekitar 300 ribu.. padahal saya sudah download dari BSE.JArdiknak., trus buat apa pemerintah menggembor-gemborkan program tersebut. kenapa tiap ganti tahun ajaran baru bukunya ganti terus???
    Di SDN tersebut setiap ada kenaikan kelas selalu ada pungli.. oleh semua oknum wali kelas dengan dalih uang terima kasih yang besarnya minimal 10.000 . tolong di tindak lanjuti kasus ini

    Terima kasih..
    ———-
    Hi Pak Broto atau bu Elva, Terimakasih atas kunjungan & Komentarnya.
    Masukaannya akan kita perhatikan.
    Sebagiknya masalah ini juga dibicarakan/dibahas di internal Sekolah atau di forum Komite sekolah, tak ada yg tak bisa di bahas disana mestinya… karena Komite dalah forum orangtua Murid dan Guru, bahakan dominan Orang Tua Murid, jadi musyawarahkanlah secara maksimal di Komite Sekolah tsb…kalau nanti ada yg menyimpang dari kebijakan kominte tsb… Silahkan laporkan kepada kami.
    Demikian semoga bermanfaat & Wassalam
    Ria

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s